Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » KKP Tangkap Tiga Kapal Pengeruk Pasir di Pulau Rupat

KKP Tangkap Tiga Kapal Pengeruk Pasir di Pulau Rupat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menghentikan aksi 3 unit kapal yang diduga melakukan eksploitasi pasir laut tanpa izin di Perairan Pulau Rupat, Bengkalis, Riau. Ketiga kapal tersebut terdiri dari 2 (dua) unit kapal pengangkut pasir laut dan 1 (satu) kapal hisap pasir.

“Hasil pemeriksaan di lapangan oleh KP HIU 01, kapal-kapal tersebut diduga melakukan eksploitasi pasir laut pada area perairan Pulau Rupat yang merupakan salah satu dari Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) Kawasan Strategi Nasional Tertentu (KSNT),” kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksda TNI Dr Adin Nurawaluddin, M Han, Senin (25/09/23).

Sebelumnya, masyarakat nelayan Pulau Rupat sempat melakukan aksi agar pemerintah dapat mencabut Izin Usaha Pertambangan yang diberikan di Perairan Pulau Rupat karena telah menyebabkan kerusakan lingkungan.

Menindaklanjuti aksi tersebut, KKP langsung bertindak tegas dengan menghentikan seluruh kegiatan penambangan pasir di Perairan Pulau Rupat sesuai PP No. 62 Tahun 2010 tentang Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar dan Keppres No. 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar.

KKP menegaskan, bahwa pemanfaatan Pulau Rupat hanya diperbolehkan untuk kepentingan pertahanan, konservasi dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, apabila kembali ditemukan aktivitas eksploitasi pasir laut di Perairan Pulau Rupat, KKP tidak segan akan menindak tegas para pelaku.

Ketiga kapal yang diduga melakukan eksploitasi pasir laut di antaranya KM Arfan II (23 GT) dan KM Terubuk (34 GT) yang merupakan kapal pengangkut pasir dan KM Pengisap Pasir (4 GT) selaku kapal penghisap pasir.

Masing-masing kapal diawaki oleh 3 (tiga) orang ABK. KKP menemukan terdapat kurang lebih 30 ton pasir laut di KM. ARFAN II dan 4 ton pasir laut di KM Terubuk sebagai barang bukti. Karena itu, KP HIU 01 langsung melakukan penghentian terhadap ketiga kapal dan dikawal ke Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dumai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) juga memasang Polsus Line dan tanda segel paksaan pemerintah penghentian aktivitas pada kapal isap pasir dan kapal angkut. Hal ini sebagai tanda bahwa kapal-kapal tersebut tidak diperkenankan beroperasi selama proses hukum berlangsung.

Lebih lanjut, setibanya kapal di Pelabuhan TPI Dumai, Polsus PWP3K Stasiun PSDKP Belawan akan segera memanggil pemilik kapal untuk dapat dimintai keterangan (BAP). KKP juga akan memeriksa seluruh awak kapal dan penanggung jawab kegiatan eksploitasi pasir laut di Perairan Pulau Rupat.

“Proses hukum akan dilakukan oleh Polsus PWP3K berserta para ahli untuk menghitung berapa nilai kerusakan yang telah ditimbulkan atas tindakan yang dilakukan. Tentu saja KKP akan mengenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku supaya memberikan efek jera,” ucap Adin.

“Pada saat diperiksa petugas, ketiga kapal rupanya tidak dilengkapi dengan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaaatan Ruang Laut (PKKPRL) dan izin pemanfaatan pasir laut,” terang Adin.

“Pada saat diperiksa petugas, ketiga kapal rupanya tidak dilengkapi dengan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaaatan Ruang Laut (PKKPRL) dan izin pemanfaatan pasir laut,” terang Adin.

Sikap tegas ini merupakan wujud keseriusan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi Laut.

