Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » International » Hindari Amukan Massa, Pejabat Nepal Kabur Bergelantungan di Tali Helikopter

Hindari Amukan Massa, Pejabat Nepal Kabur Bergelantungan di Tali Helikopter

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEPAL, detak24com – Sejumlah pejabat tinggi Nepal dan keluarga mereka dievakuasi secara dramatis menggunakan helikopter militer, setelah rumah dan gedung pemerintah dikepung pengunjuk rasa di Kathmandu.

Video yang dipublikasikan oleh Tribune India dan Times of India pada Rabu (10/9/2025) memperlihatkan momen menegangkan ketika beberapa orang berpegangan erat pada tali penyelamat yang digantungkan dari helikopter di atas Hotel Krishna Bhawan. Sementara, massa yang marah berteriak dari bawah.

Militer Nepal sebelumnya mengumumkan telah mengambil alih keamanan nasional untuk meredam gelombang protes yang meluas, termasuk pembakaran gedung pemerintah dan penyerangan pejabat.

Helikopter penyelamat dikerahkan guna mengevakuasi para menteri dan kerabat mereka yang terkepung.

Dalam rekaman lain yang dirilis NDTV, terlihat enam orang, termasuk sejumlah menteri Nepal, berhasil diselamatkan dengan helikopter militer.

Namun, kerusuhan tetap berlangsung. Menteri Keuangan Nepal, Bishnu Prasad Paudel, bahkan sempat diserang massa hingga terjatuh menabrak dinding sebelum berhasil melarikan diri.

Tentara Nepal kemudian menurunkan pasukan di jalan-jalan, membangun pos pemeriksaan, dan berusaha menekan gelombang kekerasan. Meski demikian, beberapa gedung penting di ibu kota tetap dibakar, termasuk parlemen, kantor pemerintah, hingga rumah pejabat.

Bagi masyarakat Nepal, pemandangan pejabat yang dievakuasi lewat udara menjadi simbol kuat betapa besar kemarahan publik terhadap pemerintah.

Gelombang protes besar ini pecah pada 8 September setelah pemerintah memblokir platform media sosial populer seperti Facebook, X, YouTube, dan Instagram dengan alasan tidak terdaftar sesuai regulasi. Kebijakan itu memicu puluhan ribu orang turun ke jalan di Kathmandu.

Situasi semakin memburuk ketika demonstrasi berubah menjadi protes menentang korupsi yang mengakar di pemerintahan. Bentrokan antara massa dan aparat berujung pada penggunaan peluru tajam oleh polisi. Tragedi tersebut menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai ratusan lainnya, menjadikannya salah satu hari paling berdarah dalam sejarah Nepal.

Dalam perkembangan terbaru, para pengunjuk rasa mendorong agar mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki ditunjuk sebagai perdana menteri sementara untuk mengatasi krisis politik yang kian mendalam. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Tangkap Kabid Bina Marga Inhil Bikin Gempar, Langsung Masuk Penjara

    Jaksa Tangkap Kabid Bina Marga Inhil Bikin Gempar, Langsung Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Kejari Inhil resmi menahan Kabid Bina Marga Dinas PUTR setempat setelah ditetapkan jadi tersangka korupsi. Pejabat mentereng itu langsung dijebloskan ke penjara Lapas Tembilahan. Informasi dirangkum Rabu (11/06/25), tim jaksa penyidik Pidsus Kejari Inhil menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek rekonstruksi jalan ruas VI Pulau Kijang–Sanglar Tahun Anggaran […]

  • ALAMAK! Bangun Empat Ruas Jalan, Pemkab Meranti Pinjam Duit BRK hingga Ratusan Miliar

    ALAMAK! Bangun Empat Ruas Jalan, Pemkab Meranti Pinjam Duit BRK hingga Ratusan Miliar

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    MERANTI, detak24com – Pemkab Kepulauan Meranti meminjam dana ratusan miliar ke Bank Riau Kepri Syariah. Peminjaman dana untuk membangun empat ruas jalan itu dengan mengagunkan kantor pemerintahan setempat. Dari informasi yang diterima dana pinjaman tersebut untuk menutupi kekurangan APBD 2022 itu digunakan untuk membangun empat ruas jalan. Hal itu diakui Kepala Cabang BRK Selatpanjang, Ridwan, […]

  • Banner

    Banner

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Iklan HUT Kota Dumai 2025

  • Heboh Tahanan Lapas Pekanbaru Bisa Makan Siang di Rumah, Kalapas Dicopot

    Heboh Tahanan Lapas Pekanbaru Bisa Makan Siang di Rumah, Kalapas Dicopot

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto, resmi dicopot menyusul kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD. Diketahui, tahanan tersebut sebelumnya diizinkan keluar dengan alasan makan siang di rumah. Selain Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Pemasyarakatan (KPLP) juga dicopot, sementara tiga sipir yang mengawal narapidana tersebut masih menjalani pemeriksaan. Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau […]

  • Laknat! Bah Lompong Ini ‘Ganyang’ Putri Kandung, Korban Masih Sekolah

    Laknat! Bah Lompong Ini ‘Ganyang’ Putri Kandung, Korban Masih Sekolah

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24.com – Satreskrim Polres Dumai meringkus Bah Lompong alias ‘Apak Rutiang’ di sebuah minimarket Kelurahan Lubukgaung. Pria laknat berinisial DI (44) itu, tersangka pencabulan terhadap anak kandung sendiri. Sungguh laknat kelakuan DI, warga Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan Dumai ini. Ia sampai hati menyetubuhi anak kandungnya. Bahkan, perbuatan durjana itu dilakukannya lebih dari […]

  • Usai Berkelahi, Pemuda di Inhil Tewas Ditikam

    Usai Berkelahi, Pemuda di Inhil Tewas Ditikam

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    INHIL (DETAK24.COM) – Pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pemuda di Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir tewas, berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Inhil. Peristiwa itu bermula saat korban terlibat cekcok mulut hingga berujung perkelahian. Korban bernama Lukman (26) ditikam di bagian dada dan luka sobek serta pada bagian betis kaki sebelah kiri. Insiden itu terjadi di Jalan […]

expand_less