Operasi Hujan Buatan di Riau Saat Karhutla Minim dan Musim Penghujan, Kenapa?
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Meskipun karhutla minim di Provinsi Riau dan cenderung musim penghujan, anehnya hujan buatan tetap dilanjutkan.
Hingga kini, operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan sudah memasuki periode kedua.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal menyampaikan bahwa periode pertama TMC hujan buatan dilakukan bertepatan dengan kunjungan Presiden ke Riau.
“Periode kedua saat ini masih berjalan dan dijadwalkan akan berlanjut hingga 1 Juli mendatang,” ujarnya, Jumat (21/06/24).
Menurut Edy, upaya TMC ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terjadinya kebakaran lahan di Riau. “Ini adalah langkah preventif kita untuk mencegah kebakaran lahan,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai update terbaru kebakaran hutan dan lahan di Riau, Edy malah mengungkapkan bahwa saat ini seluruh wilayah di Riau nihil karhutla.
“Terakhir kemarin ada di Sungai Apit, Siak, tapi sudah padam total berkat hujan semalam,” katanya.
Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan juga ditemukan di Desa Pangkalan Terap, Kabupaten Pelalawan. Namun, menurut laporan terbaru, kebakaran di wilayah tersebut juga sudah berhasil dipadamkan.
“Hingga hari ini, kami belum menerima laporan baru mengenai titik kebakaran hutan dan lahan. Jadi, untuk sementara waktu, Riau bebas dari karhutla,” sebut Edy dikutip dari tribunpekanbaru.
Tentu saja, program hujan buatan di saat musim penghujan dan minim karhutla, menjadi pertanyaan dari berbagai elemen masyarakat. Apakah itu tindakan bermanfaat atau mudarat.
Namun, setidaknya operasi TMC ini diharapkan dapat terus mencegah munculnya titik-titik baru kebakaran, menjaga kondisi alam Riau tetap stabil, dan memastikan keselamatan masyarakat setempat, dikutip detak24com dari halloriau. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












