Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » RAMAI-RAMAI Diprotes, Simak Isi Lengkap Perppu UU Cipta Kerja 

RAMAI-RAMAI Diprotes, Simak Isi Lengkap Perppu UU Cipta Kerja 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) UU Cipta Kerja pada 30 Desember 2022 lalu

Menanggapi hal ini, Presiden Partai Buruh/Ketua Serikat Buruh Said Iqbal menyatakan Partai Buruh, KSPI, dan organisasi serikat buruh lainnya menolak isi Perppu Nomor 2 tahun 2022. Hal ini karena isi dari Perppu UU Cipta Kerja dianggap merugikan buruh.

“Partai Buruh, KSPI, dan organisasi serikat buruh, serikat petani, menolak atau tidak setuju dengan isi Perppu nomor 2 tahun 2022 tentang omnibus law undang-undang cipta kerja. Tapi terhadap pilihan pembahasan hukumnya, Partai Buruh dan organisasi serikat buruh bersepakat memilih Perppu, bukan dibahas di pansus badan legislasi DPR RI,” ucap Said Iqbal dalam konferensi pers, dikutip Senin (02/01/23).

Ada beberapa hal yang diprotes oleh pihak buruh, salah satunya mengenai skema penetapan upah minimum. Pada pasal 88C ayat 1 disebutkan bahwa gubernur yang wajib menetapkan upah minimum provinsi. Gubernur juga dapat menetapkan upah minimum kabupaten/kota.

“Penetapan upah minimum kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dalam hal hasil penghitungan Upah minimum kabupaten/kota lebih tinggi dari Upah minimum provinsi,” bunyi pasal 88C ayat 3, dikutip Senin (02/01/23).

Pada ayat 4 dan 5 disebutkan bahwa upah minum tersebut ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan yang datanya bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik.

“Dalam hal kabupaten/kota belum memiliki Upah minimum dan akan menetapkan Upah minimum, penetapan Upah minimum harus memenuhi syarat tertentu,” bunyi ayat 6.

Untuk ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penetapan upah minimum akan diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Lalu di pasal 88D dijelaskan bahwa upah minimum akan dihitung dengan menggunakan formula yang mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Ketentuan lebih lanjut mengenai formula penghitungan Upah minimum diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Menariknya dalam Pasal 88F disebutkan bahwa dalam keadaan tertentu pemerintah dapat menetapkan formula penghitungan Upah minimum yang berbeda dengan formula penghitungan Upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88D ayat (2).=

Pekerja Kontrak

Omnibus Law UU Cipta Kerja menimbulkan sederet kontroversi, salah satunya terkait perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak. Kini dalam Perppu Cipta Kerja hal itu juga kembali dituangkan.

Ketentuan terkait PKWT atau pekerja kontrak sendiri salah satunya tertuang pada Pasal 59 yang telah diubah. Dalam ayat 1 disebutkan bahwa PKWT hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu.

Pekerjaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
a. pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
b. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama;
c. pekerjaan yang bersifat musiman;
d. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan; atau
e. pekerjaan yang jenis dan sifat atau kegiatannya bersifat tidak tetap.

Di ayat 2 disebutkan bahwa PKWT tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap. Ketentuan lebih lanjut mengenai jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaan, jangka waktu, dan batas waktu PKWT diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Dalam Perppu Cipta Kerja juga mengubah Pasal 61. Misalnya di ayat 1 disebutkan bahwa perjanjian Kerja berakhir apabila:
a. Pekerja/Buruh meninggal dunia;
b. Berakhirnya jangka waktu Perjanjian Kerja
c. Selesainya suatu pekerjaan tertentu;
d. Adanya putusan pengadilan dan/atau putusan lembaga penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; atau
e. Adanya keadaan atau kejadian tertentu yang dicantumkan dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama yang dapat menyebabkan berakhirnya Hubungan Kerja.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Diperkosa di Pinggir Jalan, Cewek Mi Chat Dibuang ke Parit Tanpa Busana 

