Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » PDC Gelar Workshop ESG Integration in Construction, Langkah Awal Konstruksi Berkelanjutan Pertamina Grup

PDC Gelar Workshop ESG Integration in Construction, Langkah Awal Konstruksi Berkelanjutan Pertamina Grup

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DURI, detak24.com — PT Patra Drilling Contractor (PDC), berkolaborasi dengan induk usahanya PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dan holding PT Pertamina (Persero), menggelar workshop ESG Integration in Construction: Buiding Sustainable Infrastructure for Net Zero Future di Townhall, Ground Floor, PDC Tower, Jakarta pada Kamis, 31 Juli 2025.

Workshop terkait praktik Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama di proyek konstruksi, ini diikuti puluhan Perwira perwakilan tiap-tiap Subholding Pertamina, baik Upstream (Hulu), Gas, Komersial dan Perdagangan, Listrik dan Energi Terbarukan, Kilang dan Petrokimia, serta Pengapalan.

Direktur Utama PT Patra Drilling Contractor Faried Dozyn Iskandar mengatakan, sebagai pemimpin di sektor energi dan infrastruktur Indonesia, Pertamina dituntut untuk mempraktikkan prinsip-prinsip ESG, tidak hanya di bagian lingkungan tapi termasuk dalam proyek konstruksinya.

Untuk menjaga ketahanan energi, Faried mencontohkan, Pertamina membangun kilang minyak dan petrokimia. Begitu pula dalam upayanya mendukung transisi energi nasional, Pertamina tengah mempersiapkan pembangunan infrastruktur yang menjadi pilar dalam roadmap energi baru terbarukan.

“Dengan menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam konstruksi, Pertamina menunjukkan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” urai Faried.

Harapan Faried, workshop ESG terkait konstruksi tersebut bisa menjadi platform yang sangat baik bagi seluruh anak perusahaan Pertamina membangun kemitraan yang kuat dalam penerapan ESG yang terintegrasi guna mencapai tujuan bersama.

Senada dengan Faried, VP Sustainability Strategy Pertamina Holding, Suripno mengingatkan, pentingnya penerapan ESG karena bisa menjadi poin competitive advantage bagi keberlanjutan bisnis Pertamina.

Suripno menceritakan, di negara-negara maju, aspek sustainability telah lama menjadi selling point bagi perusahaan atau organisasi yang mengimplementasikannya.

“Jadi lebih dari dampak ESG terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi, pandangan orang itu sudah sampai ke aspek People, Planet, dan Profit. Pendekatannya sudah sampai ke bagaimana mengkapitalisasi aspek-aspek ESG,” jelasnya.

Dalam paparannya terkait Suistainable Construction Pathways: ESG Integration from Policy to Practice, Suripno mengatakan, di masa depan, penerapan ESG ini akan semakin menjadi persyaratan dan tuntutan bisnis perusahaan.

“Semua requirement-nya akan semakin ditanyakan, mulai dari sejak desain, konstruksi, sampai dengan operasional,” jelasnya.

Di aspek desain, ia mencontohkan, pertanyaan atau requirement kemungkinan akan mengacu salah satunya ke Life Cycle Analysis (LCA) dari masing-masing material. Sementara di tahap konstruksi dan operasional, pertanyaan bisa menyangkut tentang penerapan ESG oleh kontraktor atau mitra kerja yang turut dalam proyek.

Untuk itu, ia mengingatkan, pentingnya menerapkan sustainable atau green procurement kepada kontraktor dan mitra kerja sedari awal.

Di akhir pengantarnya, Suripno memperlihatkan beberapa proyek konstruksi Pertamina yang telah mengedepankan dan mempraktikkan aspek-aspek ESG. Ia meyakini, proyek-proyek ini bisa menjadi sesuatu yang bisa dielaborasi lebih jauh dan bertambah ke depannya.

“Baik infrastruktur yang sifatnya support maupun infrastruktur yang sifatnya berkaitan dengan migas, dari produksi sampai distribusi,” tutupnya.

