OMG! Gegara Ayam Berkokok, Sepasang Suami Istri Gugat Tetangga
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jerman, detak24.com – Sepasang suami istri tua di Jerman melaporkan tetangga mereka ke pengadilan. Gugatan itu lantaran seekor ayam jantan peliharaannya sangat aktif berkokok sekitar 200 kali sehari.
Hal ini membuat ia sulit dan mustahil untuk beristirahat, seperti dikutip dari laman Oddity Central, Jumat (19/8/2022).
Friedrich-Wilhelm yang berusia 76 tahun dan istrinya Jutta, pasangan dari Bad Salzuflen, di Jerman Barat, mengklaim bahwa mereka sudah lama tidak memiliki hari yang tenang di rumah, semua karena Magda, ayam tetangga mereka.
Ayam dalam negeri itu diduga mulai berkokok setiap hari sekitar pukul 8 pagi, dan tidak berhenti sampai matahari terbenam, ketika pemiliknya menguncinya dengan ayam mereka yang lain.
Setelah bertahun-tahun mencoba berunding dengan tetangga mereka tentang Magda, Friedrich dan Jutta membawa mereka ke pengadilan guna menyelesaikan masalah tersebut.
“Tetangga saya tidak melepaskan ayam jagonya dan kita harus hidup suara hewan itu, atau kita harus menang di pengadilan,” kata Friedrich-Wilhelm kepada wartawan. “Kami tidak dapat menggunakan taman dengan tenang dan kami tidak dapat membuka jendela. Suara itu tak tertahankan.”
Pengacara pasangan itu, Torsten Gieseke, berpendapat bahwa ayam jantan yang hiperaktif seperti Magda tidak boleh tinggal di dalam perumahan yang tenang, menambahkan bahwa tetangga lain terpaksa pindah dua tahun lalu karena ayam yang terus-menerus berkokok.
Rekam Suara Kokok Ayam Untuk Barang Bukti
Friedrich dan Jutta mulai merekam kokok harian Magda sebagai bukti di pengadilan, dan mengklaim bahwa tindakan hukum mereka adalah satu-satunya pilihan yang tersedia bagi, setelah gagal berunding dengan pemilik Magda.
Michael D., pemilik Magda, mengatakan kepada wartawan bahwa ayam jantan memainkan peran penting di antara kawanan ayamnya, karena ia menjaga ketertiban di antara burung-burung lainnya.
“Ayam-ayam itu membutuhkan ayam jantan, jika tidak mereka akan saling berkelahi,” katanya.
Seorang hakim Pengadilan Negeri Lemgo akan segera mengadili kasus Friedrich dan Jutta dan memutuskan nasib Magda ke depan.
Menariknya, ini bukan pertama kalinya kokok ayam memicu perselisihan hukum antara sesama manusia.
Kembali pada tahun 2019, Maurice si ayam jantan menjadi berita utama internasional setelah kokoknya memicu jalur hukum yang kontroversial antar tetangga Prancis.(ist)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












