Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Pernah Jualan di Dumai, TKI Tewas Ditembak APMM Malaysia Warga Bangun Purba Rohul 

Pernah Jualan di Dumai, TKI Tewas Ditembak APMM Malaysia Warga Bangun Purba Rohul 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24com – PMI atau TKI yang tewas ditembak petugas Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) adalah warga Bangun Purba, Rohul.

Diberitakan, kejadian naas itu terjadi pada Jumat (24/01/25) sekitar pukul 03.00 WIB di Perairan Tanjung Rhu. Dalam insiden ini, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka tembak yang kini menjalani perawatan medis.

Dari Informasi yang didapatkan, dalah seorang TKI yang tewas ditembak APMM, diketahui bernama Basri (54), warga Dusun Janji Raja, Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Rohul.

Meski memiliki KTP Rokan Hulu, Basri ternyata tidak menetap di Rohul. Selama ini Basri bekerja di Pulau Rupat, sementara istrinya menetap di Bangun Purba. Ia memiliki KTP Rohul, karena menikah dengan warga setempat dan mengurus administrasi kependudukan di wilayah tersebut.

Menurut Istri almarhum, Nurhaida, terakhir kali ia bertemu dengan korban dua pekan lalu sebelum Tahun Baru. Nurhaida menuturkan, tidak ikut menetap bersama Basri di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis dikarenakan ia dalam kondisi sakit dan sedang menjalani pengobatan di Rohul.

“Biasanya abang (korban) pulang ke Rokan Hulu itu 3 bulan sekali atau jika ada situasi mendesak, karena saya juga lagi sakit,” tuturnya.

Nurhaida mengaku, tidak mengetahui pekerjaan sang suami sebagai ABK. Suaminya juga tidak pernah bercerita bahwa ingin berangkat ke Malaysia sebagai pekerja migran. Yang ia tahu, suaminya hanyalah seorang penjual kacang rebus dan pekerja serabutan di Dumai.

“Saya tidak tahu pekerjaan abang adalah sebagai seorang ABK. Setahu saya abang itu hanya menjual kacang rebus, kadang jadi tukang bangunan pokoknya apapun yang disuruh orang lah,” jelasnya.

Nurhaida mengaku, terakhir kali ia komunikasi dengan sang suami pada malam Kamis pekan lalu waktu itu, almarhum mengatakan sedang berada di dumai dan sejak itu tidak ada lagi komunikasi dengan almarhum.

Meski tabah menerima musibah ini, Nurhaidah berharap Pemerintah Indonesia dapat membantu segera memulangkan jenazah almarhum untuk dikebumikan.

“”Iklas tak iklas lah bang, memang itulah takdirnya. Kami hanya minta jenazah segera dipulangkan. Kami tak mau lama-lama biar tenang dia, jadi lepas utang awak sama dio. Dio pun kayak gitu jugo,” ucapnya lirih.

Nurhaida berencana akan pulang ke Rupat pada hari Kamis. Karena dari informasi yang ia didapatkan, jenazah almarhum akan dipulangkan pada hari Jumat, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengaku Tak Tahu, Penyelundup Sabu ke Lapas Narkotika Pekanbaru Ternyata Mahasiswi Cantik 

    Mengaku Tak Tahu, Penyelundup Sabu ke Lapas Narkotika Pekanbaru Ternyata Mahasiswi Cantik 

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang mahasiswi cantik berinisial CK (19) tertangkap basah selundupkan sabu ke Lapas Narkotika Pekanbaru. Informasi dirangkum Kamis (27/02/25),  sabu tersebut disembunyikan dalam kemasan roti gabin yang dititipkan untuk seorang narapidana. Plt Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Agus Pritiatno mengungkapkan bahwa penyelundupan ini terdeteksi saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang titipan pengunjung. […]

  • GENG Motor Bacok Guru di Bundaran Tugu Songket Pekanbaru, Korban Terkapar

    GENG Motor Bacok Guru di Bundaran Tugu Songket Pekanbaru, Korban Terkapar

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang guru yang diketahui bernama Julpan (39) dianiaya hingga dibacok oleh sekelompok geng motor di Jalan SM Amin. Tepatnya di Bundaran Tugu Songket Pekanbaru, Ahad (03/09/23) dini hari. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, istri korban yang mengetahui kejadian tersebut juga telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. “Informasinya […]

  • Kurun 22 Hari, Polda Riau Tangkap 557 Tersangka Narkoba

    Kurun 22 Hari, Polda Riau Tangkap 557 Tersangka Narkoba

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kurun waktu 22 hari, Polda Riau dan Polres jajaran mengungkap 435 kasus narkoba dengan 557 tersangka. Sejumlah 487 orang ditahan, selebihnya masuk rehabilitasi. “Operasi Antik Lancang Kuning 2026 digelar selama 22 hari, dari tanggal 16 April hingga 7 Mei 2026,” ujar Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, saat ekspos di Mapolda Riau, […]

  • INFO BMKG : Gempa Terkini Guncang Bukittinggi Dua Kali, Ngarai Sianok Longsor

    INFO BMKG : Gempa Terkini Guncang Bukittinggi Dua Kali, Ngarai Sianok Longsor

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    BUKITTINGGI, detak24com – Info BMKG, gempa terkini dua kali mengguncang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat dalam waktu 10 menit, Sabtu (08/04/23). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi sekitar pukul 12:21:22 WIB dengan magnitudo (M) 4,5, berlokasi di 0,30 Lintang Selatan, 100,28 Bujur Timur. Sementara itu, gempa kedua terjadi pada pukul 12:32:13 WIB […]

  • Polisi Tangkap Penjual Kartu Perdana Teregistrasi di Pekanbaru, Ini Sebabnya!

    Polisi Tangkap Penjual Kartu Perdana Teregistrasi di Pekanbaru, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap FW, warga Jalan Sukajadi Pekanbaru dalam kasus penjualan kartu prabayar perdana teregistrasi. Kartu tersebut dijual ke konter handphone. Untuk melakukan registrasi kartu perdana itu, pelaku menggunakan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang lain yang didapatnya secara ilegal. “Pelaku ditangkap di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru,” ujar […]

  • Massa AMPUN Geruduk Kantor Satpol PP Pekanbaru: Bongkar Cafe Sevendoors!

    Massa AMPUN Geruduk Kantor Satpol PP Pekanbaru: Bongkar Cafe Sevendoors!

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Puluhan Aliansi Mahasiswa Penyelamat Uang Negara (AMPUN) Riau gelar demontrasi di Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru, Jumat (31/01/25). Massa meminta agar Cafe Sevendoors yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Ujung, Kecamatan Rumbai ditutup. Pasalnya, cafe tersebut diduga tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan melanggar Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012. Massa […]

expand_less