KUALITAS Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Sekda: Pakai Masker dan Hindari Aktivitas Luar Rumah!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Kualitas udara di Kota Pekanbaru sudah masuk kategori tidak sehat. Kabut asap mulai menyelimuti Kota Pekanbaru sejak Sabtu (30/09/23) pagi kemarin hingga Ahad (01/10/23).
Terkait hal itu, Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengimbau masyarakat dapat menghindari aktivitas di luar rumah dan juga menggunakan masker.
“Yang jelas kalau dari kasat mata sih ada kelihatan asap. Nah, imbauan kita kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar rumah. Kemudian juga lebih baik menggunakan masker agar terhindar dari ISPA dan lain-lain,” ujar Indra Pomi, Minggu (1/10/2023).
Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak membakar sembarangan. Seperti membakar di lahan pertanian, perkebunan maupun pekarangan. “Kami imbau jangan sampai dilakukan pembakaran seperti itu. Meskipun kita tau potensi kebakaran di kota Pekanbaru ini kecil dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada,” katanya.
Dinukil dari halloriau, ia juga berharap agar tidak tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di kabupaten/kota di Riau. “Mudah-mudahan juga kawan-kawan kabupaten/kota menjaga ini, jangan sampai terjadi kebakaran lahan dan hutan di wilayah masing-masing,” harapnya.
Dari data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru kualitas udara di Kota Pekanbaru terpantau tidak sehat. Hal Itu terpantau melalui pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar Beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meteIk (µm/m3).
Dimana, particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer). Dari data tesebut menunjukkan bahwa sejak pukul 00.00 WIB Minggu (1/10/2023) dini hari, konsentrasi partikulat PM2.5 di Pekanbaru berada di angka 84.20 Ugram/m3 atau masuk kategori tidak sehat.
Bahkan pada pukul 08.00 WIB konsentrasi partikulat PM2.5 naik menjadi 115.80 Ugram/m3. Kemudian mulai turun di pukul 18.00 WIB menjadi 58.50 Ugram/m3. ***
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar