DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Jalan Hancur, Ratusan Emak Emak Bongkal Malang Inhu Hadang Truk ODOL

INHU, detak24com – Seratusan emak-emak di Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang, Inhu lakukan aksi penyetopan truk yang melintas daerah itu.

Akibatnya, puluhan mobil truk bertonase berat terpaksa terparkir dan tidak bisa melintas.

Mereka melakukan aksi akibat kesal dengan kondisi jalan berdebu saat dilintasi, dan mobil truk ODOL yang dinilai sebagai pemicu. Aksi emak-emak ini dimulai Kamis (18/07/24 hingga Jumat (19/07/24).

Penyetopan dilakukan emak-emak turun ke jalan dengan berbekal poster dengan l tulisan. Salah satu poster bertuliskan warna merah yakni ‘Senyum kami tidak manis lagi’. Kemudian juga bertuliskan, ‘Debu lebih kejam dari Corona’.

Salah seorang emak-emak mengaku menggelar aksi lantaran tidak tahan dengan kondisi jalan lintas di Desa Bongkal Malang yang berdebu.

Menurutnya, sedikitnya ada lima perusahan yang beroperasi di daerah itu. Sehingga ada ratusan ratusan mobil truk yang melintas setiap harinya. Akibatnya, jalan di Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang menjadi rusak dan berdebu.

Kondisi debu sambungnya semakin parah dan tidak ada dilakukan penyiraman oleh pihak perusahaan batu bara.

“Biar kami emak-emak yang melakukan aksi ini. Karena semuanya sudah tidak berdaya,” tegas seorang pendemo.

Sementara, Kordinator aksi unjuk rasa, Nurmaini menjelaskan bahwa ratusan emak emak masyarakat Desa Bongkal Malang yang unjuk rasa ini, juga menuntut pemerintah untuk mengevaluasi angkutan perusahaan batu bara yang melintas.

“Aksi kali ini menuntut agar perusahaan PT Batu Bara yang melintas di jalan Desa Bongkal Malang, menghentikan aktivitasnya karena sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Nurmaini meminta perusahaan mobil angkutan batu bara untuk sementara tidak melewati jalan di Desa Bungkal Malang, menjelang adanya perbaikan jalan.

“Sebelum pemerintah maupun pihak perusahaan merespon tuntutan masyarakat ini, aksi unjuk rasa terus digelar. Jalan ini bukan untuk kelas mobil truk angkutan batu bara yang notabene over dimensi over loading (ODOL),” ungkapnya.

Kemudian sambungnya, aksi tersebut dinilai sangat penting dilakukan dalam rangka untuk menyelamatkan aset jalan serta anak-anak dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh debu jalanan. (rls)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com