Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hasil Panen Sawit Tak Cukup untuk Kebutuhan Dapur, Harga Pemerintah buat Petani Plasma

Hasil Panen Sawit Tak Cukup untuk Kebutuhan Dapur, Harga Pemerintah buat Petani Plasma

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru, detak24.com – Masih rendahnya harga sawit menjadi dilema bagi petani Riau. Jangankan untuk pemeliharaan kebun, buat belanja dapur sehari-hari saja tidak cukup.

Ditambah lagi, harga sawit yang diumumkan Dinas Perkebunan Pemprov Riau Rp1.650 per kilogram. Harga itu berlaku untuk petani plasma yang bekerjasama dengan perusahaan sawit. Namun, untuk petani swadaya, sawit mereka dihargai Rp1.000 per kilogram di tengkulak.

Salah satu petani sawit di Pekanbaru Riau, Adil Siregar menyebutkan, naiknya harga bahan pokok dibandingkan dengan merosotnya harga sawit dinilai tidak seimbang. Apalagi harga bahan bakar minyak (BBM) yang semakin naik. 

“Sawit kami dibeli Rp1.000 per kilogram, hasil panen kami 1 ton setiap 2 pekan. Jadi dapatnya Rp1 juta. Upah pekerja panen Rp200 ribu per ton, jadi kami hanya dapat Rp800 ribu, ditambah lagi harga BBM naik, pusing lah,” kata Adil Selasa (19/7).

Adil mengaku dilema karena harus memilih antara beli beras dan kebutuhan rumah tangga lainnya dengan biaya merawat kebun sawit. Harga pupuk NPK Rp980 ribu, pupuk Urea Rp680 ribu untuk setiap satu karung berisi 50 kilogram. 

Sejak harga sawit merosot pada April lalu, kebun sawit kami jadi semak. Bukan saya saja, kawan-kawan petani lain juga tak dapat merawat kebunnya. Karena hasil sawit hanya bisa buat beli beras dan bahan pokok sehari-hari, tak bisa merawat kebun karena harga pupuk tinggi sekali,” kata Adil.

Elmi, salah satu ibu rumah tangga di Pekanbaru mengeluhkan harga bahan pokok yang selalu naik. Seperti cabai jawa Rp120 ribu, cabe Sumbar mencapai Rp130 ribu per kilogram biasanya Rp100 ribu, bawang merah Rp60 ribu per kilogram dari biasanya hanya Rp30 ribu. 

“Bahan pokok naik semua, tapi harga sawit jauh kali merosotnya. Cabe naik, daging naik, bawang pun naik. Harga daun sop seperempat mencapai Rp12 ribu, biasanya hanya Rp7 ribu. Gula pasir curah Rp15 ribu per kilogram dari harga biasanya Rp12 ribu,” kata Elmi.

Sedangkan harga daging sapi Rp150 ribu perkilogram, biasanya Rp120 ribu. Kalau harga tomat Rp13 ribu per kilogram dari harga biasanya hanya Rp7 ribu.

Hal senada disampaikan Hendra, warga Kabupaten Kampar, Riau. Turunnya harga sawit membuatnya harus memutar otak demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dia menilai kebijakan pemerintah yang menaikkan tarif listrik dan harga BBM sangat memberati masyarakat.

“Hasil sawit saya 2 ton, dihargai Rp1.000 per kilogram. Dapatnya Rp2 juta setiap panen 2 pekan sekali. Sebulan dapat Rp4 juta. Harga BBM naik, bahan pokok seperti cabe, daging ayam, daging sapi, dan lainnya naik, listrik juga naik. Susu anak tak terbeli, anak kami terancam kurang gizi,” kata Hendra.

Sementara itu, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja mengatakan, penetapan harga sawit periode 20-26 Juli 2022, pada kelompok umur 10-20 tahun Rp1.650,92 per kilogram. 

“Harga pembelian buah kelapa sawit petani untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp1.650,92 per kilogram,” kata Defris di Pekanbaru, Selasa (19/7).

Menurut Defris, harga sawit sepekan ke depan memang mengalami sedikit kenaikan yakni Rp 141,54/Kg atau mencapai 9,38% dari harga minggu lalu. Namun sayang, harga itu tidak berlaku untuk petani swadaya tanpa bermitra dengan perusahaan.