    Usai Diperkosa di Pinggir Jalan, Cewek Mi Chat Dibuang ke Parit Tanpa Busana 

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Apes betul nasib cewek Mi Chat satu ini. Berharap dapat duit dari pembokingnya, malahan ia diperkosa di tepi jalan.  Tidak itu saja, lonte milenial satu ini dibuang ke parit dalam keadaan bugil. Sepeda motor dan hp miliknya dilarikan pelaku.  Yakni, RH inisial cewek Mi Chat tersebut. Sedangkan pelaku berinisial S. Kejadiannya di […]

  • VIRAL Tembilahan : Gegara Layangan Listrik Padam 4 Jam, Begini Kejadiannya!

    VIRAL Tembilahan : Gegara Layangan Listrik Padam 4 Jam, Begini Kejadiannya!

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com – Berita viral Tembilahan Inhil terbaru, menyajikan peristiwa matinya listrik PLN selama empat jam akibat layangan di kota tersebut. Pada sejumlah lokasi pemukiman padat penduduk di Kota Tembilahan Inhil mengalami listrik mati dari pukul 17.00 petang hingga pukul 21.00 WIB malam, Selasa (29/08/23) Pihak PLN ULP Tembilahan dalam keterangannya menyampaikan terjadinya padam listrik […]

  • Pekanbaru Diterjang Banjir, Warga Terpaksa Bersampan di Jalan 

    Pekanbaru Diterjang Banjir, Warga Terpaksa Bersampan di Jalan 

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Banjir hebat setinggi pinggang orang dewasa terjang Pekanbaru. Warga terpaksa naik sampan, karena jalan tak bisa dilewati kendaraan. Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru, Kamis (27/02/25) menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir. Salah satu wilayah yang terdampak adalah perumahan di Jalan Athaya Sakuntala, Gang Kencana, RT 4 RW 15, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan […]

  • Kena OTT KPK, Pj Wako Pekanbaru Diangkut Bersama Duit Rp 1 M ke Jakarta 

    Kena OTT KPK, Pj Wako Pekanbaru Diangkut Bersama Duit Rp 1 M ke Jakarta 

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pj Wako Pekanbaru Risnandar Mahiwa dibawa ke Jakarta setelah diperiksa sekitar 15 jam di Mapolresta Pekanbaru. Bersamanya disita uang Rp 1 miliar hasil OTT. Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Pekanbaru, Senin  (02/12/24). Ada delapan orang yang terjaring dalam operasi KPK tersebut. Salahsatunya adalah Pj Walikota Risnandar. Selain itu […]

  • Tekong Ditangkap, Polisi Gagalkan Pengiriman TKI dari Rohil ke Malaysia

    Tekong Ditangkap, Polisi Gagalkan Pengiriman TKI dari Rohil ke Malaysia

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polsek Kubu Rohil ungkap kasus perdagangan orang dan pemberangkatan pekerja migran ilegal. Tiga orang diamankan berinisial Fa (49), Wa (35) dan Ha (41). Kapolsek Kubu, Iptu Kodam Firman Sidabutar mengatakan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di Jalan SK1 Sungai Agas, Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir, Kubu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). […]

  • PEMILIK KABUR, Polisi Kuansing Bakar PETI – Razia Diduga Bocor

    PEMILIK KABUR, Polisi Kuansing Bakar PETI – Razia Diduga Bocor

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KUANSING, detak24.com – Polres Kuantan Singingi Kuansing menertibkan usaha penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing. Dikutip Kamis, (01/12/22) operasi tersebut digelar, Rabu (30/11/22). Dua unit rakit PETI dibakar dan dimusnahkan jajaran Polsek Kuantan Tengah dan Satreskrim Polres Kuansing. Namun aparat tidak menjumpai siapapun di lokasi usaha. Diduga, […]

expand_less