Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukung Batik Riau Menyapa Dunia, Ini Empat Motifnya!

Dukung Batik Riau Menyapa Dunia, Ini Empat Motifnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno mendukung batik Riau dapat menyapa dunia dan populer. Setakat ini, dikembangkan empat motif khas batik asal Bumi lLancang Kuning.

Dukungan itu disampaikan Sandi saat menghadiri pameran Hari Batik di Mall Pekanbaru secara virtual, Minggu (2/10). “Batik Riau menyapa dunia. Potensi batik Riau bisa dikembangkan dan menjadi primadona masyarakat,” kata Sandi.

Menurut Sandi, batik merupakan salah satu bagian dari subsektor ekonomi kreatif yaitu fashion. Bahkan menurut Sandi, industri batik menyerap 4 juta tenaga kerja.

“Subsektor ini berkontribusi dan hampir menyerap 4 juta tenaga kerja, industri kreatif batik juga telah berhasil melalui tantangan hantaman pendemi COVID-19,” katanya.

Sebagai putra Riau, kata Sandi, dia merasa bangga dengan peringatan Hari Batik Nasional juga dirasakan warga Riau. Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) dan Puan Aspekraf menjadi pelopor kegiatan Hari Batik Nasional di Riau.

“Saya ingin semua di Riau bangga dan beli produk-produk buatan indoneesia. Jadikan Hari Batik Indonesia sebagai momentum, kita harus punya rasa memiliki dan meyakini bahwa pelestarian batik adalah identitas bangsa,” kata Sandi.

Sandi menyampaikan, 2 Oktober adalah menjadi hari bersejarah bagi batik nasional. Bahkan batik telah mendapat pengakuan dunia yang harus jadi kebanggan masyarakat di Tanah Air.

“2 Oktober adalah Hari Batik yang sudah mendapat pengakuan dunia. Oleh karena itu kita patut bangga, seperti saya yang bangga menggenakan rompi dan tanjak khas Riau,” ucap Sandi.

Sementara itu, Ketua RSI Wilayah Riau, Taufan mengatakan 3 tahun terakhir ini banyak UMKM khususnya pembatik dihantam badai Pandemi COVID-19. Itu berakibat pada ekonomi yang menjadi sulit dan butuh ada dukungan untuk bangkit.

“3 Tahun ini Ekraf dihantam badai ekonomi karena COVID-19 dan banyak kesulitan. Ya dengan event-event ini kita mendongkrak agar Ekraf bisa hidup dan bangkit kembali,” kata Taufan.

Taufan akan terus mengawal pembatik-pembatik Riau untuk terus berkembang melalui RSI. Dia juga mengutamakan upaya promosi batik khas Riau yang kini tengah gencar diproduksi.

“Kami RSI berperan mengawal agar dapat membantu mengangkat dan mendukung agar bisa sampai ke tingkat nasional dan internasional. Ke depan kami siap untuk mengawal UMKM, Parekraf dan semua agar memberi bantuan mengangkat para pengrajin-pengrajin ini,” jelas Taufan.

Mneurut Taufan, ada beberapa kesulitan dari pembatik untuk mengembangkan hasil produksinya. Salah satunya adalah terkait promosi dan pemasaran.

“Makanya kita bantu nanti untuk promosi dengan Kemenparekraf. Hari ini adalah salah satu upaya kita dengan mengajak para pembatik hadir mempromosikan batik khas Riau, termasuk yang saya pakai saat ini adalah batik khas Kampar,” katanya.

Hal senada disampaikan Koordinator Puan Aspekraf, Irna Juita. Dia mengatakan dalam pameran kali ini ada 150 orang hadir memamerkan batik khas daerah masing-masing. Bahkan mereka yang tampil adalah dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

“Hari ini kita lihat ada 150 orang tampil di sini, batik kita tidak kalah sama batik dari luar. Selama ini kami juga sudah berusaha kerjasama dengan mal-mal dan diberikan tempat untuk menjual batik-batik dari Riau,” katanya.

Juita mengakui sebagai komunitas pecinta batik dan kain tenun, pihaknya membina untuk mengangkat dari motif-motif di daerah jangan lagi dari jawa. 

“Karena ini adalah khasnya kita dari Riau, nanti oleh-oleh Riau juga bisa berupa batik,” jelasnya.

