Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KISRUH BUPATI MERANTI, Perang Dingin Terhadap Gubri Perlu Dianalisis Berimbang

KISRUH BUPATI MERANTI, Perang Dingin Terhadap Gubri Perlu Dianalisis Berimbang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24.com – Perang dingin antara Bupati Meranti M Adil dengan Gubernur Riau merupakan dampak rentetan peristiwa lain. Perlu dianalisis secara berimbang, sehingga memberikan informasi yang utuh kepada publik.

Hal itu dikatakan Pengamat Politik dari Universitas Islam Riau, Panca Setyo Prihatin. MMisalnya kata Panca, Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 dari provinsi dimana Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat porsi paling kecil dan sangat jauh dari apa yang didapat oleh kabupaten lain, dengan perbandingan yang sangat mencolok.

Dalam konteks ini, kata Panca, teori G. Edward III tentang implementasi kebijakan menyebutkan ada 4 indikator yang menjadi penentu keberhasilan penerapan dari sebuah kebijakan, salah satunya adalah komunikasi.

Komunikasi antara pembuat kebijakan dalam hal ini Gubernur Riau dan yang menerima dampaknya yaitu masyarakat Kabupaten kepulauan Meranti melalui bupatinya yang mendapat amanah masyarakat untuk memimpin daerahnya.

“Komunikasi itu harus terbangun penjelasan yang realistis dan bukan sepihak sehingga dalam konteks pelaksanaannya menjadi berhasil dan bukan menjadi masalah baru,” kata Panca kepada Senin, (14/11/2022).

Jika dilihat dari sisi etika pemerintahan, kata Panca, apa yang dilakukan bupati tidaklah elok. Perbedaan cara pandang dan perlakuan yang menurut bupati tidak sesuai harus disikapi justru dengan menghadiri undangan rakor gubernur agar dalam acara tersebut dapat disampaikan segala keluh kesah dan bisa mendapatkan respon langsung dari gubernur. Apalagi rakor tersebut dihadiri oleh Mendagri atau unsur elit Kemendagri.

“Dalam sistem pemerintahan kita yang menganut desentralisasi maka sesungguhnya kepala daerah adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam rangka memperpendek rentang kendali pelayanan bagi masyarakat dan bukan negara federal yang bisa melakukan hal di luar apa yang menjadi arah kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

Harmonisasi hubungan antar tingkat pemerintahan ini, kata Panca, menurut Josef riwo Kaho, harus memastikan secara tegas, antara lain tentang kewenangan, keuangan dan pengawasan agar dijalankan sesuai aturan karena tujuan dari semua itu adalah bagaimana masyarakat bisa menikmati hak – hak dasarnya sebagai warga negara.

Untuk diketahui, perseteruan antara Gubernur Riau, Syamsuar dengan Bupati Meranti M Adil terus berlanjut. Terbaru, Syamsuar mengeluarkan surat teguran kepada Bupati Meranti, Adil atas ketidakhadiranya dalam rakor pekan lalu.***

Sumber : CAKAPLAH.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (19)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kisah Ibu Inong Mempertahankan Tanah Warisan : Badan Dipenjara, Anak Dipolisikan 

      Kisah Ibu Inong Mempertahankan Tanah Warisan : Badan Dipenjara, Anak Dipolisikan 

      • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      DUMAI, detak24com – Krisis keadilan dalam konflik agraria mencuat di Dumai. Seorang IRT berusia 57 tahun, Inong Fitriani alias Ibu Inong ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat tanah. Ironisnya, lokasi tersebut adalah warisan keluarga yang telah mereka kuasai sejak 1961 silam. Dikutip dari riautribune.com, Rabu (14/05/25), lebih memilukan laporan terhadap Inong datang dari seorang […]

    • SIMPAN 2 Paket Sabu, Dua Warga Dumai Selatan Terancam 15 Tahun

      SIMPAN 2 Paket Sabu, Dua Warga Dumai Selatan Terancam 15 Tahun

      • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      DUMAI, detak24.com – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai mencokok dua pemilik 2 paket sabu di wilayah Dumai Selatan. Keduanya terancam hukuman 15 tahun penjara. Saat dikonfirmasi, Kamis (16/02/23), Kapolres Dumai melalui Kasat Narkoba, Iptu Mardiwel membenarkan adanya penangkapan kedua tersangka. Hasil tes urin keduanya juga terbukti positif metamfetamina. Pelaku narkoba yang diamankan SR (34) dan […]

    • Gerebek Warung Makan di Simpang Pir Tandun, Polisi Dapati Si Botak Lagi Nyabu 

      Gerebek Warung Makan di Simpang Pir Tandun, Polisi Dapati Si Botak Lagi Nyabu 

      • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Polisi meringkus seorang pria botak di sebuah warung makan Simpang Pir, Tandun. Saat digerebek, tersangka terpergok lagi nyabu. Polsek Tandun Resor Rohul tidak akan memberi ruang bagi pengedar dan pemakai narkoba di wilayah hukumnya. Ini dibuktikan dengan penangkapan seorang pria botak berinisial MS (42), warga Kabupaten Siak di sebuah warung makan Simpang […]

    • Ketua PN Dumai, Efendi. f : ist

      Mediasi Perkara Perdata, PN Dumai Tunjuk Mediator Non Hakim

      • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Ketua PN Dumai, Efendi membuat gebrakan penunjukkan mediator non hakim sebanyak 3 orang, untuk memediasi perkara perdata. Menurut Ketua PN Dumai, Efendi melalui Jubir PN Dumai, Muhammad Tahir didampingi Plt Humas Bobi Saputra, penunjukkan mediator non hakim sesuai amanah Peraturan Mahkamah Agung No 01/2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. “Iya, ada tiga […]

    • Beredar Info Viral Guru Lakalantas Maut di Lubuk Dalam, Korban Warga Siak Kecil Bengkalis 

      Beredar Info Viral Guru Lakalantas Maut di Lubuk Dalam, Korban Warga Siak Kecil Bengkalis 

      • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SIAK, detak24com – Seorang guru dikabarkan meninggal dalam lakalantas maut di Lubuk Dalam Siak, Ahad (27/04/25) malam tadi. Informasi lakalantas maut viral itu dibagikan akun Facebook Zahra Print (Ummu Azzahra), Senin (28/04/25) pagi. Menurut akun tersebut, korban bernama Ashbar Taufik, guru Bahasa Inggris SMKN Lubuk Dalam, Siak. Baca juga : Heboh Soal Ayah Biologis Anak […]

    • PENGACARA Sebut Pembunuhan Mantan Aktivis WWF di Cerenti Kuansing Terencana

      PENGACARA Sebut Pembunuhan Mantan Aktivis WWF di Cerenti Kuansing Terencana

      • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      KUANSING, detak24com – Pengacara keluarga korban pembunuhan mantan aktivis WWF di Cerenti Kuansing, Alhamra SH menyebut kliennya dibunuh secara terencana. Dikatakannya, Ahad (23/07/23), bahwa banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dari kronologi yang diungkapkan pihak kepolisian terhadap kasus pembunuhan mantan aktivis WWF di Cerenti Kuansing tersebut.. Untuk itu, pihaknya akan segera memberikan informasi yang jelas beberapa waktu ke […]

    expand_less