Defris menjelaskan bahwa naiknya harga buah sawit periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan Kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data.

“Untuk harga CPO Rp7.623,07 per kilogram dan harga kernel Rp 4.361,82 per kilogram,” jelasnya.(riaulink)

Editor : Kar

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KADISKES Kampar Kena OTT Polda Riau Ternyata Punya Harta Segini!

      KADISKES Kampar Kena OTT Polda Riau Ternyata Punya Harta Segini!

      • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      KAMPAR, detak24com – Terungkap harta kekayaan Kadinkes Kampar kena OTT Polda Riau atas nama Zulhendra Das’at, yang terciduk beberapa hari lalu di rumahnya. Dikutip dari LHKPN KPK, Kamis (18/05/23), hanya ada seseorang yang melaporkan harta kekayaan atas nama Zulhendra Das’at. Selain itu, dalam LHKPN itu tak tertera jabatan dari dinas mana nama Zulhendra Das’at ini. […]

    • ARUS Balik 2023 di Jalintim Riau-Jambi, Polres Inhu Siapkan Layanan Bengkel Gratis

      ARUS Balik 2023 di Jalintim Riau-Jambi, Polres Inhu Siapkan Layanan Bengkel Gratis

      • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      INHU, detak24com – Para pemudik yang sedang dalam perjalanan melintasi jalur Lintas Timur tidak perlu kuatir. Polres Inhu menyiapkan layanan bengkel gratis pos pelayanan dan pengamanan Idul Fitri. Selain ada dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan yang siap membantu para pemudik saat dalam perjalanan, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Inhu juga menyiapkan fasilitas […]

    • Satgas Roro Bengkalis-Pakning Terbentuk, Sekdakab: Tingkatkan Layanan Transportasi Laut

      Satgas Roro Bengkalis-Pakning Terbentuk, Sekdakab: Tingkatkan Layanan Transportasi Laut

      • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24.com — Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengambil langkah strategis dengan membentuk Tim Satuan Tugas Gabungan (Satgas) Pengawasan Pelayanan Pelabuhan Roro. Informasi dirangkum, Jumat (17/1025)), Satgas Roro Bengkalis-Pakning ini terbentuk pada Selasa (14/10/25) lalu. Pembentukan Satgas Roro Bengkalis-Pakning bertujuan memastikan terpenuhinya standar mutu dan jenis pelayanan penumpang angkutan laut, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM […]

    • Lakakerja di PT PBI Kampar Dua Orang Tewas, Provinsi Turunkan Tim

      Lakakerja di PT PBI Kampar Dua Orang Tewas, Provinsi Turunkan Tim

      • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      KAMPAR, detak24.com – Dua orang tewas dalam lakakerja di PT Pangkalan Baru Indah (PBI), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Disnakertrans Provinsi turunkan tim menindaklanjuti kejadian tersebut. Informasi disampaikan Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Imron Rosyadi saat dikonfirmasi perihal kecelakaan kerja tersebut, Senin (10/10/22), kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerja di lapangan penampungan […]

    • ARUS Mudik Lebaran 2023 : Lalulintas di Tol Trans Sumatera Naik Signifikan

      ARUS Mudik Lebaran 2023 : Lalulintas di Tol Trans Sumatera Naik Signifikan

      • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pasca H-7 sampai H-4 Lebaran 2023 atau 15-18 April 2023, Hutama Karya mencatat peningkatan trafik yang signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Terdapat sebanyak total 90.140 kendaraan yang masuk ke Sumatera via JTTS.  EVP Divisi Operasi & Pemeliharaan Jalan Tol, Dwi Aryono Bayuaji mengatakan, angka tersebut merupakan akumulasi, masuk ke arah Lampung dan […]

    • Pemerintah Tetapkan Hari Pantun Nasional Setiap 17 Desember 

      Pemerintah Tetapkan Hari Pantun Nasional Setiap 17 Desember 

      • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pemerintah Republik Indonesia, melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 163/M/2025, secara resmi menetapkan tanggal 17 Desember sebagai Hari Pantun Nasional. Keputusan penting ini ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon pada 7 Juli 2025. Plt Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, M Edy Afrizal menyatakan bahwa penetapan ini merupakan tonggak penting untuk […]

    expand_less