Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HERAN! Kemenag Usulkan BPIH Naik, Padahal Biaya Haji di Arab Turun – Ini Penjelasannya

HERAN! Kemenag Usulkan BPIH Naik, Padahal Biaya Haji di Arab Turun – Ini Penjelasannya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 22 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief menjelaskan soal usulan kenaikan BPIH untuk jemaah Indonesia. 

Ia membenarkan Arab Saudi menurunkan biaya paket layanan haji 1444 H sekitar 30 persen dari harga di 2022. Ia pun menyatakan penurunan paket haji di Saudi sudah diperhitungkan dalam usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2023 yang diusulkan pemerintah.

“Penurunan paket haji [di Saudi] itu juga sudah diperhitungkan dalam usulan BPIH 1444 H/2023 M yang disusun pemerintah,” kata Hilman dalam keterangannya, dikutip Ahad (22/01/23).

Hilman menjelaskan yang diturunkan oleh Pemerintah Arab Saudi adalah paket layanan haji. Paket itu adalah layanan dari 8-13 Zulhijjah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau yang biasa disebut juga dengan Armuzna atau Masyair.

Untuk warga domestik, Pemerintah Arab Saudi menawarkan empat paket layanan Masyair tahun 1444 H/2023 M, yaitu pertama mulai dari SAR 10.596-SAR 11.841 (sekitar Rp43 juta-Rp48 juta), kedua mulai SAR 8.092-SAR 8.458 (sekitar Rp33 juta – Rp34,5 juta), dan ketiga mulai SAR 13.150 (sekitar Rp53,6 juta).

Saudi menawarkan juga paket keempat, mulai SAR 3.984 (sekitar Rp16 juta), tetapi tidak ada layanan di Mina. Hanya akomodasi dan konsumsi di Arafah dan Muzdalifah.

“Itulah yang disebut paket layanan haji yang ditangani oleh Syarikah atau perusahaan di Saudi. Harganya pada tahun lalu karena alasan pandemi, naik sangat signifikan. Tahun ini alhamdulillah diturunkan. Jadi terkait paket layanan haji di Masyair, hitungan dalam usulan BPIH pemerintah juga turun, kisarannya juga 30 persen dan itu sangat signifikan,” kata dia.

Hilman mengatakan pemerintah sudah menyesuaikan harga sesuai yang ditetapkan Saudi dalam komponen BPIH tahun ini. Kemenag tetap mempertahankan kualitas layanan bagi jemaah di Masyair.

“Kepada perusahaan penyedia layanan, kami tetap meminta komitmen agar dengan harga yang ditetapkan pemerintah Saudi itu, layanan yang diberikan kepada jemaah juga tetap berkualitas,” jelasnya.

Namun, kata Hilman, komponen BPIH tidak hanya paket layanan haji. Komponen biaya haji juga mencakup layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama di Arab Saudi.

“Di luar Masyair, masa tinggal jemaah sekitar 30 hari, baik di Mekkah maupun Madinah. Ini kita siapkan semua layanannya,” ucapnya.

Selain itu, penyusunan usulan BPIH juga memperhatikan komponen kurs Dollar (USD) dan kurs Riyal Saudi (SAR). Dalam usulan itu, asumsi yang digunakan adalah Rp15.300 untuk kurs 1USD, dan Rp4.080 untuk kurs 1SAR. Pada 2022, kurs SAR yang digunakan adalah Rp3.846. Untuk kurs USD tahun 2022 adalah Rp14.425.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah komponen pesawat. Sebab, ini sangat bergantung pada harga avtur.

Soal usulan biaya haji yang dibebankan kepada jemaah malah naik, Hilman menjelaskan kondisi ini terjadi karena perubahan skema persentase komponen Bipih dan nilai manfaat. Pemerintah mengajukan skema dengan komposisi 70 persen Bipih dan 30 persen nilai manfaat.

“Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar nilai manfaat yang menjadi hak seluruh jemaah haji Indonesia, termasuk yang masih mengantre keberangkatan, tidak tergerus habis,” kata dia.

Namun, kata Hilman, usul dari pemerintah belum final. Pemerintah akan membahasnya bersama Komisi VIII DPR.

“Usulan pemerintah terkait BPIH 1444 H itu belum final, karena terbuka untuk dibahas bersama dengan Komisi VIII DPR. Semoga kita bisa mendapatkan rumusan yang paling pas terkait biaya haji tahun ini,” pungkasnya.(cnn)

Editor ; Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Pusat tak Usah Bantu, Pemprov Riau Bangkrut karena Prilaku Korupsi

      Pusat tak Usah Bantu, Pemprov Riau Bangkrut karena Prilaku Korupsi

      • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyebut, salah satu penyebab Pemprov Riau krisis keuangan karena prilaku korupsi. Dikatakan, setidaknya ada dua faktor utama yang menyebabkan Pemprov Riau berada di ujung kebangkrutan, karena krisis keuangan. Perilaku korupsi serta tata kelola keuangan yang buruk. “Memang itu (pemprovnya memiliki) tata kelolanya yang buruk, yang […]

    • Tersangka penghina Ibu Negara. F. :. IST

      Emak-emak Hina Ibu Negara Nangis di Depan Polisi, Jadi Viral Medsos!

      • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      SEORANG emak-emak di akun TikTok Elsanita628, melakukan penghinaan terhadap Ibu Negara Iriana Jokowi. Sebanyak empat video diunggah terkait penghinaan itu hingga viral di media sosial. Viralnya video tersebut, polisi kemudian bergerak mencari pelaku. Wanita itu kemudian berhasil ditangkap dan tidak berkutik di tangan tim Reskrim Polres Muna, Sulawesi Tenggara. Saat diperiksa, wanita diketahui bernama Elsanita, […]

    • MIRIS! Ribuan Warga Pekanbaru Dalam Kondisi Miskin Ekstrem

      MIRIS! Ribuan Warga Pekanbaru Dalam Kondisi Miskin Ekstrem

      • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Hingga saat ini, tercatat sekitar 3.500 warga Pekanbaru dalam kondisi miskin ekstrem. Hal ini diperparah oleh naiknya harga kebutuhan hidup, serta akses pekerjaan yang kian sulit. Kemiskinan ekstrem ini adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Yaitu makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi terhadap pendapatan […]

    • Warga Pekanbaru Kesulitan Cari Elpiji 3 Kg, Ini Sebabnya!

      Warga Pekanbaru Kesulitan Cari Elpiji 3 Kg, Ini Sebabnya!

      • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Warga di sejumlah wilayah Pekanbaru kesulitan mencari gas elpiji 3 Kg. Salah satunya di Kelurahan Sialang Munggu, Panam. Warga di wilayah setempat sudah seminggu ini kesulitan mencari barang subsidi tersebut. “Susah nyari gas 3 Kg sekarang ini. Sudah seminggu saya mutar-mutar mencarinya. Mulai dari pangkalan hingga eceran tak ada juga,” ujar Suryani, […]

    • Resmi Daftar KPU, Ini Bapaslon Pilgubri dan Pilkada Riau serta Parpol Pengusung 

      Resmi Daftar KPU, Ini Bapaslon Pilgubri dan Pilkada Riau serta Parpol Pengusung 

      • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pilkada 2024 di Riau telah selesai dalam tahapan pendaftaran dengan sejumlah bakal pasangan calon (Bapaslon) mendaftar di KPU. Data dirangkum, untuk Pilgubri, Calon Gubernur Riau, Abdul Wahid bersama pasangannya S.F. Hariyanto maju dengan dukungan dari koalisi PDIP, PKB, dan Nasdem. Kemudian petahana Syamsuar yang berpasangan dengan Mawardi mendapat dukungan dari Golkar dan […]

    • Usai Kampak Istri, Nali Datangi Paman Korban Minta Diborgol, Pembunuhan Sadis di Bantan Bengkalis 

      Usai Kampak Istri, Nali Datangi Paman Korban Minta Diborgol, Pembunuhan Sadis di Bantan Bengkalis 

      • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Pembunuhan dilakukan Nali (37) terhadap istrinya Susilawati (34), menjadi sorotan warga. Pelaku membacok korban dengan sadis menggunakan kapak hingga korban tewas seketika. Wartawan  mendatangi kediaman orangtua korban Susilawati. Rumahnya berada di depan rumah korban Jalan Gajahmada, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Bengkalis. Baca juga : Soal Gadai Hp, Emak-emak di Bantan Bengkalis […]

    expand_less