Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Dendam Asmara Berdarah, Cinta Segitiga Renggut Dua Nyawa di Dumai 

Dendam Asmara Berdarah, Cinta Segitiga Renggut Dua Nyawa di Dumai 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Entah apa yang merasukinya, usai menghabisi Tika dengan belasan tusukan, Beni langsung mengakhiri hidup dengan minum racun rumput dicampur bensin.

Warga Kelurahan Bukit Datuk Dumai gempar atas peristiwa pembunuhan di Gang Horas, Jalan Tegalega, Kamis (12/03/26) pagi.

Korbannya seorang guru perempuan atau bu guru yang mengajar di sekolah Santo Tarcisius Dumai. Ia dihabisi oleh mantan pacar dengan belasan luka tusukan di sekujur tubuh.

Baca juga : Pembunuh Guru SD Santo Dumai Akhiri Hidup Minum Racun Rumput

Mantan pacar yang menghabisi nyawa bu guru SD Santo Tarcisius Dumai, akhirnya bunuh diri dengan minum racun rumput.

Usai membunuh Tika Plorentina Simanjuntak, guru SD Santo Tarcisius pada Kamis (12/03/26), pelaku kabur ke arah Rokanhilir. Di sana, ia mencoba bunuh diri dengan menenggak racun rumput dicampur BBM jenis Pertalite.

Baca juga : Gempar Pembunuhan di Gang Horas Dumai: Nyawa Bu Guru Dihabisi Mantan Pacar, Terdapat Sejumlah Luka Tusukan 

Saat diamankan posisi korban sedang keracunan, setelah tiba di Dumai langsung menjalani perawatan di RSUD dr Suhatman yang pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (13/03/26) pagi sekitar pukul 08.06 WIB.

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, membenarkan bahwa pelaku pembunuhan Tika Plorentina Simanjuntak, seorang guru SD swasta di Kota Dumai telah meninggal di RSUD Dumai pada Jumat (13/3/26) Pukul 08.06 WIB.

“Pelaku sempat dirawat di RSUD Dumai, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggalkan pada Jumat Jam 08.06 WIB,” katanya, Jumat.

Kapolres menambahkan, bahwa pelaku BM sendiri sempat melarikan diri ke Kabupaten Rokan Hilir setelah melakukan pembunuhan terhadap Guru muda tersebut.

“Pelaku kita amankan di Rokan Hilir selanjutnya kita bawa ke Polres Dumai. Namum, kondisi pelaku sudah drop atau mulai kehilangan kesadaran dampak dari meminum racun rumput ditambah Pertalite,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama menjalani pemeriksaan dan penanganan medis, pelaku sudah didampingi pihak keluarga dan rencananya jenazah pelaku akan dibawa oleh pihak keluarga ke Peranap, Indragiri Hulu.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan guru wali kelas III F SD Santo Dumai menyisakan luka mendalam bagi rekan sejawat dan para guru sekolah Santo dari tingkat TK hingga SLTA. Mereka merasa tak yakin akan kejadian tersebut, sebab selama ini menilai korban sangat baik dan sopan santun dalam bertutur kata.

Korban Tika Plorentina Boru Simanjuntak (26) baru mengajar di SD Santo Dumai sekitar setahunan. Dalam kehidupan sehari-hari selalu ceria. Korban tewas dibunuh mantan pacar di rumah kontrakannya Gg Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai,l, Kamis (12/03/26) sekira pukul 08.00 WIB.

Sementara, pelaku yang merupakan mantan pacar korban telan menjalin asmara selama 8 tahun ketika mereka sama sama duduk di bangku SLTA diamankan di daerah Rokanhilir.

Kasubsi Humas Polres Dumai Ipda Risky Wahyudi ketika dikonfirmasi menerangkan kronologis kejadian pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 15.56 WIB, pelapor dihubungi korban Tika Plorentina Simanjuntak untuk menemaninya di rumah kontrakan beralamat di Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.

Korban meminta pelapor datang karena mantan pacarnya BM berencana datang menemui korban di Dumai. Sekitar pukul 17.10 WIB, pelapor tiba di rumah kontrakan korban.

Saat itu korban sedang bersiap untuk pergi keluar bersama pelapor guna menganalisis nilai ujian murid, sehingga korban masuk ke kamar mandi untuk mandi sementara pelapor menunggu di ruang tamu.Tidak lama kemudian mantan pacar korban BM datang ke rumah kontrakan korban dan langsung masuk ke dalam rumah. Ia kemudian menanyakan kepada pelapor mengenai status hubungan pelapor dengan korban.

Pelapor menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalin hubungan pacaran dengan korban. Mendengar hal tersebut, BM tidak terima dan menyatakan bahwa dirinya masih memiliki hubungan dengan korban.Selanjutnya korban keluar dari kamar mandi dan menemui BM untuk mengklarifikasi hubungan tersebut.

Dalam percakapan tersebut korban menyampaikan bahwa dirinya memang sedang berpacaran dengan pelapor serta meminta BM untuk pulang. Setelah pembicaraan tersebut selesai, korban bersama pelapor keluar dari rumah kontrakan. Sementara itu BM menuju mobilnya terparkir di area masjid yang berada tidak jauh dari lokasi.

Keesokan harinya, Kamis 12 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 WIB pelapor kembali mendatangi rumah kontrakan korban untuk mengecek keadaan korban sebelum berangkat mengajar di sekolah. Setelah sempat bertemu dan berpamitan, pelapor kemudian pergi menuju tempat kerjanya.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.37 WIB, pelapor memperoleh informasi bahwa Tika Plorentina Simanjuntak ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk.

Kontroversial Warganet 

Tragedi dendam asmara berdarah itu menuai sorotan tajam warganet. Akun Facebook Beni pun diburu netizen yang meninggalkan berbagai komentar di kolom postingan.

Ada yang sangat menyayangkan kejadian brutal itu terjadi. Adapula yang merasa kehilangan mereka berdua.

“Ya b*g*slah kalau udh meninggal,jangan sampai ada korban lagi untuk ke depannya,” tulis akun Kevin Saputra.

“Mukak nya standar nya bukan ganteng ganteng x, tapi kelakuan kayak b*b***,” tambah akun Boru Pudann.

“Ngga usah klen bilang si pembunuh lagi, krna diapun sudah tidak bisa baca komen mu ini. Krna dia sudah meninggal juga kabarnya, bundir dia dalam sel,” imbuh akun Holong Debataraja.

Bijaksana di Usia Muda

Berkaca dari tragedi maut itu, sudah seharusnya menjadi pelajaran kita semua. Khususnya anak muda yang masih usia pacaran haruslah berpikiran jernih, menyikapi suatu kejadian dengan bijaksana. Kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah.

Berikut sejumlah trik bijaksana di usia muda, seperti dilansir dari idn.times, Sabtu (14/03/26) :

– Mau mendengarkan orang lain, tapi tak serta-merta terpengaruh.

Mengurangi sifat mudah marah.

– Tak merasa lebih hebat dari orang lain, tapi juga tidak minder.

– Latihan berpikir jangka pendek dan panjang.

– Memilih kata-kata sebelum bicara atau menulis pesan.

– Menambah ilmu.

Demikian sejumlah trik agar dapat bijaksana di usia muda. Semoga artikel ini bermanfaat. (*)

Editor : Kar

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Dumai Tegas Menolak Kenaikan Harga BBM

    PKS Dumai Tegas Menolak Kenaikan Harga BBM

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Dumai, detak24.com – DPD PKS Dumai menolak kenaikan harga BBM. Selain mengusung tagar, fraksinya di DPRD juga meneken fakta penolakan tersebut Ketua Fraksi PKS di DPRD Duma,i Rudi Hartono S.PS, imendukung penuh sikap yang diambil oleh partainya l secara tegas menolak kenaikan harga BBM, Sabtu 10/09/22). ”Kita dengan tegas menolak kenaikan harga BBM. Iitu  kita […]

  • Konferensi pers polisi tembak polisi di Lampung Tengah. F : KOMPAS

    Bhabinkamtibmas Ditembak Disaksikan Anak-Isteri, Empat Fakta Polisi Tembak Polisi di Lampung

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KASUS polisi tembak polisi kembali terjadi. Kali ini kejadiannya di Lampung Tengah. Melibatkan Kanit Provos Aipda Rudi Suryanto yang menembak rekan kerjanya, Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Aipda Ahmad Karnain. Aipda Ahmad Karnain ditembak di bagian dada oleh Kanit Provost Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah di depan anak dan isteri korban, Ahad (05/09/22) pukul 21.30 WIB. […]

  • Bangunan SD di Rohul Hangus Jadi Abu

    Bangunan SD di Rohul Hangus Jadi Abu

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    RIAU, detak24.com – Bangunan SDN 06 Rambah, Kecamatan Rambah, Rohul ludes terbakar. Beberapa kelas, gudang, kantin dan perpustakaan hangus menjadi abu. Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada Senin (05/09/22) sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung menuju ke SDN 06 Rambah. “Begitu mendapatkan informasi dari warga […]

  • Swastanisasi Bikin Pekanbaru Jadi ‘Kota Sampah’, DPRD: Awalnya Sudah Bermasalah

    Swastanisasi Bikin Pekanbaru Jadi ‘Kota Sampah’, DPRD: Awalnya Sudah Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Amburadulnya penanganan sampah akibat langkah swastanisasi terbukti. Kinerja PT Ella Pratama Perkasa (EPP) berantakan. PT Ella Pratama Perkasa (EPP) sebagai pemenang lelang angkutan sampah Pemko Pekanbaru untuk 2025. Kontrak sudah ditandatangani PT EPP per tanggal 1 Januari 2025 kemarin, namun tumpukan sampah kian menggunung ke semua titik dan pinggir jalan Kota Pekanbaru. […]

  • RSUD Mandau Gelar Sertijab dan Pisah Sambut, drg Sylvia Febriani Direktur Baru 

    RSUD Mandau Gelar Sertijab dan Pisah Sambut, drg Sylvia Febriani Direktur Baru 

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 16Komentar

    DURI, detak24.com – Direktur RSUD Mandau yang baru kini dipegang oleh drg Sylvia Febriani menggantikan dr Chairiah. Sertijab sekaligus pisah sambut dilaksanakan di lantai V rumah sakit yang beralamat di Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Selasa (07/03/23) pagi. Acara sertijab tersebut dihadiri seluruh staf dan managemen RSUD Mandau. Pisah sambut ini berlangsung haru dan penuh […]

  • Sempat Kabur Saat OTT KPK, Gubri Wahid Terlibat Pemerasan Anggaran 

    Sempat Kabur Saat OTT KPK, Gubri Wahid Terlibat Pemerasan Anggaran 

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – KPK mengatakan Gubri Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT), terkait dugaan pemerasan anggaran. KPK mengungkap ada istilah ‘jatah preman’ dalam dugaan pemerasan anggaran di Dinas PUPR Riau. “Kemudian ada semacam japrem/jatah preman sekian persen begitu untuk kepala daerah, itu modus-modusnya,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di […]

expand_less