INFO SAWIT : Gubri Minta Dana PSR Ditingkatkan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24.com – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), mengucurkan dana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebanyak Rp30 juta per hektar.
Namun, Gubri Syamsuar menilai dana bantuan untuk PSR tersebut dirasa saat ini kurang. Pasalnya, saat ini sedang terjadi inflasi akibat kenaikan harga BBM yang berimbas pada harga pupuk.
“Dengan kondisi inflasi saat ini, dana untuk PSR sebesar Rp30 juta per hektare dirasa kurang,” kata Gubri Syamsuar saat bertemu dengan Komisi XI DPR RI di Hotel Premiere Pekanbaru, Jumat (18/11/22).
Dilanjutkan Gubri, selain karena kondisi inflasi, saat ini juga terjadi kenaikan harga pupuk. Hal tersebut juga cukup menyusahkan petani yang akan mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Riau.
“Pupuk juga naik, kalau bisa dana untuk PSR ini ditambah, jangan hanya Rp30 juta,” pintanya.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari mengatakan, tujuan utama pihaknya datang ke Riau dalam rangka pengembangan industri kelapa sawit. Karena itu, pihaknya ingin mendengarkan laporan dari semua pihak.
“Kami datang untuk mendengar, baik dari pemerintah daerah, asosiasi petani kelapa sawit dan berbagai pihak lainnya,” sebutnya.
Pada pertemuan tersebut, selain dihadiri para anggota Komisi XI DPR RI. Juga hadir perwakilan dari BPDPKS, asosiasi petani kelapa sawit di Riau serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemprov Riau.***
Sumber : RIAULINK.com
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











