Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » PENGACARA Sebut Pembunuhan Mantan Aktivis WWF di Cerenti Kuansing Terencana

PENGACARA Sebut Pembunuhan Mantan Aktivis WWF di Cerenti Kuansing Terencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Pengacara keluarga korban pembunuhan mantan aktivis WWF di Cerenti Kuansing, Alhamra SH menyebut kliennya dibunuh secara terencana.

Dikatakannya, Ahad (23/07/23), bahwa banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dari kronologi yang diungkapkan pihak kepolisian terhadap kasus pembunuhan mantan aktivis WWF di Cerenti Kuansing tersebut.. Untuk itu, pihaknya akan segera memberikan informasi yang jelas beberapa waktu ke depan.

“Kami dari pengacara keluarga korban menilai banyak kejanggalan yang diungkapkan pihak kepolisian terkait kasus pembunuhan tersebut. Salah satunya adalah pihak kepolisian menyatakan kasus ini adalah kasus pembunuhan biasa. Sedangkan kami menilai ini sudah pembunuhan sadis. Karena kita sudah ada hasil visum. Apalagi pihak keluarga korban menyatakan banyak luka bacokan di sekujur tubuh korban. Bahkan kaki korban hampir putus dan ada bekas diinjak injak,” ujarnya.

Demikian juga halnya Istri korban, Maida Herlina berharap ada penegakan hukum yang adil atas kematian almarhum suaminya.

” Pada 4 Juli 2023, sore selepas Ashar, abang (Arsyad Rahim) masih di tengah-tengah sambil bercanda dengan anak-anak. Ia pamit ke kebun yang tidak jauh dari rumah kami. Beberapa tahun terakhir abang memang sedang rajin-rajinnya mengurus kebun setelah tidak lagi bekerja. Setelah kepergiannya saya berpikir mungkin abang ingin memastikan kebun ini bisa menghasilkan untuk mendukung ekonomi dan pendidikan anak-anaknya,” kenang Maida.

Petisi Pemecatan Kades Kompe Berangin

Buntut kasus pembunuhan sadis Arsyad Rahim, warga Desa Kompe Berangin Kuantan Singingi, beberapa waktu lalu, muncul petisi. Petisi warga Desa Kompe Berangin, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi ini meminta Kades Kompe Berangin untuk di nonaktifkan.

Pasalnya, tersangka utama kasus pembunuhan Arsyad Rahim (mantan aktivis WWF) adalah anak Kades Kompe Berangin.

Informasi beredar, beberapa hal yang mendasari munculnya petisi non aktifkan Kades Kompe Berangin adalah, pertama, ditetapkannya anak Kepala Desa Kompe Berangin sebagai tersangka pada kasus pembunuhan sadis 4 Juli 2023. Sehingga membuat masyarakat merasa tidak aman dan nyaman dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

Kedua, Kepala Desa Kompe Berangin tidak mampu membina anak kandungnya sendiri, apa lagi untuk membina masyarakat Desa Kompe Berangin. Ketiga, Kepala Desa Kompe Berangin dinilai tidak mampu memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat Desa Kompe Berangin, sehingga tingkat kriminal melambung tinggi selama masa jabatan beliau.

Keempat, tidak adanya transparansi penggunaan dan pengelolan dari dana desa kepada masyarakat, dan kelima, terhambatnya kinerja pelayanan terhadap masyarakat yang di nilai tumpang tindih.

Bahkan dalam petisi tersebut warga Desa Kompe Berangin mengancam, jika petisi tersebut tidak diindahkan oleh pemerintah dan pihak terkait, maka mereka akan melakukan demo besar-besaran di Desa Kompe Berangin.(riauterkini)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Jalan Hang Jebat Perawang, Ini Barbuknya!

    Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Jalan Hang Jebat Perawang, Ini Barbuknya!

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Atas laporan warga, Tim Opsnal Polsek Tualang meringkus pengedar sabu di Jalan Hang Jebat, Perawang Kabupaten Siak. Informasi dirangkum, Sabtu (20/07/24), pengedar tersebut berinisial EPR (26) terciduk saat istirahat di rumah kontrakannya, Kamis (18/07/24) sekitar pukul 17.00 WIB petang. Kapolsek Tualang, Kompol Hendrix membenarkan penangkapan tersangka pengedar sabu tersebut di Jalan Hang […]

  • STATUS Tersangka Menkominfo Johnny G Plate Upaya Penjegalan Pencapresan Anies?

    STATUS Tersangka Menkominfo Johnny G Plate Upaya Penjegalan Pencapresan Anies?

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24com – Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menjawab dugaan adanya upaya penjegalan pencapresan dirinya melalui penetapan tersangka Menkominfo Johnny G Plate yang juga sebagai Sekjen Nasdem. Anies mengungkit pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sebelumnya, yakni berharap upaya penjegalan tersebut tidak benar. “Sudah disampaikan ketum bahwa […]

  • Gubri Wahid Dituntut Penjara 8,5 Tahun, Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar

    Gubri Wahid Dituntut Penjara 8,5 Tahun, Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pekanbaru, detak24com – Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut terdakwa Abdul Wahid dengan pidana penjara selama 8 tahun 6 bulan, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (09/07/26). Selain pidana penjara, JPU juga menuntut Gubri Wahid membayar denda sebesar Rp 500 juta. Apabila denda tersebut tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan […]

  • RESTORAN Seafood Mas Yanto di Hangtuah Pekanbaru Terbakar

    RESTORAN Seafood Mas Yanto di Hangtuah Pekanbaru Terbakar

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Enam unit ruko yang berada di Jalan Hangtuah, Pekanbaru terbakar, Senin (07/08/23). Keenam ruko tersebut merupakan restoran seafood Mas Yanto. “Kejadiannya sekitar pukul 9 pagi tadi, dimana ada 6 unit ruko yang terbakar. Ruko itu merupakan rumah makan atau restoran seafood Mas Yanto,” ujar Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Bagus Harry Priambodo, Senin […]

  • HEBOH! Mobil Operasional PDIP Meranti Tabrak Kedai dan Nyangkut di Pagar Kuburan

    HEBOH! Mobil Operasional PDIP Meranti Tabrak Kedai dan Nyangkut di Pagar Kuburan

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    MERANTI, detak24com – Warga Jalan Kesehatan Selatpanjang dibuat heboh dan melongo. Ada mobil menabrak kedai, lalu tersangkut di pagar komplek kuburan, Senin (21/08/23). Yaitu, mobil operasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang jadi sumber kehebohan. Mobil warna merah berlogo banteng moncong putih tersebut hilang kendali. Mobil melaju lurus padahal seharusnya berbelok. Akibatnya menabrak kedai kelontong […]

  • Nicho Silalahi peserta demo eksekusi D'Caldera di Coffee Medan. F : Twitter

    Viral! Video Demonstran Copot Gigi dan Berdarah-darah, Buntut Eksekusi D’Caldera Coffee Medan

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Medan, detak24.com – Puluhan aktivis dari berbagai elemen di Medan berunjukrasa di depan Mapolrestabes Medan. Mereka menuntut agar rekan mereka yang ditahan polisi saat proses eksekusi bangunan D’Caldera Coffee di Jalan Sisingamangajara dibebaskan.       Pantauan di lokasi, Rabu (13/7/2022), massa aksi berunjuk rasa sekitar pukul 14.20 WIB. Puluhan aktivis ini berorasi di depan […]

expand_less