Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hastag #BlokirKominfo Trending Twitter, Media Asing Ramai-ramai Beritakan PSE

Hastag #BlokirKominfo Trending Twitter, Media Asing Ramai-ramai Beritakan PSE

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Hastag #BlokirKominfo jadi trend di Twitter, pasca ancaman pemblokiran sejumlah aplikasi gadget. Media asing pun ramai-ramai memberitakan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat itu.

Salah satunya adalah media asing berbahasa Inggris, Bloomberg, yang juga kerap membahas tentang isu-isu bisnis dan ekonomi.

Dikutip Kamis (21/06/22), artikel yang berjudul “Google, Meta Bow to Sweeping Taxes, Content Curbs in Indonesia” telah dipublikasikan  pada Selasa (19/7/2022) di situs berita mereka.

Bloomberg, dalam konteks ini, mengawali pembahasannya dengan berfokus pada perusahaan induk Google, Alphabet, Inc dan Meta Grup yang tunduk dan setuju pada kebijakan Kominfo.

Google diberitakan Bloomberg menjadi perusahaan terakhir yang mendaftar ke laman PSE Kominfo, menyusul perusahaan layanan streaming Netflix, Spotify, Instagram, Facebook, dan TikTok yang sudah mendaftarkan diri lebih dulu.

Namun sebenarnya, nama Google yang tercantum di situs PSE Kominfo berada di kategori PSE domestik, dan didaftarkan oleh perusahaan (PT atau CV) lokal, bukan didaftarkan sendiri oleh Google Indonesia.

Selain itu, artikel Bloomberg juga mengacu pada penjelasan sejumlah aturan yang harus dipatuhi seluruh PSE asing di Indonesia. Sebagai contoh, harus mau menghapus konten yang punya potensi “menghasut” atau “mengganggu ketertiban umum”, seperti konten pornografi anak atau hal yang berbau “terorisme”.

Bloomberg juga mengutip pernyataan dari Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Semuel Pangerapan bahwa akan ada sanksi yang diberlakukan bagi PSE asing yang tidak melakukan pendaftaran.

Artikel tersebut ditutup dengan sejumlah masalah yang dihadapi oleh Google. Perusahaan mesin pencari raksasa ini menghadapi kecaman karena sering memberitakan berita palsu. Karena punya dampak yang besar, Google harus bergulat dengan sejumlah aturan dari Eropa, India, hingga Asia Tenggara.

Facebook, Google, dan perusahaan lainnya mengatakan mereka menjunjung kebebasan berbicara, tetapi harus kerap kali mematuhi peraturan lokal di mana pun mereka beroperasi,” tulis Bloomberg.

Selain Bloomberg, media asing lain yang menyoroti kebijakan  PSE Kominfo  adalah Reuters  yang memublikasikan artikel berjudul “Meta units agree to Indonesia tech licensing rules amid blocking threat”, tulisnya.

Berbeda dengan Bloomberg, kali ini artikel Reuters fokus membahas sejumlah platform besutan Meta, yakni Instagram, Facebook, dan Instagram.

Reuters membuka artikelnya dengan menuliskan kalau perusahaan Meta telah menandatangani kebijakan yang diberlakukan di Indonesia kemarin, Selasa (19/7/2022).

Tertulis kalau kebijakan tersebut “memaksa” platform untuk mengungkapkan data pengguna dan harus mau menghapus konten-konten yang dianggap melanggar hukum, seperti “melanggar ketertiban umum”. Secara keseluruhan, aturan yang dibahas Reuters sama seperti Bloomberg.

Reuters juga menyinggung platform microblogging Twitter yang masih belum melakukan pendaftaran. Padahal, batas akhir pendaftaran PSE Lingkup Privat adalah 20 Juli 2022, alias hari ini.

Di artikel tersebut juga menyebutkan kalau populasi anak muda di Indonesia cukup besar, yaitu sebanyak 270 juta pengguna. Indonesia juga masuk ke dalam daftar 10 besar dari negara yang memiliki pengguna paling aktif di media sosial, seperti Twitter, Facebook, hingga TikTok.

Di artikel tersebut, tertulis kalau pemerintah Indonesia, khususnya Kominfo sudah mengimbau terkait pendaftaran PSE Lingkup Privat ini sejak lama. Bahkan, sudah melakukan perpanjangan enam bulan sampai 20 Juli 2022, hari ini.

Namun, apabila platform digital asing yang tidak mau tunduk, akan dikenakan sanksi dan ancaman pemblokiran.

Artikel tersebut ditutup dengan kalau tujuan Indonesia memberlakukan kebijakan ini karena ingin mengurangi penyebaran dari misinformasi ataupun hoaks. Mengingat, Indonesia akan melaksanakan pemilu pada 2024 mendatang.

Kebijakan pendaftaran PSE Lingkup Privat dari Kominfo ini menarik perhatian sejumlah media asing, karena ada berbagai perusahaan teknologi kenamaan, seperti Google, Facebook, Instagram, Whatsapp, Twitter, Netflix, dan masih banyak lagi, yang terancam akan diblokir di Tanah Air.(KPC)

Editor : Kar 

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PJ Wako Pekanbaru sidak pasar, Kamis (09/8/09/22). F : CAKAPLAH

    Beras dan Cabai Naik Lagi, Dampak Musim Penghujan

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pasca musim hujan yang melanda sejak beberapa hari belakangan, berdampak terhadap harga bahan pangan. Terutama beras dan cabai mulai merangkak naik. Dari pantauan di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Selasa (11/10/22), kenaikan harga terjadi pada Cabai dan Beras. Bahan pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah Bawang Merah, Cabai Merah, dan Ayam Potong. […]

  • KARYA Bhakti, Babinsa Ratu Sima Kodim Dumai Sertu Abu Kasim Bantu Warga Bangun Rumah

    KARYA Bhakti, Babinsa Ratu Sima Kodim Dumai Sertu Abu Kasim Bantu Warga Bangun Rumah

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DUMAI, detak24com – Guna terciptanya sinergitas TNI bersama rakyat, Babinsa Ratu Sima Kodim 0320 Dumai, Sertu Abu Kasim melaksanakan karya bakti membantu warga membuat pondasi rumah di wilayah binaannya, Ahad (04/06/23). Dandim 0320 Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan sangat mengapresiasikan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan kerja bhakti maupun Komunikasi Sosial (Komsos) rutin dilakukan oleh para Babinsa, […]

  • Diduga Bocorkan OTT KPK, Asintel dan Aspidsus Kejati Riau Dimutasi 

    Diduga Bocorkan OTT KPK, Asintel dan Aspidsus Kejati Riau Dimutasi 

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mutasi Asintel dan Aspidsus Kejati Riau jadi pertanyaan, karena belum genap 6 bulan menjabat. Beredar isu gegara keduanya bocorkan OTT KPK di Pekanbaru. Informasi dirangkum, Kamis (26/12/24), Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Zulfikar Nasution, dan Asisten Intelijen (Asintel) Muhamat Fahrorozi ‘dicopot’ dari jabatannya. Keduanya dimutasi ke Kejaksaan Agung RI. […]

  • WASPADA! Dua Ekor Harimau Gerilya di Kebun Warga Batang Cenaku Inhu

    WASPADA! Dua Ekor Harimau Gerilya di Kebun Warga Batang Cenaku Inhu

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    INHU, detak24com – Dua ekor harimau sumatera menampakkan diri di areal perkebunan warga, di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Satu harimau betina dewasa dan anaknya. Penampakan dua ekor si kucing besar itu direkam warga menggunakan handphone. Video menghebohkan viral di media sosial itu diambil dari dalam mobil. Warga di sekitar lokasi perkebunan Kecamatan […]

  • Jemaah haji Wukuf di Arafah

    KEMENAG Riau Siapkan 252 Calon Jemaah Haji Cadangan

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 252 orang calon jemaah haji (CJH) cadangan disiapkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau. Jemaah cadangan tersebut disiapkan untuk mengisi kekosongan jika nanti ada CJH reguler yang tidak melunasi biaya haji. “Tahun ini kita ada penambahan 5 persen untuk jamaah haji cadangan yang berhak melunasi biaya haji,” kata Kepala […]

  • Masjid Syuhada Salareh Aia Timur Kokoh Usai Diterjang Galodo 

    Masjid Syuhada Salareh Aia Timur Kokoh Usai Diterjang Galodo 

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    AGAM, detak24com – Deru air bertekanan tinggi terdengar memenuhi kawasan Masjid Syuhada di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan saat Tim Semen Padang Peduli membantu pembersihan lumpur sisa banjir bandang. Sejak Selasa (02/12/25) pagi, tim relawan perusahaan semen pertama di Indonesia itu berada di garis depan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang memutus akses dan […]

expand_less