Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Pembunuh Guru SD Santo Dumai Akhiri Hidup Minum Racun Rumput

Pembunuh Guru SD Santo Dumai Akhiri Hidup Minum Racun Rumput

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Mantan pacar yang menghabisi nyawa bu guru SD Santo Tarcisius Dumai, akhirnya bunuh diri dengan minum racun rumput.

Usai membunuh Tika Plorentina Simanjuntak, guru SD Santo Tarcisius pada Kamis (12/03/26), pelaku kabur ke arah Rokanhilir. Di sana, ia mencoba bunuh diri dengan menenggak racun rumput dicampur BBM jenis Pertalite.

Saat diamankan posisi korban sedang keracunan, setelah tiba di Dumai langsung menjalani perawatan di RSUD dr Suhatman yang pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (13/03/26) pagi sekitar pukul 08.06 WIB.

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, membenarkan bahwa pelaku pembunuhan Tika Plorentina Simanjuntak, seorang guru SD swasta di Kota Dumai telah meninggal di RSUD Dumai pada Jumat (13/3/2026) Pukul 08.06 WIB.

“Pelaku sempat dirawat di RSUD Dumai, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggalkan pada Hari Jumat Jam 08.06 WIB,” katanya, Jumat.

Kapolres menambahkan, bahwa pelaku BM sendiri sempat melarikan diri ke Kabupaten Rokan Hilir setelah melakukan pembunuhan terhadap Guru muda tersebut.

“Pelaku Kita amankan di Rokan Hilir selanjutnya Kita bawa ke Polres Dumai, namun kondisi Pelaku sudah drop atau mulai kehilangan kesadaran dampak dari meminum racun rumput ditambah Pertalite,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama menjalani pemeriksaan dan penanganan medis, pelaku sudah didampingi pihak keluarga dan rencananya jenazah pelaku akan dibawa oleh pihak keluarga ke Peranap, Indragiri Hulu.

Diberitakan sebelumnya l, kasus pembunuhan guru wali kelas III F SD Santo Dumai menyisakan luka mendalam bagi rekan sejawat dan para guru sekolah Santo dari tingkat TK hingga SLTA. Mereka merasa tak yakin akan kejadian tersebut, sebab selama ini menilai korban sangat baik dan sopan santun dalam bertutur kata.

Korban Tika Plorentina Boru Simanjuntak (26) baru mengajar di SD Santo Dumai sekitar setahunan dan, dalam kehidupan sehari-hari selalu ceria. Korban tewas di tangan mantan pacar di rumah kontrakan di Gg Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Riau, Kamis (12/03/2026) sekira pukul 08.00 WIB.

Sementara, pelaku yang merupakan mantan pacar korban telan menjalin asmara selama 8 tahun ketika mereka sama sama duduk di bangku SLTA diamankan di daerah Rokanhilir.

Kasubsi Humas Polres Dumai Ipda Risky Wahyudi ketika dikonfirmasi menerangkan kronologis kejadian pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 15.56 WIB, pelapor dihubungi korban Tika Plorentina Simanjuntak untuk menemaninya di rumah kontrakan beralamat di Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.

Korban meminta pelapor datang karena mantan pacarnya BM berencana datang menemui korban di Dumai. Sekitar pukul 17.10 WIB, pelapor tiba di rumah kontrakan korban.

Saat itu korban sedang bersiap untuk pergi keluar bersama pelapor guna menganalisis nilai ujian murid, sehingga korban masuk ke kamar mandi untuk mandi sementara pelapor menunggu di ruang tamu.Tidak lama kemudian mantan pacar korban BM datang ke rumah kontrakan korban dan langsung masuk ke dalam rumah. Ia kemudian menanyakan kepada pelapor mengenai status hubungan pelapor dengan korban.

Pelapor menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalin hubungan pacaran dengan korban. Mendengar hal tersebut, BM tidak terima dan menyatakan bahwa dirinya masih memiliki hubungan dengan korban.Selanjutnya korban keluar dari kamar mandi dan menemui BM untuk mengklarifikasi hubungan tersebut.

Dalam percakapan tersebut korban menyampaikan bahwa dirinya memang sedang berpacaran dengan pelapor serta meminta BM untuk pulang. Setelah pembicaraan tersebut selesai, korban bersama pelapor keluar dari rumah kontrakan. Sementara itu BM menuju mobilnya terparkir di area masjid yang berada tidak jauh dari lokasi.

