Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kesehatan » CIRI-CIRI Anak Pakai Narkoba Serta Solusinya yang Wajib Diketahui Orangtua

CIRI-CIRI Anak Pakai Narkoba Serta Solusinya yang Wajib Diketahui Orangtua

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Ciri-ciri anak pakai narkoba serta solusinya, wajib diketahui para orangtua sejak dini. Agar generasi kita terbebas dari bahaya menakutkan tersebut.

Masa remaja dikenal sebagai fase pencarian jati diri. Selain pergaulan bebas, anak remaja juga cenderung masih labil dan mudah ikut-ikutan dalam perilaku menyimpang seperti memakai narkoba.

Tak dipungkiri lagi, para orangtua sangat cemas jika memiliki anak yang masih remaja. Terlebih lagi terhadap anak laki-laki yang pergaulannya lebih luas dibanding anak perempuan.

Saya sangat cemas jika anak-anak telat pulang sekolah. Yang paling saya khawatirkan ia diajak kawan-kawannya ngelem atau pakai narkoba,” ujar Siti, warga Dumai.

Dikutip detak24com dari hellosehat.com, agar Anda bisa mencegah hal ini berubah menjadi masalah yang lebih besar, sebaiknya pahami ciri-ciri hingga penyebab anak pakai narkoba berikut ini.

Ciri-ciri anak pakai narkoba

Suatu langkah yang baik bila Anda mengetahui dan mengenali ciri-ciri anak pakai narkoba.

Pasalnya, banyak sekali orangtua yang luput sehingga tidak dapat membantu anak mereka untuk terhindar dari perilaku penyalahgunaan narkoba.

Dengan mengetahuinya sejak awal, Anda memiliki kesempatan untuk memberikan pengertian dan membantunya untuk berhenti menggunakan narkoba.

Berikut ini adalah ciri-ciri atau tanda yang dapat Anda amati jika curiga anak menggunakan narkoba yaitu.

  • Panik dan cemas.
  • Mual dan muntah.
  • Bau badan.
  • Halusinasi atau tertawa tanpa alasan yang jelas.
  • Peningkatan tekanan darah.
  • Mata memerah.
  • Pelupa.

Namun, gejala ini bersifat sementara dan terkadang muncul hanya beberapa jam. Bagi orangtua yang tinggal terpisah dengan anak, mungkin agak sulit untuk melihat gejala ini.

Selain ciri-ciri tersebut, perubahan perilaku juga menjadi tanda khas dari anak pakai narkoba.

Di samping mengamati ciri, gejala, dan perubahan perilaku anak, hal lain yang dapat anda lakukan adalah dengan mencari tahu lokasi-lokasi tersembunyi yang mungkin sering didatangi anak saat memakai narkoba.

Penyebab anak pakai narkoba

Berbagai faktor dapat berkontribusi terhadap penggunaan dan penyalahgunaan narkoba oleh anak remaja.

Menurut laman Mayo Clinic, disebutkan jika anak yang pertama kali memakai narkoba sering kali disebabkan oleh pengaruh lingkungan sosial, termasuk dengan penggunaan zat yang mudah didapat, seperti alkohol dan rokok.

Penyebab lain dari pemakaian narkoba yang terus-menerus mungkin dikarenakan anak merasa tidak aman atau terdapat keinginan untuk diterima dalam pergaulan.

Sering kali kondisi ini juga dapat dipicu oleh keisengan anak yang ingin mencoba hal baru tanpa mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan mereka dan bahaya memakai narkoba.

Faktor risiko anak pakai narkoba

Selain itu, terdapat beberapa faktor risiko yang umum terjadi sehingga anak remaja melakukan penyalahgunaan narkoba, di antaranya sebagai berikut.

  • Riwayat keluarga terhadap penyalahgunaan zat narkoba atau alkohol.
  • Kondisi kesehatan mental atau perilaku, seperti depresi, kecemasan, atau gangguan pemusatan perhatian atau hiperaktivitas (ADHD).
  • Perilaku impulsif atau berani mengambil risiko.
  • Riwayat peristiwa traumatis, seperti mengalami kecelakaan mobil atau menjadi korban pelecehan.
  • Harga diri rendah atau mengalami penolakan sosial.