Dia menerangkan, sejumlah motif batik Riau sendiri antara lain motif pucuk rebung, motif mahkota raja siak, motif Candi Muara Takus dan motif Istana Siak. Selain motif sejarah, batik Riau juga bermotif tanaman.

“Selain itu ada pula motif bunga kiambang, mumbang nipah, motif itik pulang petang dan bunga seroja,” tandasnya.(RIAULINK)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (20)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • DEMOKRAT Sorong AHY, Gibran Sebut Ibas Cocok Jadi Cawapres Anies Baswedan

      DEMOKRAT Sorong AHY, Gibran Sebut Ibas Cocok Jadi Cawapres Anies Baswedan

      • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      JAKARTA, detak24com – Pertemuan Anies Baswedan dengan SBY dan AHY di Pacitan membahas penguatan dan pemantapan menjelang Pilpres 2024. Elite Partai Demokrat juga tidak menampik bahwa dalam pertemuan itu turut dibahas nama AHY sebagai cawapres Anies Baswedan. Namun, Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, justeru menyebut nama Ketua Fraksi Demokrat di DPR, Edhi Baskoro Yudhoyono […]

    • Pernyataan Lengkap Keluarga RK Perihal Penemuan Jenazah Eril

      Pernyataan Lengkap Keluarga RK Perihal Penemuan Jenazah Eril

      • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      Bandung, detak24.com – Jenazah putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss. Proses pencarian Eril di Sungai Aare memakan waktu selama 12 hari setelah dinyatakan hilang oleh otoritas Swiss. Dilansir, informasi penemuan jenazah Eril turut dikabarkan langsung oleh pihak keluarga. Adik bungsu Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman, menyebut pihak keluarga memastikan jenazah yang […]

    • Innalillahi! Buya Syafii Maarif Wafat, Muhammadiyah Berduka

      Innalillahi! Buya Syafii Maarif Wafat, Muhammadiyah Berduka

      • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      Jakarta, detak24.com – Kabar duka datang dari keluarga besar PP Muhammadiyah. Buya Syafii Maarif meninggal dunia. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah wafat Buya Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah pada hari ini jam 10.15 WIB di Yogyakarta,” kata Menko Polhukam Mahfud Md di Twitter, Jumat (27/05/22). Mahfud Md menyebut umat Islam kehilangan […]

    • Masril bersama pengacaranya. F : CAKAPLAH.COM

      Ditangkap Polda Metro Jaya, Pembuat Video Tiktok Sambo Akhirnya Bebas

      • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 24Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Setelah ditahan selama 26 hari sejak ditangkap pada Ahad (31/7/2022) lalu di Pekanbaru oleh Polda Metro Jaya, Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah (FPKB) Masril Ardi, akhirnya dibebaskan. Masril dibebaskan melalui restorative justice atau penyelesaian perkara di luar pengadilan. Dibebaskannya Masril Ardi dibenarkan tim kuasa hukumnya Mirwansyah, Jumat (26/8/2022) malam “Ini sekarang kita lagi […]

    • Apakah 8 September Libur? Simak Ulasan di Bawah Ini

      Apakah 8 September Libur? Simak Ulasan di Bawah Ini

      • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      Jakarta, detak24.com –  Tanggal 8 September merupakan Hari Aksara Internasional. Banyak netizen mempertanyakan apakah hari ini libur atau tidak. Bahkan pencariannya jadi viral. Pencarian menggunakan kata kunci 8 September Libur menjadi trending di mesin pencarian google malam hari ini. Banyak masyarakat yang penasaran, mungkin untuk memastikan ataupun karena lupa jadwal kerja. Jawaban dari pencarian apakah […]

    • Gempar! Muncul Semburan Lumpur Usai Gempa di Sumbar

      Gempar! Muncul Semburan Lumpur Usai Gempa di Sumbar

      • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      PADANG, detak24.com – Semburan lumpur tiba-tiba muncul di sejumlah titik Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pascagempa berkekuatan 6,2 M. Masih menjadi misteri penyebab munculnya fakta alam tersebut. Camat Bonjol Afnita mengatakan semburan lumpur tersebut muncul di Jorong Padang Baru, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol. “Ada tiga titik yang muncul. Sudah mulai menggenangi, namun belum […]

    expand_less