Selain Suripno, di sesi diskusi terkait Suistainable Construction Pathways: ESG Integration from Policy to Practice tersebut, juga turut membawakan pengantarnya Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Boby Ali Azhari dan Ketua QHSE BUMN Konstruksi Subkhan.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Sabu dalam Bantal, Polisi Obrak Abrik Rumah Pengedar di Jalan Gunung Merbabu Bumi Ayu 

    Temukan Sabu dalam Bantal, Polisi Obrak Abrik Rumah Pengedar di Jalan Gunung Merbabu Bumi Ayu 

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi meringkus seorang pengedar di Jalan Gunung Merbabu, Bumi Ayu, Dumai. Bersama tersangka, diamankan barang bukti sabu sekitar 44,30 gram. Informasi dirangkum Jumat (27/03/26), tersangka berinisial Suw alias W alias Wek (42), sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ditangkap, Kamis (26/03/26) siang bolong. ​Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa […]

  • KORUPSI Pemilu, Empat Pejabat KPU Bengkalis Divonis 6 Tahun

    KORUPSI Pemilu, Empat Pejabat KPU Bengkalis Divonis 6 Tahun

    • calendar_month Selasa, 24 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Empat pejabat KPU Kabupaten Bengkalis terbukti melakukan korupsi Pemilu, perihal dana hibah Pilkada tahun 2020 sebesar Rp 4,5 miliar. Mereka dihukum 6 tahun penjara. Para terdakwa adalah Puji Hartono selaku Sekretaris KPU Bengkalis, Candra Gunawan selaku Bendahara Pengeluaran, Hendra Riandra selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Muhammad Soleh selaku Pejabat Penguji Tagihan […]

  • Hutan Bukit Tigapuluh Riau Dijarah Pembalak Liar, DLHK Tahan Alat Berat

    Hutan Bukit Tigapuluh Riau Dijarah Pembalak Liar, DLHK Tahan Alat Berat

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Inhu, detak24.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau  UPT PKH Indragiri bersama Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau mengamankan alat berat ekskavator merk Hitachi. Alat itu digunakan untuk merambah hutan TNBT.  Namun, petugas baru sebatas menangkap operator dan pekerja alat berat di lokasi. Sedangkan pemilik modal sebagai otak […]

  • Kemendikbud Hapus Jurusan di Jenjang SMA, Ini Sebabnya!

    Kemendikbud Hapus Jurusan di Jenjang SMA, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Kemendikbud Ristek resmi menghapus jurusan di tingkat SMA. Ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Kepala Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menerangkan, peniadaan jurusan di SMA sudah diterapkan secara bertahap sejak 2021. “Pada tahun ajaran 2022, sekitar 50 persen satuan pendidikan telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Pada […]

  • SATLANTAS Polresta Pekanbaru Amankan 58 Motor Pebalap Liar, Patroli Malam Minggu

    SATLANTAS Polresta Pekanbaru Amankan 58 Motor Pebalap Liar, Patroli Malam Minggu

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Satlantas Polresta Pekanbaru amankan 58 motor pebalap liar dalam serangkaian patroli malam minggu, Sabtu (04/02/23) malam. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Dr Pria Budi, melalui Kasat Lantas, Kompol Birgitta Atvina, mengatakan sebanyak 58 untuk sepeda motor yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat. “Sebanyak 58 unit sepeda motor tersebut saat ini sudah diamankan […]

  • BREAKING News : Viral Pekanbaru, Mayat Bayi di Bawah Jembatan Tuanku Tambusai Gegerkan Warga

    BREAKING News : Viral Pekanbaru, Mayat Bayi di Bawah Jembatan Tuanku Tambusai Gegerkan Warga

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Penemuan mayat bayi di bawah jembatan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru gegerkan warga, Kamis (27/07/23). Jasad bayi malang itu ditemukan di Jalan Tuanku Tambusai. Tepatnya di bawah jembatan, tak jauh dari Rumah Sakit Prima Pekanbaru. Jasad bayi itu tampak tergeletak di tengah aliran air yang mendangkal. Sehelai daun pisang sengaja ditutupkan di atas […]

expand_less