Menteri Trenggono menyatakan bahwa pengelolaaan sedimentasi usai terbitnya PP Nomor 26 Tahun 2023 adalah bertujuan melindungi ekologi untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil. (riauterkini)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tri Suaka Batal Tampil di HUT Sragen, Digantikan Kangen Band

    Tri Suaka Batal Tampil di HUT Sragen, Digantikan Kangen Band

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    DAMPAK video parodinya yang menghina Andika Mahessa, Tri Suaka yang dijadwalkan menjadi pengisi acara puncak HUT ke-276 Kabupaten Sragen pada Mei mendatang, terancam batal. Kemungkinan panitia akan menggantikan dengan Kangen Band. Dilansir detikJateng, Selasa (26/04/22), Tri Suaka tengah menjadi buah bibir usai parodinya yang dinilai mengolok-olok Andika Kangen Band hingga menuai hujatan dari masyarakat luas. […]

  • OKNUM Bhabinkamtibmas Rohil Pemilik Kencing BBM Dijebloskan ke Penjara Khusus

    OKNUM Bhabinkamtibmas Rohil Pemilik Kencing BBM Dijebloskan ke Penjara Khusus

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    ROHIL, detak24com – Sipropam Polres Rokan Hilir akhirnya menempatkan oknum Bhabinkamtibmas Aipda RM ke penjara khusus usai diperiksa kedapatan memiliki usaha kencing BBM di samping rumahnya. Penjelasan ini disampaikan Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, SH SIK MSI Sabtu (22/07/23) melalui Kasi Humas AKP Juliandi, SH yang mengatakan, bahwa penempatan khusus yang bersangkutan diputuskan setelah ia […]

  • Hakim PN Pekanbaru Vonis Mati Tiga Terdakwa Kepemilikan 9 Kg Sabu

    Hakim PN Pekanbaru Vonis Mati Tiga Terdakwa Kepemilikan 9 Kg Sabu

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menghukum mati tiga terdakwa kepemilikan 9 kilogram sabu. Mereka adalah Ridho Yudiantara, Satria Aji Andika dan Ambo Alla. Hukuman dibacakan ketua majelis hakim Dahlan, Kamis (10/3/2022). Ketiga terdakwa bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun […]

  • KASUS Bayi Tertukar di Bogor, Polisi Segera Panggil Pihak RS dan Orangtua

    KASUS Bayi Tertukar di Bogor, Polisi Segera Panggil Pihak RS dan Orangtua

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Bogor, detak24com – Pihak kepolisian mulai menyelidiki dugaan bayi dari Siti Mauliah (27) yang tertukar di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pihak rumah sakit (RS) dan orang tua yang bayinya tertukar akan dipanggil. “Setelah pengaduan, menjadi dasar kami melakukan upaya kepolisian. Betul, kami akan melakukan klarifikasi atau interogasi kepada pihak-pihak terkait peristiwa ini. Dari mulai […]

  • VIDEO Viral : Dikira Meninggal saat Sujud Salat, Ternyata Pria Ini Ketiduran

    VIDEO Viral : Dikira Meninggal saat Sujud Salat, Ternyata Pria Ini Ketiduran

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    CUPLIKAN video viral di medsos, seorang pria dikira meninggal dunia dalam keadaan sujud saat salat, ternyata hanya ketiduran. Tayangan tersebut diunggah oleh akun Instagram @viralsekali. Dikutip Sabtu (29/07/23), dalam video tersebut, seorang pria berbaju putih tampak sujud sendirian di sebuah musala. Dari luar muncul satpam dan pria lainnya masuk untuk memeriksa keadaan pria itu. Orang-orang […]

  • Indonesia Dilanda ‘Musim Panas’ Capai 36,1 Derajat, Prediksi hingga November

    Indonesia Dilanda ‘Musim Panas’ Capai 36,1 Derajat, Prediksi hingga November

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Jakarta, detak24. com — Sejak beberapa waktu terakhir, Indonesia secara keseluruhan merasakan suhu panas hingga 36,1 derajat celcius. Kondisi seperti ini diprediksi bakal berlangsung hingga November 2022. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan suhu panas yang terjadi diakibatkan peralihan musim dari hujan ke kemarau atau yang disebut musim pancaroba. Suhu tertinggi yang tercatat 36,1 […]

expand_less