Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » International » ZIONIS Israel Bombardir Khan Younis, 30 Orang Dilaporkan Tewas

ZIONIS Israel Bombardir Khan Younis, 30 Orang Dilaporkan Tewas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GAZA, detak24com – Militer Israel melakukan pembantaian baru di Khan Younis, lokasi penampungan warga Gaza milik PBB. Dalam kejadian tersebut, 30 orang sipil dilaporkan tewas.

Pembantaian baru zionis Israel terjadi di sebuah sekolah menampung para pengungsi, dan menewaskan puluhan orang. Serangan udara Israel yang menargetkan sekolah Ma’an milik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Khan Younis menewaskan 30 warga sipil yang berlindung di gedung tersebut.

Tank-tank Israel juga mengepung Rumah Sakit Kamal Adwan, salah satu rumah sakit terakhir yang berfungsi di utara wilayah Palestina yang terkepung.

Serangan terhadap Khan Younis, kota utama Gaza selatan, menunjukkan fase baru dan berdarah dalam perang Israel. Israel sebelumnya memerintahkan warga sipil di bagian utara Jalur Gaza untuk mengungsi ke selatan wilayah tersebut, namun kini melakukan serangan besar-besaran terhadap mereka di sana.

Ambulans dan mobil sipil yang berfungsi melaju ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis sepanjang malam, membawa orang-orang terluka ke satu-satunya rumah sakit yang berfungsi. Kota tersebut merupakan rumah bagi lebih dari 400.000 warga Palestina sebelum perang.

Para saksi melaporkan pelanggaran militer yang agresif oleh Zionis Israel, termasuk penggunaan peluru tank dan buldoser di wilayah sipil.

Koordinator kemanusiaan PBB untuk wilayah Palestina, Lynn Hastings, mengatakan bahwa skenario yang lebih mengerikan akan terjadi di Gaza. Dimana, pengiriman bantuan kemanusiaan mungkin akan terhenti total.

“Kondisi yang dibutuhkan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat Gaza tidak ada,” katanya seperti dikutip dari The New Arab, Rabu (06/12/23).

Hampir 16.000 warga Palestina tewas sejak 7 Oktober di Jalur Gaza dalam serangan brutal yang dilakukan oleh Israel. Daerah kantong tersebut masih terkepung. Bantuan medis dan kebutuhan kelangsungan hidup tidak dapat menjangkau lebih dari 42.000 orang yang terluka dan 1,9 juta orang yang mengungsi, dikutip detak24com dari Sindonews. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengedar Ini Simpan Ganja dalam Kotak Sepatu, TKP di Tapung Kampar

    Pengedar Ini Simpan Ganja dalam Kotak Sepatu, TKP di Tapung Kampar

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 28Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Polsek Tapung, Kampar menangkap seorang tersangka  nakoba, Senin (10/10/22) sekira pukul 11.00 WIB. Dalam operasi tersebut aparat berhasil mengamankan daun ganja kering seberat 7 ons,  Pelaku adalah TS (23), warga Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Ia ditangkap di sebuah rumah perkebunan kelapa sawit di Jalan Perkutut Garuda Sakti KM 16, Desa Bencah […]

  • Gawat! Polisi Dumai Tangkap Warga Rohil, Simpan 13 Butir Ineks

    Gawat! Polisi Dumai Tangkap Warga Rohil, Simpan 13 Butir Ineks

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Unit Reskrim Polsek Dumai Timur membekuk seorang diduga kurir narkoba. Tersangka berinisial AS alias PT (32), warga Kelurahan Bangko Lestari, Rohiil  berdomisili di Mundam, Medangkampai. Dalam penggerebekan tersangka, diamankan 13 butir pil  eksatasi, dua unit handphone merk Infinix warna biru serta merk Samsung lipat warna hitam. Selanjutnya, motor merk Honda Beat warna […]

  • Koruptor PAD Desa Kepenuhan Baru Rohul Dijebloskan ke Penjara 

    Koruptor PAD Desa Kepenuhan Baru Rohul Dijebloskan ke Penjara 

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Tim penyidik Kejari Rohul serah terima tersangka dan barang bukti perkara  korupsi pengelolaan PAD di Desa Kepenuhan Baru, Kecamatan Kepenuhan. Penyerahan ini berkaitan dengan terdakwa Romi Yulianto, yang ditetapkan sebagai tersangka sejak 2 September 2024 dan telah ditahan. Terdakwa langsung dijebloskan ke penjara  Serah terima ini dilakukan setelah Jaksa Penuntut Umum menyatakan […]

  • Edan! Teman Sendiri Dibacok, Pemuda Mabuk Ditangkap Polisi

    Edan! Teman Sendiri Dibacok, Pemuda Mabuk Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    INHIL, detak24.com – Polsek Mandah mengamankan seorang pria inisial RZ (28), warga Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir usai membacok temannya sendiri. Pelaku mengamuk tak karuan usai mabuk-mabukan. Menurut keterangan Kapolsek Mandah AKP Hendri Berson, SH melalui Paur Humas Polres Inhil Ipda Esra SH, RZ saat itu dalam kondisi mabuk dan membacok korban bernama […]

  • KECELAKAAN Maut di Maredan Siak, Pemotor Tewas Tergilas Dum Truck

    KECELAKAAN Maut di Maredan Siak, Pemotor Tewas Tergilas Dum Truck

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SIAK, detak24com – Kecelakaan maut terjadi di Maredan Siak melibatkan sepeda motor Supra Fit BM 3713 SK dengan truk colt diesel BM 8726 SA. Dalam insiden tersebut pemotor tewas tergilas, Jumat (05/05/23) siang sekitar pukul 10.00 WIB. Proses evakuasi korban lakalantas di Jalan Sultan Syarif Kasim, Maredan Kecamatan Tualang, Siak tepatnya tidak jauh dari SMAN […]

  • Penjahit India Dipenggal Gegara Dukung Penghina Nabi

    Penjahit India Dipenggal Gegara Dukung Penghina Nabi

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    India, detak24.com – Polisi India menangkap dua pria yang memenggal kepala seorang penjahit beragama Hindu di Udaipur karena mendukung politikus partai berkuasa, Bharatiya Janata (BJP), yang menghina Nabi.       Dikutip Kamis (30/06/22), para pelaku mengabadikan aksinya dalam rekaman video. Video mengenaskan penuh darah itu beredar di media sosial hingga viral. Pemerintah Udaipur kemudian […]

expand_less