KEJATI Riau Awasi Proses Lelang Pengadaan Barang dan Jasa di PT PHR
PEKANBARU, detak24com – PT PHR berlokasi di Riau memegang peranan penting menjaga stabilitas produksi migas, untuk ketersediaan pasokan energi nasional.
Menjaga kelancaran produksi migas, Kejati Riau mengambil inisiatif melakukan pengawasan proses lelang pengadaan barang dan jasa di PT PHR. Kejati Riau ingin memastikan bahwa proses tersebut berjalan bersaing secara sehat, terbuka, dan transparan serta efisien.
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, menyatakan dan memastikan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap upaya intervensi dalam proses pengadaan di PT PHR. Pernyataan ini bukan hanya sebuah peringatan, tetapi sebuah perintah yang menegaskan bahwa menjaga integritas, fair play, dan kepentingan nasional dalam setiap tahap pengadaan merupakan hal yang sangat penting.
“Kami menegaskan bahwa setiap pihak harus bersaing secara sehat dalam proses pengadaan di PT PHR. Tidak ada ruang untuk tindakan yang melanggar prinsip fair play dan etika bisnis,” ujarnya, Jumat (27/10/23).
Transparansi dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga kepercayaan. Oleh karena itu, setiap tahap pengadaan diharapkan dilakukan secara terbuka dan transparan, tanpa upaya untuk menyembunyikan informasi yang relevan.
Efisiensi dalam pengadaan bukanlah opsi, melainkan keharusan. “Kami mendukung langkah-langkah yang mengoptimalkan penggunaan sumber daya, termasuk waktu, tenaga, dan biaya, guna mencapai hasil yang maksimal,” ucap Bambang.
“PT PHR adalah tulang punggung produksi minyak nasional. Setiap intervensi atau gangguan pada proses pengadaan dapat merugikan tidak hanya PHR, tetapi juga kepentingan negara secara keseluruhan,” tegasnya.
Pernyataan ini tidak hanya mencerminkan komitmen, melainkan juga perintah tegas dari Kejaksaan Tinggi Riau untuk menjaga integritas dan kepentingan negara dalam setiap aspek sektor minyak dan gas. Semua pihak diharapkan untuk patuh terhadap prinsip-prinsip bersaing sehat, terbuka, dan efisien demi kelangsungan produksi minyak nasional.***
Reporter : Dion
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com
