PEMILIK Perusahaan Terima Bansos, KPK Temukan 14 Ribu Data Janggal!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
- print Cetak

Ilustrasi KPK
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, detak24com – KPK mengungkap dugaan adanya modus pencucian uang dalam kasus bansos salah sasaran. Institusi itu mengemukakan ada 14 ribu data penerima bansos, terdaftar sebagai pemilik perusahaan.
“Kalau ada seperti itu dugaan kami di KPK, itu pasti untuk pencucian uang, model pencucian uang. Jadi, seolah-olah perusahaan itu dimiliki orang lain untuk menyamarkan hasil kejahatan. Nanti kita cross check,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dilansir dari cnnindonesia, Sabtu (09/09/23)
Dugaan ini sebagai kesimpulan atas hasil pengecekan terhadap nama-nama yang terkait pengurus perusahaan. Nama-nama penerima bansos diduga dicatut sebagai komisaris atau pengurus perusahaan.
“Terkait pengurus perusahaan yang didaftarkan, ternyata dicek di lapangan, dia hanya seorang misalnya cleaning service atau ART. Dengan kata lain, betul mereka miskin, tetapi dipinjam namanya untuk dicatut sebagai komisaris atau pengurus perusahaan,” tegas Marwata.***
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar