KA Purwojaya Rute Jakarta-Cilacap Anjlok, Begini Kondisi 227 Penumpangnya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
- print Cetak

Kereta Api Purwojaya anjlok di Bekasi. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, detak24com – Kereta Api Purwojaya rute Jakarta-Cilacap mengalami insiden gerbong anjlok. Sebanyak 227 penumpang terpaksa dievakuasi dengan bus, Sabtu (25/10/25) petang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memastikan 227 penumpang KA Purwojaya relasi Jakarta–Cilacap selamat setelah kereta yang mereka tumpangi mengalami anjlok di kawasan Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/25) petang sekitar pukul 14.14 WIB.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan, bahwa insiden terjadi di kilometer 56+1/2 dan seluruh 227 penumpang berhasil dievakuasi dengan aman. “KAI memastikan seluruh penumpang KA 58F Purwojaya dalam keadaan selamat. Kami juga sudah menyiapkan pengaturan lanjutan agar perjalanan mereka tetap bisa dilanjutkan ke tujuan masing-masing,” ujarnya.
Sebagai langkah darurat, KAI menyediakan enam unit bus untuk mengantar penumpang menuju Cilacap dan kota tujuan lainnya. Namun, hanya lima penumpang yang memilih melanjutkan perjalanan menggunakan fasilitas tersebut. Sementara, sisanya memilih menunggu perjalanan kereta lanjutan.
Pihak KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan beberapa perjalanan kereta api lain yang terdampak akibat proses normalisasi jalur. “Petugas melakukan penanganan rangkaian kereta yang terdampak, dan memastikan lintasan kembali aman untuk dilewati,” ujar dia.
Per pukul 17.10 WIB petang kemarin, tercatat sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan. Di jalur hulu arah timur, KA Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta mengalami keterlambatan terlama hingga 120 menit, disusul KA Kertajaya tujuan Surabaya yang tertahan selama 106 menit.
Sementara, di jalur hilir arah Jakarta, KA Mataram dari Solo Balapan menuju Pasar Senen tertunda 76 menit, dan KA Sembrani dari Surabaya–Gambir terlambat 51 menit.
Meski insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, KAI menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan perawatan sarana-prasarana jalur kereta. “Kami terus memastikan keselamatan sebagai prioritas utama dan meningkatkan kesiapan petugas di lapangan,” pungkasnya dikutip dari cnnindonesia. (Red)
Editor : Kar











