Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubri harus Serius Bersihkan Dinas Pendidikan, Banyak Persoalan Tiap Tahun

Gubri harus Serius Bersihkan Dinas Pendidikan, Banyak Persoalan Tiap Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru, detak24.com – Setiap tahun persoalan pendidikan di Riau masih saja terjadi. Terutama saat penerimaan peserta didik baru atau PPDB. Mulai persoalan sistem sampai persoalan tidak tertampungnya ribuan lulusan SLTP.

Anggota DPRD Riau Eddy A Mohd Yatim menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) belum serius melakukan pembenahan di tubuh dinas. “Kalau serius, Gubri Syamsuar harus tegas dan berani membersihkan Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini. Jangan setengah-setengah,” kata Eddy Yatim, Ahad (24/07/22).

Eddy Yatim bercerita, saat menjabat Ketua Komisi V, lebih kurang dua setengah tahun menjadi mitra kerja Dinas Pendidikan, ada beberapa rekomendasi yang mesti diperhatikan dari hasil pemetaan dan telaah komisi jika ingin pendidikan di Riau lebih baik.

Eddy menyebut Disdik membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berintegritas. Apalagi, saat ini, Dinas yang memiliki porsi anggaran terbesar itu, sudah dalam kondisi sangat darurat.

“Perencanaan yang dibuat saja tidak mengacu pada Dapodik (data). Malah tidak nyambung dengan visi dan misi Gubernur Riau yang menginginkan ‘Terwujudnya Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat dan Unggul di Indonesia (Riau Bersatu)’,” kata dia.

Ia menyebut, perencanaan yang dibuat selalu berorientasi proyek. Makanya tidak heran banyak temuan di daerah-daerah, misalnya SMAN di daerah memerlukan laboratorium, yang mereka bangun toilet atau WC. Kasus seperti ini bukan satu dua.

Menurut Eddy Yatim, situasi kronis itu karena awak kapal di Disdik Riau tidak benar-benar bekerja untuk memperbaiki pendidikan di Riau. Kondisi ini sangat kontras dengan alokasi anggaran yang diberikan untuk Disdik Riau.

“Pendidikan inikan urusan wajib sesuai amanah UU minimal alokasinya 20 persen dari APBD. Bayangkan, berapa triliun setiap tahun anggaran yang masuk untuk Disdik ini. Tapi sayang hasilnya tidak maksimal. Karena itu tadi, OPD ini menjadi tempat berbagai kalangan bermain,” tegas Eddy Yatim.(cakaplah.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (21)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sembilan Warga Pekanbaru Digigit Anjing Gila, Korban Masih Dirawat 

      Sembilan Warga Pekanbaru Digigit Anjing Gila, Korban Masih Dirawat 

      • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Sembilan warga Pekanbaru serentak digigit anjing gila, saat ini masih dalam perawatan. Sementara, hewan yang menggigit langsung mati. Kejadian tersebut terjadi di sekitar Alam Mayang, Singgalang, dan Bukit Barisan, Pekanbaru. Warga di kawasan ini diminta berhati-hati karena ada warga yang digigit anjing gila. Hal itu dibenarkan Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD […]

    • Keterlaluan! Urus Surat Tanah, Camat Tambang Maki Warga dengan Kata Anj***

      Keterlaluan! Urus Surat Tanah, Camat Tambang Maki Warga dengan Kata Anj***

      • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com -,Camat Tambang dituding maki warga dengan kata anj*** dalam percakapan telepon. Warga tersebut bermaksud mengurus surat tanah. Pemilik tanah di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar, Kemal dapat perlakuan tidak menyenangkan dari Camat Tambang. Pasalnya, Kemal mengaku mendapatkan makian berupa kata anj*** dari Camat Tambang, Jamilus melalui komunikasi telpon saat mengurus Surat Keterangan Ganti […]

    • LANGSUNG Ditahan, Kadiskes Kampar dan Ka-Puskesmas Sibiruang Terancam 20 Tahun

      LANGSUNG Ditahan, Kadiskes Kampar dan Ka-Puskesmas Sibiruang Terancam 20 Tahun

      • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      KAMPAR, detak24com – Penyidik Subdit III Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau langsung menahan Kadiskes Kampar ZD dan Ka-Puskesmas Sibiruang, usai ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya terancam 20 tahun penjara. ZD dam MR terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di rumah ZD pada Jumat (12/05/23) malam sekitar pikul 22.00 WIB. Keduanya melakukan pungutan liar (Pungli) kepada kepala […]

    • Pengedar Sabu Terciduk Malam Jumat di Desa Intan Jaya Rohul

      Pengedar Sabu Terciduk Malam Jumat di Desa Intan Jaya Rohul

      • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Polisi membekuk seorang pengedar sabu di Desa Intan Jaya Rohul,dengan barang bukti 6,7 gram narkotika. Tersangka pengedar sabu berinisial NR (32) dicokok pada Jumat, 19 Juli 2024 sekitar pukul 02.00 WIB dinihari atau malam Jumat. Pelaku merupakan berasal dari Tapung Hulu Kabupaten Kampar, diduga berperan sebagai bandar. Kapolsek Kuntodarussalam, AKP Buyung Kardinal […]

    • RESIDIVIS Gasak Motor Warga Perumahan Mahoni Pekanbaru, Terekam CCTV

      RESIDIVIS Gasak Motor Warga Perumahan Mahoni Pekanbaru, Terekam CCTV

      • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang residivis bernama Teguh Kurniawan (21) mendekam di balik jeruji besi lantaran mencuri sepeda motor di Perumahan Mahoni, Jalan Bukit Barisan, Pekanbaru. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan, saat itu korban bekerja sebagai tukang listrik di rumah warga Perumahan Mahoni dan memarkirkan sepeda motor Varion BM 6174 JT di depan […]

    • VIRAL KUANSING : Cekcok di Facebook, Eh! Pelapor Malah Ditangkap Polisi

      VIRAL KUANSING : Cekcok di Facebook, Eh! Pelapor Malah Ditangkap Polisi

      • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      KUANSING, detak24.con – Seorang warga Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya inisial AH (42) ditangkap polisi usai melapor kasus penganiyaan yang ia alami. Setelah diproses, polisi menetapkannya sebagai tersangka. Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata, melalui Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho, dikutip Rabu (08/02/23), kasus ini berawal dari sindiran status facebook yang diunggah tersangka AH […]

    expand_less