Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Ratusan Warga Suku Talang Mamak Geruduk Mapolda Riau 

Ratusan Warga Suku Talang Mamak Geruduk Mapolda Riau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ratusan warga Redangseko Inhu serta masyarakat Talang Mamak dari Kabupaten Pelalawan menggeruduk Markas Polda Riau.

Mereka menuntut penyelesaian plasma sebesar 20% dari sekitar 750 hektar kebun kelapa sawit yang dikelola oleh PT Gandaerah Hendana.

Tokoh adat Datuk Batin Tiyu menegaskan bahwa pihaknya menduga ada aktivitas pengrusakan hutan dan lingkungan hidup yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, termasuk perambahan hutan di luar hak guna usaha (HGU).

Ia mengungkapkan bahwa tindakan ini telah menyebabkan kerugian bagi masyarakat, terutama hilangnya sumber ikan di sungai-sungai setempat yang selama ini menjadi mata pencaharian mereka.

Sementara, Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) yang dipimpin oleh Patar Sihotang, mengungkapkan bahwa mereka telah menerima laporan mengenai aktivitas ilegal PT Gandaerah Hendana, termasuk perambahan di dua lokasi Dusun 5, Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik dan Dusun 2, Kelurahan Kerumutan. Tim PKN telah melakukan investigasi dan menemukan bahwa lahan-lahan tersebut telah diubah menjadi kebun sawit.

Berdasarkan hasil observasi, ditemukan pula bahwa perusahaan telah menutup dan mengalihkan aliran beberapa sungai tanpa izin, yang melanggar berbagai peraturan, termasuk UU No. 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. PT Gandaerah Hendana juga diduga melakukan penanaman sawit di dekat sungai, yang melanggar ketentuan jarak aman.

Warga setempat melaporkan bahwa penutupan dan pengalihan aliran sungai telah mengganggu kehidupan mereka. Sungai yang sebelumnya menjadi sumber ikan kini tidak lagi produktif. Beberapa nama sungai yang terdampak termasuk Sungai Seko, Sungai Sarang Elang, dan Sungai Linau.

Pihak PKN telah meminta agar Kapolda Riau memproses laporan mereka sesuai hukum yang berlaku. Mereka berharap tindakan tegas dapat diambil untuk melindungi hak masyarakat serta lingkungan hidup.

“Harapan kami adalah agar laporan ini ditindaklanjuti dengan serius,” ungkap Patar Sihotang.

Warga dan tokoh adat berharap agar keadilan dapat ditegakkan demi keberlangsungan hidup dan lingkungan mereka, dikutip detak24com dari riauterkini. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumbangkan Parma, Inter Raih Scudetto 2025/2026

    Tumbangkan Parma, Inter Raih Scudetto 2025/2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MILAN, detak24com – Inter Milan memastikan gelar scudetto Serie A musim 2025-2026, usai tekuk Parma dengan skor 2-0, Senin (04/05/26) dini hari. Pertandingan Inter vs Parma berakhir 2-0 untuk Inter Milan di Stadion San Siro. Dua gol tuan rumah dilesakkan Marcus Thuram pada menit 45+1 dan Henrikh Mkhitaryan pada menit 80. Hasil laga Inter vs […]

  • Sempena ‘Pelindo Day’, PT Pelindo Dumai Sambangi Panti Asuhan Al Munawwarah 

    Sempena ‘Pelindo Day’, PT Pelindo Dumai Sambangi Panti Asuhan Al Munawwarah 

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Jelang perayaan Pelindo Day ke-4 yang jatuh pada 1 Oktober 2025 mendatang, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan 75 paket sembako ke Panti Asuhan Al Munawwarah Dumai, Kamis (10/07/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema “Pelindo Berbagi […]

  • Jemaah haji Indonesia di klinik kesehatan Arab Saudi

    UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Tembus Angka 640 Orang, Didominasi Lansia

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24com – Jumlah jemaah Indonesia yang wafat di Tanah Suci terus bertambah. Tercatat hingga hari ke-54 operasional haji 1444 H atau Ahad (16/07/23) pukul 10.15 WAS atau 14.15 WIB, mencapai 640 orang. Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag), jemaah haji Indonesia terbanyak meninggal dunia di Makkah mencapai 499 […]

  • BSI Sebut 95 Persen CJH Sudah Lunasi Biaya Haji, Kantor Cabang Jemput Bola

    BSI Sebut 95 Persen CJH Sudah Lunasi Biaya Haji, Kantor Cabang Jemput Bola

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    JAKARTA, detak24com –  PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyebutkan keseluruhan pelunasan biaya calon jemaah haji tahun 2023 selesai tepat waktu. Yakni pada hari ini, Jumat (12/5), sesuai waktu ditetapkan Kemenag. Dari kouta 161.544 orang, sebanyak 95 persen atau 153.472 sudah selesai. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan sekarang tinggal sekitar 8 ribu […]

  • INNALILAHI, Seorang Jemaah Haji Pekanbaru Wafat di Mekkah

    INNALILAHI, Seorang Jemaah Haji Pekanbaru Wafat di Mekkah

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    MEKKAH, detak24com – Berita duka datang dari Kota Makkah Al Mukarramah. Seorang jemaah haji Provinsi Riau tergabung dalam BTH asal Kota Pekanbaru meninggal dunia, Jumat menjelang Subuh (16/06/23) di KKHI Mekkah. Jemaah dengan nomor porsi 0400084499 atas nama Subani Firdaus Samad Thaha tersebut memiliki riwayat penyakit jantung. Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, […]

  • Usai Kasus Bunuh Diri Akibat Bullying di Undip, Dokter Prathita Amanda Aryani Jadi Sorotan Netizen

    Usai Kasus Bunuh Diri Akibat Bullying di Undip, Dokter Prathita Amanda Aryani Jadi Sorotan Netizen

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SEMARANG, detak24com – Sosok dr Prathita Amanda Aryani jadi sorotan netizen, pasca dokter muda PPDS Undip Semarang bunuh diri akibat bullying. Dikutip, Sabtu (17/08/24), Prathita Amanda Aryani diduga terseret dalam kasus bunuh diri dokter muda Risma Aulia Lestari, yang memilih mengakhiri hidupnya akibat tak kuat kena bullying seniornya. Di saat kabar dokter muda Aulia Risma […]

expand_less