Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » ANCAM Majikan Pakai Parang, Buruh Bangunan di Pekanbaru Diseret ke Penjara

ANCAM Majikan Pakai Parang, Buruh Bangunan di Pekanbaru Diseret ke Penjara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Buruh bangunan berinisial SH (33) di Pekanbaru terpaksa diinapkan dalam penjara, gegara mengancam majikannya.

Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Iptu Dodi Vivino, Kamis (30/11/23) menjelaskan, buruh bangunan itu mengancam korban lantaran sisa upah belum dibayarkan.

“Aksi pengancaman tersebut terjadi di toko korban di Jalan Sepakat, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Ahad 26 November 2023,” ujar Dodi.

Dijelaskannya, peristiwa pengancaman tersebut berawal pada Senin 20 November 2023, korban mendapat proyek pembuatan kanopi, lalu korban menyuruh saksi AL mengerjakan pekerjaan tersebut dengan upah sebesar Rp 1.225.000. Saat itu AL mengajak pelaku membantu pekerjaan tersebut tanpa sepengetahuan korban.

“Lima hari kemudian pekerjaan tersebut selesai dikerjakan dengan sisa pembayaran sebesar Rp 425 ribu,” kata Dodi, Kamis (30/11/23).

Keesokan harinya, buruh bangunan itu datang ke toko korban menagih sisa uang pembayaran tersebut. Namun, korban mengatakan uangnya belum dibayarkan oleh pelanggan, mendengar hal tersebut pelaku pun pulang.

“Kemudian keesokan harinya pelaku kembali datang bersama saksi AL ke toko korban menagih sisa upah mereka sambil memukul meja kerja korban. Melihat hal tersebut korban pun mencoba menghubungi pelanggan dan meminta pelunasan upah pemasangan kanopi tersebut,” ungkapnya.

Saat korban sedang asik menelpon, pelaku tiba-tiba mengambil parang yang ada di sepeda motornya, lalu mengejar korban sambil mengancam akan membacok korban apabila sisa upahnya tidak dibayarkan pada hari itu juga.

“Melihat hal tersebut korban pun mengambil sebatang besi sepanjang untuk melindungi diri. Pekerja korban bernama Nasrul bersama saksi AL melihat hal itu pun langsung meringkus pelaku dan merampas parang dari tangan pelaku,” ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku, korban langsung menghubungi Polsek Tenayan Raya Raya. “Usai menerima laporan korban, Kanit Reskrim, Iptu Dodi Vivino bersama Tim Opsnal menuju ke TKP dan mengamankan pelaku,” pungkasnya.

Saat diinterogasi, lanjut Kapolsek, pelaku mengaku nekat melakukan pengancaman tersebut lantaran butuh uang untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit.

“Motif pelaku nekat melakukan pengancaman tersebut lantaran butuh uang untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit. Namun, korban tidak kunjung membayarkan sisa upahnya tersebut, akibatnya pelaku gelap mata,” imbuhnya

Saat ini, pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tenayan Raya guna menjalani proses hukum selanjutnya.

“Namun, proses hukumnya sudah kami hentikan melalui mekanisme Restorative Justice. Korban dan pelaku sepakat berdamai Selasa (28/11/23) siang sekitar pukul 15.00 WIB, dan perkara diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” pungkasnya dikutip dari CAKAPLAH. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMA Tembak 21 Orang hingga Tewas, 19 Murid SD

    Siswa SMA Tembak 21 Orang hingga Tewas, 19 Murid SD

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Texas, detak24..com  — Insiden penembakan di sekolah dasar Robb di Uvalde, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (24/5) siang waktu setempat menewaskan 19  murid SD serta  dua orang dewasa. Penembakan massal itu merupakan salah satu peristiwa paling tragis di negara Paman Sam dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya, penembakan dengan jumlah korban tewas terbanyak terjadi pada 14 Desember […]

  • GEGER! Nelayan Pelalawan Temukan Mayat Mengapung, Tangan Terikat ke Belakang

    GEGER! Nelayan Pelalawan Temukan Mayat Mengapung, Tangan Terikat ke Belakang

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Warga Pelalawan dihebohkan dengan penemuan mayat dengan kondisi tangan terikat di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kamis (22/12/22) pagi.       Menurut seorang warga, kondisi mayat saat ditemukan dengan posisi tertelungkup di bawah ranting pohon dengan tangan terikat ke belakang. Menggunakan baju kaos belang hitam putih dan memakai celana jeans. Diduga mayat […]

  • Libur Imlek di Pekanbaru Diguyur Hujan Deras, Arus Lalulintas Padat

    Libur Imlek di Pekanbaru Diguyur Hujan Deras, Arus Lalulintas Padat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Libur cuti bersama Tahun Baru Imlek disertai hujan yang mengguyur sejak pagi hari, membuat sejumlah ruas jalan di Pekanbaru dipadati kendaraan, Senin (16/02/26) petang. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di beberapa titik mengalami kemacetan. Pantauan wartawan di Jalan Tuanku Tambusai, kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Pasar Buah Nangka menuju pusat […]

  • LANTAI Lapak Pedagang di Sungai Juling Meranti Ambruk, Begini Kronologinya?

    LANTAI Lapak Pedagang di Sungai Juling Meranti Ambruk, Begini Kronologinya?

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Meranti, detak24com – Pelantar yang berada di Sungai Juling, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi ambruk, Selasa (3/10/2023) malam. Pantauan wartawan, luas lantai pelantar yang ambruk tempat berjualan itu sekitar 3×5 meter. Untuk sementara tidak bisa ditempati pedagang. Saat pelantar yang berdiri di atas pantai dan dibuat dengan semen cor itu roboh, tidak banyak orang yang […]

  • Suami Kena OTT KPK, Istri Bupati Ponorogo Ajukan Gugat Cerai 

    Suami Kena OTT KPK, Istri Bupati Ponorogo Ajukan Gugat Cerai 

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PONOROGO, detak24com – Kasus OTT KPK di Ponorogo menyeret nama Bupati Sugiri Sancoko bersama Direktur RSUD setempat, dr Yunus Mahatma bercampur drama pribadi yang melibatkan nama Indah Bekti Pertiwi (IBP). Indah yang diketahui adalah ‘teman dekat’ Yunus Mahatma sekaligus saksi kunci KPK dalam kasus suap tersebut, kini terungkap tengah menggugat cerai suaminya, Priyo Utomo bin […]

  • BARCODE BBM Disalahgunakan Petugas SPBU Tolak Konsumen, Begini Solusinya!

    BARCODE BBM Disalahgunakan Petugas SPBU Tolak Konsumen, Begini Solusinya!

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Pemerintah melalui Pertamina menerapkan aturan pembelian bahan bakar subsidi di SPBU menggunakan barcode BBM. Hal ini bertujuan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Sayangnya, barcode ini rawan disalahgunakan oknum. Sering kejadian kuota pembelian penuh dan petugas SPBU menolak, padahal belum pernah mengisi sekalipun. Agar barcode BBM aman serta tak disalahgunakan, baca artikel ini […]

expand_less