Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gawat! Ketua DPRD Dumai Kena Mosi Tak Percaya dari 20 Anggota Dewan

Gawat! Ketua DPRD Dumai Kena Mosi Tak Percaya dari 20 Anggota Dewan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com – Karier Agus Purwanto ST sebagai Ketua DPRD Dumai, sepertinya bakal tersendat. Sebanyak 20 orang anggota dewan dikabarkan meneken mosi tak percaya untuk melengserkannya. Informasi tersebut berkembang luas di berbagai media dan masyarakat.

Dilansir dari kupasberita.com, Rabu (1603/22), berdasarkan foto selebaran yang beredar, sebanyak 20 anggota DPRD Dumai yang ikut menandatangani mosi tak percaya terhadap Ketua DPRD Dumai, Agus Purwanto, ST. Masing-masingnya adalah :

1. Suprianto F-Demorat
2. Roni Bakara F-Demokrat
3. Kamisan F-Demokrat
4. Mara Hamdan F-Demokrat

5. Hasrizal F-PAN
6. Syafrizal Nurdin F-PAN
7. Bujang F-PAN

8. Edison F-Golkar
9. Anhar Rizky F-Golkar
10. Ponimin F-Golkar

11. Andy Putra F-PDIP
12. Gusri Effendy F-PDIP
13. Marihot Sitorus F-PDIP

14. Yusman F-NasDem
15. Haslinar F-NasDem
16. Sri Wanah F-NasDem

17. H Johannes F-Gerindra
18. Idrus F-Gerindra
19. H Yuhandri F-Gerindra

20. Hasan F-PPP

Aksi mosi tak percaya yang dilayangkan anggota DPRD Dumai itu tak urung mengundang beragam reaksi dari masyarakat Dumai. Sebagian besar memandang miring tingkah yang ditunjukkan wakil rakyat tersebut. Apalagi nuansa yang muncul diduga ada kepentingan kelompok tertentu di balik aksi mosi tak percaya tersebut.

Salah satunya sebagaimana disampaikan Pengamat Sosial, Fatahuddin yang menyebutkan dinamika di lembaga legislatif hal yang biasa terjadi. Apalagi beragam partai politik yang duduk disana tentu juga memiliki bermacam agenda. Termasuk adanya kabar tentang mosi tidak percaya dari sejumlah anggota dewan terhadap pimpinannya.

“Mendengar kabar (mosi tak percaya,red) itu, kita terkejut juga. Bisa dikatakan mungkin ini baru kali pertama terjadi. Sepanjang ada alasan yang kuat, hal itu sah-sah saja. Namun kalau mosi itu lahir karena semangat rasa suka tidak suka, atau karena sentimen pribadi dan kelompok, tentu itu sangat tidak elok,” ujar Fatahuddin mengingatkan, Ahad (13/03/2022).

Respon masyarakat juga muncul menyikapi postingan di media sosial terkait aksi mosi tak percaya 20 anggota dewan terhadap Ketua DPRD Dumai, Agus Purwanto, ST tersebut.

” Kerja yg beres ja lah, tak usah pakai mosi2…rakyat diurusin bnyak permasalahan sekarng ini, minyak langka dll…sudah kelamaan TIDUR KALIAN…,” tulis Faizal J menanggapi postingan di Forum Politik Warga Dumai.

Sementara pemilik akun, Hendra Azhar menanggapi postingan di Gerakan Cinta Dumai menyebutkan bakal adanya Mosi Tidak Percaya (MTP) sudah diprediksi sejak jauh hari.

” Udah Diprediksi Jauh Sebelum MTP terjadi. Hal yang Lumrah dan Wajar,” tulis Hendra Azhar.

Sebelumnya, kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) mengeluarkan pernyataan yang lumayan menohok. Mereka mempertanyakan apa yang sudah dilakukan anggota dewan selama ini.

” Memangnya apa yang sudah diperbuat anggota DPRD kita selama ini sehingga sibuk mengurus urusan yang tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat Dumai saat ini. Seharusnya bapak dan ibu wakil rakyat disana lebih mengutamakan kinerjanya untuk melayani masyarakat banyak,” tegas M Afdhol El Anshory, Koordinator Umum GEMPA Kota Dumai.

Ditambahkannya, anggota dewan yang terhormat seharusnya bisa menggiring stigma positif di tengah masyarakat untuk tetap percaya terhadap kinerja mereka.

“Bukan malah seolah memprovokasi keadaan dengan melakukan hal konspirasi begini,” ujar M Afdhol El Anshory.

Sementara, Koordinator Massa GEMPA, M Febri menegaskan wakil rakyat semestinya memikirkan apa yang dirasakan oleh masyarakat saat ini. Kondisinya sekarang, masyarakat sedang menjerit menghadapi situasi ekonomi yang makin sulit. Termasuk kelangkaan minyak goreng, bahan bakar jenis solar dan lain sebagainya.

Sedangkan Koordinator Issue GEMPA Dumai, Wahyu Ari Septian mengatakan mosi tidak percaya yang dibangun oleh beberapa aktor intelektual dibalik semua ini sangat mencerminkan bahwa anggota DPRD hanya mementingkan segelintir kelompoknya saja.

“Kami sebagai salah satu bagian dari corong masyarakat merasa kecewa dengan sikap yang dilakukan dan inisiasi oleh beberapa anggota DPRD kota Dumai ity. Bila perlu kita kembali turun ke jalan dan segel saja gedung DPRD Kota Dumai dan jadikan monumen Mosi Tidak Percaya dari masyarakat kepada Anggota DPRD Kota Dumai,” tegas Wahyu.

Komentar terbaru datang dari politisi A Tito Gito yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Dumai selama 3 periode dari PDIP. Menurutnya persoalan itu indikasinya bermula dari internal salah satu partai politik. Pihaknya memprediksikan, jika tidak ada titik temu, maka satu sama lain akan saling “menelanjangi”.

“Semoga mereka kembali ke jalan yang benar. Atau kita akan melihat mereka bakal saling telanjangi,” ujar A Tito Gito.(red)

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Riau Buka Seleksi PPK dan PPS Pilkada, Ini Syarat dan Tahapannya!

    KPU Riau Buka Seleksi PPK dan PPS Pilkada, Ini Syarat dan Tahapannya!

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPU Riau membuka seleksi untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada 2024. Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto. “Berdasarkan KPTS KPU RI nomor 476 tahun 2024, maka seleksi PPK dan PPS Pilkada 2024 dilakukan dengan metode seleksi terbuka,” kata dia melalui pesan WhatsApp, […]

  • Keluarga Yosua Maafkan Bharada E, Tapi Hukum Tetap Jalan

    Keluarga Yosua Maafkan Bharada E, Tapi Hukum Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    MEDAN, detak24.com  – Bharada E alias Richard Eliezer didakwa menembak Brigadir J hingga terkapar. Terdakwa melakukan itu karena menjalankan perintah atasannya Ferdy Sambo. Atas perbuatannya itu Richard kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Yosua. Dia menyesal melakukan itu. Hal itu disampaikannya usai menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Selatan, Selasa (18/10/22). “Sekali lagi saya mengucapkan […]

  • HEBOH! Duel Maut di Polda Riau, Aiptu R Tewas Bersimbah Darah – Rekannya Buron

    HEBOH! Duel Maut di Polda Riau, Aiptu R Tewas Bersimbah Darah – Rekannya Buron

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Polisi bunuh polisi terjadi di jajaran Polda Riau. Aiptu R tewas bersimbah darah dibunuh yuniornya Bripka Wf. Pelaku saat ini dalam pengejaran pihak berwajib. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, dalam keterangan pers, Rabu (21/12/22) mengungkap tragedi polisi bunuh polisi tersebut. Yakni, penikaman Aiptu R hingga tewas oleh Bripka WF di […]

  • Tragis, Dua Balita Adik Beradik Tercebur di Kolam Minyak PT PHR Rantau Kopar Rohil

    Tragis, Dua Balita Adik Beradik Tercebur di Kolam Minyak PT PHR Rantau Kopar Rohil

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Dua balita meninggal setelah tenggelam di kolam bekas aktivitas pengeboran minyak milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Dusun Mekar Sari, Kecamatan Rantau Kopar, Rohil. Informasi dirangkum Kamis (24/04/25), peristiwa naas itu terjadi pada Selasa 22 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB siang. Lokasinya di lokasi kolam lumpur bekas rig pengeboran PT PHR […]

  • Dituduh Bakar TNTN, Polisi Tangkap Dua Petani Desa Kesuma Pangkalan Kuras

    Dituduh Bakar TNTN, Polisi Tangkap Dua Petani Desa Kesuma Pangkalan Kuras

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com  – Dua petani warga Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras ditangkap polisi gegara tuduhan membakar TNTN. Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu I Gede Yoga Eka Pranata mengatakan, kedua pelaku merupakan petani dan sudah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana karhutla. “Kedua tersangka berinisial B dan Y telah menyebabkan karhutla di […]

  • RESES Khairul Umam di Dusun Tegar Dihadiri Ratusan Warga

    RESES Khairul Umam di Dusun Tegar Dihadiri Ratusan Warga

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com – Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam LC ME SSy menggelar reses di RT 02 RW 12, Dusun Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Mandau dalam rangka menjemput aspirasi, Rabu (19/07/23) siang. Reses yang dihadiri ratusan warga Tegar tersebut merupakan yang ketiga dari 8 titik reses pada periode kali ini. “Reses bertujuan menjemput aspirasi ke […]

expand_less