Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » KORUPSI BTS Kominfo, Komisi I DPR Terima Rp 70 M, BPK Rp 40 Miliar, Hakim: Cari Sadikin!

KORUPSI BTS Kominfo, Komisi I DPR Terima Rp 70 M, BPK Rp 40 Miliar, Hakim: Cari Sadikin!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Sejumlah institusi keciprat duit korupsi proyek tower BTS BAKTI Kominfo. Yakni, Komisi I DPR dan BPK disebut menerima saweran uang suap terkait kasus korupsi. Ada bukti rekaman CCTV penyerahan uang ke Komisi I DPR dan BPK.

Dalam persidangan kasus korupsi tower BTS ini di pengadilan, sempat terungkap lokasi penyerahan uang kepada perantara Komisi I DPR dan BPK.

Komisi I Rp 70 Miliar

Uang kepada Komisi I DPR diduga diserahkan di sebuah rumah di Gandul dan Hotel Aston Sentul kepada sosok perantara bernama Nistra Yohan.

“Serahkan di mana?” tanya Hakim Ketua, Fahzal Hendri dalam persidangan Selasa (26/9/2023). “Yang pertama di rumah di Gandul, yang kedua diserahkan di hotel Aston di Sentul,” ujar Windi Purnama, kurir yang mengantarkan uang tersebut.

Dikutip detak24com dari Tribunnews, Sabtu (30/09/23), kawan eks Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif yang bernama Irwan Hermawan membongkar pihak-pihak penerima uang haram terkait proyek pengadaan tower BTS BAKTI Kominfo.

Pihak-pihak penerima diungkap Irwan dalam sidang lanjutan perkara korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Selasa (26/9/2023). Satu di antara pihak-pihak yang dimaksud ialah Komisi I DPR. Uang itu diantarkan ke oknum Komisi I DPR melalui sosok kurir bernama Nistra Yohan atas arahan eks Dirut BAKTI Kominfo, Anang Achmad Latif.

Sosok Nistra Yohan sendiri hingga kini masih menjadi misteri rimbanya. Ia diketahui merupakan staf dari anggota Komisi I DPR RI. Namun tak disebutkan siapa sosok oknum anggota dewan di balik penerimaan uang haram ini.

“Belakangan saya tau dari pengacara saya, bahwa beliau orang politik, staf dari anggota DPR, staf dari salah satu anggota DPR,” ujar Irwan Hermawan dalam persidangan lanjutkan kasus korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (26/9/2023).

Total yang diserahkan kepada Nistra Yohan mencapai Rp 70 miliar. Uang Rp 70 miliar itu diserahkan untuk Komisi I DPR sebanyak dua kali. “Berapa diserahkan ke dia?” tanya Hakim Ketua, Fahzal Hendri kepada Irwan Hermawan. “Saya menyerahkan dua kali, Yang Mulia. Totalnya 70 miliar,” kata Irwan.

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPDATE Gempa Turki – Suriah, Korban Tewas Capai 41 Ribu Orang

    UPDATE Gempa Turki – Suriah, Korban Tewas Capai 41 Ribu Orang

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    ANKARA, detak24.com – Korban tewas akibat gempa bumi Turki dan Suriah mencapai 41.000 orang per Jumat (17/02/23). Angka tersebut membuat gempa bumi Turki berkekuatan 7,7 SR itu berada di peringkat 10 gempa paling mematikan di dunia dalam 100 tahun terakhir. Para penyelamat dari berbagai negara terus berkejaran dengan waktu untuk menyelamatkan korban gempa dahsyat tersebut. […]

  • Setiap Bulan, Riau Butuh 2.000 Dosis Vaksin Meningitis

    Setiap Bulan, Riau Butuh 2.000 Dosis Vaksin Meningitis

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dinkes sebut setiap bulan Riau butuh 2.000 dosis vaksin meningitis. Vaksin tersebut bagian syarat untuk Ibadah Haji dan Umrohm Kepala Dinkes Provinsi Riau, Zainal Arifin mengatakan, bahwa tingginya permintaan dan kebutuhan vaksin meningitis ini diperkirakan karena tingginya minat masyarakat untuk ibadah umrah. “Sebulan itu (kebutuhan) bisa sampai dua ribu dosis,” kata Zainal, […]

  • APES! Warga Pekanbaru Jual Motor Curian ke Polisi

    APES! Warga Pekanbaru Jual Motor Curian ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua pelaku curanmor terciduk usai jual motor curian ke polisi. Kedua tersangka berinisial B dan A terpaksa merayakan tahun baru di balik jeruji besi. Keduanya ditangkap usai seorang polisi menyamar sebagai pembeli motor curian. Mereka ditangkap atas dugaan pencurian sepeda motor dengan dua kasus berbeda. Kapolsek Sukajadi Kompol Jorminal Sitanggang menjelaskan, penangkapan […]

  • Baliho Kaesang lolos penertiban APS Bawaslu. F : IST

    BALIHO Kaesang Lolos Pembersihan, Tanya Kenapa?

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KLATEN, detak24com – Bawaslu secara serentak membersihkan APS para caleg hingga capres. Di Klaten, baliho Kaesang lolos pembersihan. Pemkab Klaten bersama Satpol PP dan kepolisian melakukan penertiban alat peraga sosialisasi (APS) Pemilu 2024. Baliho Kaesang lolos pembersihan bersama sejumlah baliho lainnya, Jumat (17/11/23). Pantauan detikJateng, pembersihan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB. Pembersihan […]

  • Kejari Pringsewu Lampung Bentuk Timsus Berantas Mafia Tanah

    Kejari Pringsewu Lampung Bentuk Timsus Berantas Mafia Tanah

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    LAMPUNG (DETAK24.COM) – Guna mengatasi konflik agraria yang selama ini sangat meresahkan masyarakat khususnya petani kecil, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu Lampung membentuk tim khusus (Timsus) Berantas Mafia Tanah. Menurut Kajari Lampung Ade Indrawan SH MH dalam pers rilis yang diterma redaksi www.detak24.com, Jumat (21/01/22), pembentukan Timsus Berantas Mafia Tanah tersebut sebagai wujud keseriusan pihak kejaksaan […]

  • Geng Motor Pekanbaru Membahayakan, Warga Diminta Tak Keluar Malam

    Geng Motor Pekanbaru Membahayakan, Warga Diminta Tak Keluar Malam

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Masyarakat Pekanbaru kembali dihebohkan dengan aksi geng motor. Mereka tak segan-segan menganiaya warga. Hal ini membuat khawatir dan was-was jika bepergian, khususnya di malam hari. Menanggapi hal ini, Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan hati-hati, terlebih di malam hari. “Jika sudah larut malam sebaiknya di rumah saja,” […]

expand_less