Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wabah PMK Menyebar di 20 Kabupaten/Kota Jawa Barat

Wabah PMK Menyebar di 20 Kabupaten/Kota Jawa Barat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jawa Barat, detak24. com — Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Mohamad Arifin Soedjayana mengatakan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menyebar di 20 kota/kabupaten. Secara persentase, 74 persen daerah di Jabar terjangkit wabah PMK.

“Terhitung sejak 6-7 (Mei) kita ambil sampel, tanggal 9 Mei kita sudah dapat (hasilnya). Yang positif itu adalah Garut, kemudian tanggal 10 Kabupaten Banjar. Posisinya sekarang sudah ada 20 kabupaten/kota yang sudah terjangkit,” kata Arifin, dikutip Senin (30/05/22).

Namun, menurut Arifin, situasi wabah PMK di Jabar masih terkendali. Ia pun mengatakan kebutuhan hewan ternak untuk kurban di Hari Raya Idul Adha masih bisa terpenuhi.

Arifin menuturkan Pemprov Jabar juga mendatangkan ribuan hewan ternak sehat dari berbagai daerah. Hewan ternak itu dikarantina terlebih dahulu di Tanjung Priok, Jakarta.

“Kami yakin aman karena Balai Karantinanya ada di Tanjung Priok, jadi kebutuhan untuk 70 ribu mudah-mudahan itu bisa tercapai. H-14 hewan yang dipersiapkan untuk kurban bisa aman dan sehat,” ujar dia.

Menurut Arifin penyebaran wabah PMK di Jabar disebabkan lalu lintas kedatangan hewan dari daerah lain. Pengecekan di titik-titik tertentu pun diperkuat.

Selain itu, ia mengatakan Pemprov Jabar akan bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia untuk menerjunkan dokter hewan membantu penanganan wabah di daerah yang masih minim dokter.

“Kemudian kita turunkan juga teman-teman dokter hewan dari provinsi kerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia, ada delapan komisariat di Jabar kita turunkan untuk membantu teman-teman karena dokter hewan di kota/kabupaten sedikit,” katanya.

Divisi PKP Pertanian dan Ketahanan Pangan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jawa Barat Rochadi Tawaf mengatakan meski kematian disebabkan PMK di Jabar rendah, tetapi mengancam produktivitas sapi terutama pada sapi perah hingga menjadi 25 persen.

Ia pun berharap ada anggaran dari pemerintah untuk melakukan potong paksa hewan-hewan yang terjangkit PMK.

“Saya harap ada biaya dari pemerintah untuk tanggap darurat pengganti stepping out, apalagi jumlah sapi yang tertular masih sedikit,” ucap Rochadi.

Sementara itu, Kepala Balai Veteriner Subang Kementerian Pertanian Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Sodirun mengimbau masyarakat yang ingin berkurban agar membeli hewan ternak yang sudah memiliki sertifikat kesehatan hewan.(Cnn)

Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (10)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KNKT Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat SAM Air di Hutan Yalimo Papua

      KNKT Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat SAM Air di Hutan Yalimo Papua

      • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      Papua, detak24com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Pihak maskapai sendiri menunggu hasil penyelidikan tersebut. “Biarkan yang berwajib yang memang tugasnya secara profesional yaitu tim dari KNKT. Masih dalam proses penyelidikan,” kata perwakilan SAM Air Winarno saat konferensi pers di […]

    • Dua Anak-anak, Longsor Timika Tewaskan Tujuh Pendulang Emas

      Dua Anak-anak, Longsor Timika Tewaskan Tujuh Pendulang Emas

      • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      TIMIKA, detak24com – Tujuh pendulang emas di Kabupaten Mimika, Papua Tengah tewas tertimbun longsor.  Korban meninggal saat menyeberangi sungai. “Sebanyak 7 orang pendulang yang menyeberang Kali Kabur, mengalami musibah tertimbun tanah,” kata Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna kepada detikcom, dikutip Selasa (16/07/24). Insiden ini terjadi di areal Wini, Kali Kabur MP 69 PT […]

    • Alamak! Gegara Perang Sarung, Sejumlah Remaja Dijemput Polisi

      Alamak! Gegara Perang Sarung, Sejumlah Remaja Dijemput Polisi

      • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      AKSI permainan perang sarung yang sedang heboh diberbagai daerah di Indonesia, tampaknya mulai mewabah hingga ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Seperti halnya baru-baru ini, tepatnya pada Ahad (10/4/2022) malam lalu, sempat viral beredar di media sosial sebuah video aksi permainan perang sarung di jalan Pramuka, Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Menyikapi aksi permainan yang dinilai berbahaya […]

    • GEGER! Warga Meranti Diterkam Buaya 5 Meter, Saat Ikat Tual Sagu – Masih dalam Pencarian

      GEGER! Warga Meranti Diterkam Buaya 5 Meter, Saat Ikat Tual Sagu – Masih dalam Pencarian

      • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      MERANTI, detak24.com – Seorang warga asal Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang diserang buaya di sungai saat dirinya mengikatkan tual sagu, Ahad (25/122/22) petang. Kejadian yang menimpa Zainal Bin Tahar (50) itu terjadi pada pukul 16:00 WIB, di sungai Desa Penyagun. Yang mana dirinya sedang bekerja untuk mengikatkan tual sagu,  tiba-tiba diterkam serta dilarikan buaya ke dalam […]

    • WUJUD Peduli Anak, Kejari Pringsewu ‘Diserbu’ Murid TK dan Odong Odong

      WUJUD Peduli Anak, Kejari Pringsewu ‘Diserbu’ Murid TK dan Odong Odong

      • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      PRINGSEWU, detak24com – Kantor Kejaksaan Negeri Pringsewu yang dikepalai Ade Indrawan tiba-tiba didatangi puluhan murid Taman Kanak-kanak (TK) serta odong odong, Selasa (20/02/24). Kedatangan puluhan generasi penerus bangsa tersebut disambut langsung oleh Kajari Pringsewu Ade Indrawan SH MH, Kadis P3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), dr Ulin Noha, dan Kabid PAUD […]

    • Thailand dan Vietnam U-19 Keok, Mampus Jadi Trending Twitter

      Thailand dan Vietnam U-19 Keok, Tag Mampus Jadi Trending Twitter

      • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      NASIB apes dialami Timnas Vietnam dan Thailand di Piala AFF U-19 2022. Berlaga di semifinal, keduanya sama-sama dibikin jadi ayam sayur.        Timnas Malaysia U-19 berhasil mengunci satu tiket di partai final. Hal itu dipastikan usai Harimau Malaya menggilas Timnas Vietnam dengan skor 3-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu 13 Juli.     […]

    expand_less