Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » KPK Geledah Dinas BPKAD Riau, Kasus OTT Gubri Wahid 

KPK Geledah Dinas BPKAD Riau, Kasus OTT Gubri Wahid 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Rabu (12/11/25).

Penggeledahan dilakukan dalam rangka pengembangan kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Riau Abdul Wahid dan dua orang lainnya yakni Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur M Dani Nursalam, yang sebelumnya diamankan dalam operasi tangkap tangan anti rasuah itu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak kendaraan yang digunakan tim penyidik KPK terparkir tidak beraturan. Hal ini karena sempitnya lahan parkir kantor BPKAD Riau.

Tim KPK diperkirakan datang ke Kantor BPKAD Riau di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru sejak pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Kantor BPKAD Riau berada tepat di belakang Kantor Gubernur Riau.

Seperti dikutip dari cakaplah, biasa proses penggeledahan di kawal personel Brimob Polda Riau. Namun petugas berjaga di pintu masuk kantor BPKAD Riau. Sedangkan pagar kantor dibuka seperti biasa.

Terlihat suasana kantor BPKAD Riau berjalan seperti biasa. Sekilas dari luar kantor tidak ada tanda-tanda adanya penggeledahan. Pasalnya, pegawai menjalankan aktivitasnya masing-masing.

Hingga berita ini ditayangkan, tim penyidik KPK masih berada di dalam kantor BPKAD Riau melakukan penggeledahan.

Sebelumnya juga Tim KPK melakukan kegiatan yang sama di Kantor Dinas PUPR-PKPP Riau, proses penggeledahan berlangsung lama lebih dari enam jam. Kemudian penggeledahan dijaga ketat personel.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam. Ketiganya diduga terlibat dalam praktik pemerasan dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemprov Riau.

“Atas ketiganya dilakukan penahanan selama 20 hari pertama hingga 23 November 2025 mendatang.
Terhadap Abdul Wahid ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK. Sementara, dua lainnya di Rutan Gedung Merah Putih,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, belum lama ini. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TIGA Kurir Sabu 30 Kilogram Jaringan Internasional Lolos dari Hukuman Mati

    TIGA Kurir Sabu 30 Kilogram Jaringan Internasional Lolos dari Hukuman Mati

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Tiga kurir sabu jaringan internasional, Herman Tino (27) narapidana Lapas Sialang Bungkuk Pekanbaru, Muhammad Hatta (30) nelayan dan Herwan (45) petani (keduanya tinggal di Desa Api-api Bengkalis) lolos dari hukuman mati. Terdakwa diringkus Tim Polres Bengkalis, Selasa (15/11/22) silam ini, divonis majelis hakim PN Bengkalis dengan hukuman berbeda-beda.Herman Tino dihukum seumur hidup, […]

  • TERJEBAK Lubang, Seekor Bayi Tapir Ditemukan di Kuantan Hilir

    TERJEBAK Lubang, Seekor Bayi Tapir Ditemukan di Kuantan Hilir

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    KUANSING, detak24com – Seekor bayi tapir (Tapirus Indicus) yang masuk lubang, berhasil dievakuasi warga di Desa Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kuansing.. Satwa dilindungi ini populasinya makin sedikit di Riau.  “Anak tapir ini ditemukan oleh warga didalam sebuah lubang. Diduga Anak Tapir tersebut ditinggal oleh induknya,” kata Kepala Bidang Wilayah 1 BBKSDA Riau, Andri Hansen […]

  • GEGER! Pengusaha Laundry Tewas Gantung Diri di Bumiayu Dumai, Diduga Putus Cinta

    GEGER! Pengusaha Laundry Tewas Gantung Diri di Bumiayu Dumai, Diduga Putus Cinta

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pengusaha laundry ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya Jalan Selamat GG Kerinci, Bumiayu, Dumai, Kamis (25/05/23). Tewasnya pengusaha laundry yang masih remaja tersebut dengan gantung diri, diduga akibat putus cinta. Menurut warga sekitar, dilansir dari Redlinews, aktivitas sehari-hari korban membuka usaha laundry bersama adiknya. Saat korban ditemukan gantung diri, adiknya tidak […]

  • TUNTUTAN Ferdy Sambo Menyusul, Kuat dan Ricky Dituntut 8 Tahun Penjara

    TUNTUTAN Ferdy Sambo Menyusul, Kuat dan Ricky Dituntut 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Dua terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J, Kuat Ma’uf dan Ricky Rizal dituntut masing-masing 8 tahun. Sedangkan, sidang tuntutan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar dalam pekan ini. Kuat Ma’uf dan Ricky Rizal menjalani sidang tuntutan dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua, Senin, 16 Januari 2023, di Pengadilan […]

  • Aneh! Lurah dan Honorer Dewan Karaokean Pakai Seragam SMA

    Aneh! Lurah dan Honorer Dewan Karaokean Pakai Seragam SMA

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    WARGANET dan msyarakat dibuat heboh oleh video viral pria dan wanita karaokean dengan seragam SMA dan Pramuka. Dikutip Selasa, (13/09/22), sejumlah caption terkait viralnya video ini juga disebutkan bahwa diduga mereka adalah para Tenaga Kontrak Kerja (TKK) DPRD Kota Bekasi dan Lurah serta pihak lainnya. “Dari rekaman tersebut ada beberapa TKK DPRD Kota Bekasi dan Lurah […]

  • Beredar Grafik Konsorsium 303 Seret Nama Irjen Sambo, Polri Diminta Tindak Tegas

    Beredar Grafik Konsorsium 303 Seret Nama Irjen Sambo, Polri Diminta Tindak Tegas

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Jakarta, detak24.com –  Belakangan ini publik dihebohkan dengan ramainya beredar grafik konsorsium 303 milik mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai kaisar atau pemimpinnya. Tanggapan beragam pun disampaikan berbagai pihak. Termasuk salah satunya dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Menurut Bendahara Umum PB HMI Abdul Rabbi Syahrir, beredarnya grafik konsorsium 303 itu bisa menjelekkan institusi Polri dan bisa menurunkan […]

expand_less