Keesokan harinya, Kamis 12 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 WIB pelapor kembali mendatangi rumah kontrakan korban untuk mengecek keadaan korban sebelum berangkat mengajar di sekolah. Setelah sempat bertemu dan berpamitan, pelapor kemudian pergi menuju tempat kerjanya.

Selanjutnya sekitar pukul 08.37 WIB, pelapor memperoleh informasi bahwa Tika Plorentina Simanjuntak ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk.(ant)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BC Batam Amankan Sabu 93 Kg di Perairan Lagoi Bintan, Tiga Diringkus 

    BC Batam Amankan Sabu 93 Kg di Perairan Lagoi Bintan, Tiga Diringkus 

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATAM, detak24com – Bea Cukai Batam bersama Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau gagalkan penyelundupan sabu 93 Kg di Perairan Lagoi, Bintan. Informasi dirangkum Rabu (26/03/25), penangkapan sabu skala besar itu dilakukan pada Selasa (25/03/25) dini hari. Dari penindakan tersebut, berhasil ditangkap tiga orang pelaku dan barang bukti berupa sabu dengan total berat bruto 93 kilogram dari satu […]

  • Kaca mobil korban dipecahkan maling. F: CAKAPLAH

    Maling Gasak Rp220 Juta Milik Datuk Penghulu Rohil, Pecahkan Kaca Mobil 

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    ROHIL detak24.com – Uang Rp220 juta milik Datuk Penghulu (Kepala Desa) Kepenghuluan Bagan Sinembah Utara Kecamatan Bagan Sinembah Raya, Rohil digasak maling. Selain itu, kaca mobil korban dipecahkan tersangka saat beraksi. Data yang dirangkum, peristiwa itu dialami Datuk Penghulu Bagan Sinembah Utara, Jumingun di sebuah rumah makan di Jalan Lintas Sumatera KM 4 Kelurahan Bahtera […]

  • Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 1.090 Orang Tewas, 186 Hilang 

    Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 1.090 Orang Tewas, 186 Hilang 

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Jumlah korban tewas akibat banjir Sumatra akhir November 2025 lalu bertambah mencapai 19 jiwa. Angka itu membuat jumlah seluruh korban meninggal dunia mencapai 1.090 jiwa per Sabtu (20/12/25). Dalam pemaparan BNPB, terdapat 472 korban jiwa di Aceh, 370 di Sumatra Utara, dan 248 di Sumatra Barat hingga hari ini. “Untuk hari ini […]

  • TERCIDUK di Bayuwangi, Tak Disangka Ini Pembunuh Pensiunan PTPN V

    TERCIDUK di Bayuwangi, Tak Disangka Ini Pembunuh Pensiunan PTPN V

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi berhasil menangkap pembunuh pensiunan PTPN V, Saiwan. Tersangka adalah supir korban yang sering berkunjung. Kasat Reskrim Polreata Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, pelaku ditangkap di Banyuwangi, Jawa Timur. “Pelaku supir korban. Sudah kami amankan siang tadi,” ujar Bery, Kamis (13/06/24). Bery mengungkapkan pelaku ditangkap tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru […]

  • RAIH Terbaik 1 Paritrana Award Riau, Bupati Bengkalis Dianugerahi Penghargaan

    RAIH Terbaik 1 Paritrana Award Riau, Bupati Bengkalis Dianugerahi Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com — Kesuksesan Kabupaten Bengkalis dalam memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh sektor pekerja, berbuah penghargaan berupa terbaik 1 Paritrana Award Provinsi Riau tahun 2022, Kategori Pemerintah Daerah.  Bupati Kasmarni dinilai telah melaksanakan penerapan program Jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja rentan (pekerja bukan menerima upah) dan bagi non ASN yang didanai dari […]

  • TAK Keluar Kamar Seharian, Menantu Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bangkinang

    TAK Keluar Kamar Seharian, Menantu Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bangkinang

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Entah apa yang merasuk pikiran Muhammad Agus Riski (22) warga Jalan Teuku Umar Kelurahan Bangkinang, Kampar hingga nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri. Informasi dirangkum di Mapolres Kampar, Rabu (08/05/24), korban ditemukan pertama kali oleh mertuanya tergantung dalam kamar, Selasa (07/05/24) sekira pukul 18.00 WIB. Saat korban ditemukan pertama kali oleh mertuanya […]

expand_less