Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Gempar! Usai Minum Tuak, Petani Tewas Bersimbah Darah di Tanjung Penyembal Dumai

Gempar! Usai Minum Tuak, Petani Tewas Bersimbah Darah di Tanjung Penyembal Dumai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Seorang petani meregang nyawa usai minum tuak di Jalan Thomas, Tanjung Penyembal, Dumai. Korban diketahui berkelahi hingga bersimbah darah, dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Polsek Sungai Sembilan bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Keberhasilan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolsek Sungai Sembilan Iptu Apriadi, mewakili Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang, didampingi Kanit Reskrim Polsek Sungai Sembilan Ipda Carlos L Pasaribu, serta Kasi Humas Polres Dumai AKP Zaini Waluyo.

Dalam keterangannya, Iptu Apriadi menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal dari laporan polisi nomor LP/B/16/V/2026/Riau/Res Dumai/Sek Sei Sembilan tanggal 5 Mei 2026, terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang menyebabkan kematian.

“Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Thomas RT 018, depan sebuah kedai tuak Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Korban diketahui bernama Suyetno (41), seorang petani/pekebun warga Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sebelum kejadian korban dan tersangka AR (27), sempat bersama-sama minum tuak di warung milik pelapor pada Senin (04/05/26) malam. Sekitar pukul 22.00 WIB terjadi cekcok mulut antara keduanya. Tersangka kemudian pulang mengambil pisau.

“Saat korban hendak pulang dari warung sekitar pukul 00.30 WIB dini hari, tersangka telah menunggu di depan warung. Cekcok kembali terjadi hingga tersangka mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan menikam korban sebanyak tiga kali. Pelapor yang berusaha melerai sempat diancam menggunakan pisau sehingga tidak berani mendekat,” terang Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian rusuk kiri, perut belakang dan paha. Korban sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Naray Dumai, namun pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 12.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pada Senin, 15 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, Kapolsek Sungai Sembilan Iptu Apriadi bersama Kanit Reskrim Ipda Carlos L Pasaribu memperoleh informasi bahwa tersangka berada di Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Melayu Besar Kota, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rohil.

Tim Opsnal Polsek Sungai Sembilan yang dibackup Satreskrim Polres Dumai, Satreskrim Polres Rokan Hilir, serta Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui lokasi persembunyian tersangka.

Sekitar pukul 00.30 WIB, tim gabungan melakukan pengepungan dan penggerebekan di sebuah rumah. Tersangka berhasil diamankan saat bersembunyi dalam kamar, tepatnya di belakang lemari. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui telah menikam korban sebanyak tiga kali menggunakan sebilah pisau.

“Selain meringkus tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu helai singlet berlumur darah, satu celana jeans pendek berlumur darah dari pelapor, serta satu unit sepeda motor merek Honda Sonic yang digunakan tersangka saat mengambil senjata dan melarikan diri,” beber Kapolsek.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 atau Pasal 469 ayat (2) KUHPidana. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Sungai Sembilan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dia menegaskan, Polres Dumai dan jajarannya berkomitmen untuk menindak tegas setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya serta mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang baik dan tidak menggunakan kekerasan. (Rls)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • JELANG Buka Puasa, Dandim 0320/Dumai Berbagi Takjil ke Pengguna Jalan Depan Makodim

    JELANG Buka Puasa, Dandim 0320/Dumai Berbagi Takjil ke Pengguna Jalan Depan Makodim

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DUMAI, detak24com – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME pada bulan suci Ramadan, Dandim 0320)/Dumai kembali berbagi takjil dengan pengguna jalan, Rabu (05/04/23) petang jelang buka puasa. Dandim 0320/Dumai Letkol (Arh) Hermansyah Tarigan SE bersama prajurit, PNS dan Persit KCK Cab LXXV Dim 0320 Dumai membagikan takjil kepada sejumlah pengguna jalan raya […]

  • SUAP Kasus Narkoba, Pasutri Jaksa-Polisi Bengkalis Segera Disidang Tipikor

    SUAP Kasus Narkoba, Pasutri Jaksa-Polisi Bengkalis Segera Disidang Tipikor

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kasus suap narkoba pasutri polisi-jaksa Bengkalis segera disidangkan di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru. Perkara ini ditangani oleh 8 tim JPU. Saat ini, perkara suap narkoba dengan tersangka Sri Haryati (jaksa Kejari Bengkalis) dan suaminya Bripka Bayu Abdillah (polisi Polres Bengkalis) sudah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penyerahan tersangka dan barang bukti […]

  • Duh, Tiga Oknum Satpol PP Pekanbaru Palak Nenek Mardiana

    Duh, Tiga Oknum Satpol PP Pekanbaru Palak Nenek Mardiana

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tiga personel Satpol PP Pekanbaru memalak nenek Mardiana (66) yang tengah membangun rumah kontrakan di Jalan Cipta Karya. Nenek apes itu dimintai uang untuk pengurusan izin membangun rumah kontrakannya sebesar Rp 3 juta. Namun, izin yang dijanjikan oleh personel Satpol PP tersebut tak kunjung direalisasikan. Akhirnya, pihak nenek Mardiana pun menagih janji […]

  • Mahasiswa STAI Al-Azhar dan STIE Pekanbaru Orasi di Gedung DPRD Riau

    Mahasiswa STAI Al-Azhar dan STIE Pekanbaru Orasi di Gedung DPRD Riau

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Aliansi mahasiswa yang terdiri dari DEMA STAI Al-Azhar dan BEM STIE Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Riau, sebagai bentuk perlawanan terhadap berbagai persoalan nasional dan daerah yang semakin membebani kehidupan masyarakat, Rabu (17/06/26). Aksi ini lahir dari kegelisahan rakyat yang hari ini dipaksa bertahan di tengah tekanan ekonomi, melemahnya […]

  • Catat! Mulai 1 Januari 2026, Parkir di Alfamart dan Indomaret Gratis 

    Catat! Mulai 1 Januari 2026, Parkir di Alfamart dan Indomaret Gratis 

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemko Pekanbaru resmi menerapkan kebijakan parkir gratis di seluruh gerai ritel modern Alfamart dan Indomaret. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Januari 2026. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam surat edaran Walikota Pekanbaru yang diumumkan di akun Instagram resminya UPT Parkir dan Bapenda. Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa status pungutan parkir di area […]

  • Sudah Tiga Hari, Warga Sungai Apit Tenggelam di Perairan Kepulauan Meranti

    Sudah Tiga Hari, Warga Sungai Apit Tenggelam di Perairan Kepulauan Meranti

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Basarnas Pekanbaru melanjutkan Operasi SAR pencarian ABK tugboat Dabo 802 yang tenggelam di Perairan Kepulauan Meranti. Informasi dirangkum, Kamis (19/12/24), korban diketahui bernama Ario Gunawan (24), warga Sungai Apit, Kabupaten Siak, yang hilang saat melakukan penyelaman, Selasa (17/12/24). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Budi Cahyadi menjelaskan, insiden terjadi ketika korban bersama […]

expand_less