Cara menasehati anak pakai narkoba

Seperti yang Anda ketahui kalau efek smaping penggunaan narkoba tidak main-main. Kendati begitu, bukan hal yang tidak mungkin bagi Anda untuk membantu melepas anak dari jerat narkoba.

Di sini peran orangtua sangat penting. Alih-alih langsung bereaksi berlebihan dan memarahi, alangkah baiknya melakukan sejumlah cara menasehati anak pecandu narkoba di bawah ini.

1. Diskusikan dengan pasangan

Ketika mengetahui anak menggunakan narkoba, Anda tentu akan terkejut dan muncul berbagai perasaan emosional lainnya.

Namun, menunjukkan amarah atau emosi kepada anak justru membuatnya semakin tidak nyaman dan menolak segala komunikasi dengan Anda.

Menghadapi anak yang menggunakan narkoba memerlukan ‘strategi’ agar situasi tidak semakin memburuk. Diskusikan bersama pasangan mengenai langkah apa yang akan ditempuh.

Anda bisa berbagi peran dengan pasangan untuk memberikan pengertian kepada anak. Hindari untuk menyalahkan siapa pun termasuk pasangan dan anak.

2. Ajak bicara anak

Setelah Anda memastikan bahwa anak memang memakai narkoba, sebaiknya segera ajak ia bicara.

Namun, hindari mengonfrontasi anak. Sebaliknya, coba diskusikan hal ini baik-baik dengannya.

Salah satu hal yang juga bisa Anda coba untuk memudahkan Anda berdiskusi dengan anak adalah mengetahui dulu bagaimana pergaulannya.

Anda dapat memulai dengan mengajak teman-teman terdekatnya berbicara. Dengan begitu, Anda akan tahu bagaimana sang anak bergaul dengan teman-temannya, aktivitasnya sehari, dan lainnya.

Dengan mencari tahu apa yang anak pikirkan terkait teman-temannya yang menggunakan narkoba dan memiliki masalah dengan hal tersebut, anda dapat melihat bagaimana anak menanggapi situasi tersebut.

3. Tanya alasan anak pakai narkoba

Seperti yang telah dijelaskan di atas,  ada beberapa penyebab dan faktor risiko anak memakai narkoba.

Saat mengajak anak untuk berbicara, tanyakan juga alasannya menggunakan narkoba.

Dengan orangtua menanyakan alasan dan ingin tahu penyebab anak memakai narkoba, akan membantu anak merasa tidak dihakimi.

Percakapan ini mungkin akan terasa sulit dilakukan oleh orangtua dengan anaknya dan butuh ekstra kesabaran.

Hal ini dikarenakan, beberapa anak pecandu narkoba masih belum menyadari betul alasan mereka menggunakan zat terlarang tersebut.

4. Jaga komunikasi agar tetap terbuka

Selain terus memantau kondisi anak, penting bagi orangtua untuk terus mengampingi anak yang pecandu narkoba.

Pastikan untuk terus menjaga komunikasi dengan anak agar tetap terbuka. Ini bukan berarti terus membiarkan anak masuk dalam jerat narkoba.

Namun, berilah anak Anda pemahaman bahwa orangtua ingin ia memikirkan dampak dan mendukungnya untuk berhenti menyalahgunakan narkoba.

Ya, mungkin cara menasehati anak pecandu narkoba ini tidak langsung berhasil dan perlu kerja keras untuk melakukannya berulang kali.

Jika cara tersebut masih belum juga berhasil Anda dapat menghubungi dokter, konselor, atau penyedia layanan kesehatan lainnya untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi.

Selama proses rehabilitasi ini, anak bisa saja mendapat obat-obatan untuk mengendalikan kecemasan, depresi, gangguan tidur, mual, muntah, dan gejala-gejala lainnya.

Awasi penggunaan obat-obatan ini dan harus sesuai dengan petunjuk dokter psikiatri.

Anda juga dapat mengikuti kelas-kelas psikolog untuk membantu Anda tetap sabar dalam membantu anak anda.

Anak remaja yang dalam proses berhenti memakai narkoba akan membutuhkan dukungan dan rasa sayang dari keluarganya. Semoga artikel ini bermanfaat. (*)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (2)

  • Luxury Female Escorts

    Hello.This article was extremely remarkable, particularly since I was searching for thoughts on this subject last Wednesday.

    20 Januari 2024 10:48
  • tlovertonet

    Hello my friend! I wish to say that this post is amazing, nice written and come with approximately all significant infos. I would like to look more posts like this.

    17 Desember 2023 08:03

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Amukan Massa, Pejabat Nepal Kabur Bergelantungan di Tali Helikopter

    Hindari Amukan Massa, Pejabat Nepal Kabur Bergelantungan di Tali Helikopter

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    NEPAL, detak24com – Sejumlah pejabat tinggi Nepal dan keluarga mereka dievakuasi secara dramatis menggunakan helikopter militer, setelah rumah dan gedung pemerintah dikepung pengunjuk rasa di Kathmandu. Video yang dipublikasikan oleh Tribune India dan Times of India pada Rabu (10/9/2025) memperlihatkan momen menegangkan ketika beberapa orang berpegangan erat pada tali penyelamat yang digantungkan dari helikopter di […]

  • Atlet Anggar Mesir Hamil 7 Bulan Saat Tanding di Olimpiade Paris

    Atlet Anggar Mesir Hamil 7 Bulan Saat Tanding di Olimpiade Paris

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Berita viral tentang atlet anggar asal Mesir, Nada Hafez mengumumkan kehamilannya saat berlaga di Olimpiade Paris 2024. Diketahui, ia dalam keadaan hamil tua, usia kandungannya 7 bulan. Namun, atlet berusia 26 tahun itu memenangkan pertandingan pertamanya di kompetisi anggar individu putri, meski kemudian tersingkir di babak 16 besar. “Apa yang tampak bagi Anda […]

  • Kebakaran Hebat, 15 Rumah Warga Ludes Jadi Abu di Tanah Merah Inhil

    Kebakaran Hebat, 15 Rumah Warga Ludes Jadi Abu di Tanah Merah Inhil

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Sebanyak 15 unit rumah warga Desa Tanah Merah, Kabupaten Inhil hangus jadi abu dilalap api, Kamis (01/08/24) petang. Kebakaran yang diduga akibat arus pendek dari salah sebuah rumah kosong ini, terjadi pada pukul 14.00 WIB. Api dapat dipadamkan pukul 16.40 WIB oleh tim kebakaran dan dibantu oleh warga. Kepala Desa Tanah Merah, […]

  • KAPOLSEK Kuantan Mudik dan Kasat Lantas Kecelakaan Paramotor, Begini Kronologinya!

    KAPOLSEK Kuantan Mudik dan Kasat Lantas Kecelakaan Paramotor, Begini Kronologinya!

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Boy Setiawan dan Kapolsek Kuantan Mudik AKP Hendra Setiawan dalam perawatan medis usai kecelakaan paramotor. Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito mengungkapkan, dua perwira tersebut saat itu sedang latihan dan memantau pacu jalur mini di tepian Narosa Kuantan, dengan menggunakan paramotor. “Iya, sedang latihan paramotor. Namun kami […]

  • DUH! Mahfud MD Unggah Surat Al Kahfi Salah Cetak, Minta Kemenag Bertindak 

    DUH! Mahfud MD Unggah Surat Al Kahfi Salah Cetak, Minta Kemenag Bertindak 

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan ada huruf Al-Quran yang salah cetak. Dia meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) menariknya. Dalam unggahan di akun twitternya, Mahfud Md menggunggah foto halaman Al-Quran, tepatnya surat Al Kahfi. Dia menunjuk ayat 8 yang disebutnya salah. “Ini ada ini info al-Quran salah cetak huruf pada Surat Al Kahfi […]

  • KEPPRES Biaya Haji 2024 Terbit, Ini Besaran Per Embarkasi dan Tahapan Pelunasannya

    KEPPRES Biaya Haji 2024 Terbit, Ini Besaran Per Embarkasi dan Tahapan Pelunasannya

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    JAKARTA, detak24com –  Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 Hijriah/2024 Masehi sudah terbit. Keppres Nomor 6 tahun 2024 ini ditandatangani Presiden pada 9 Januari 2024. Keppres tersebut mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi. Ketentuan biaya ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok […]

expand_less