Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Masjid Syuhada Salareh Aia Timur Kokoh Usai Diterjang Galodo 

Masjid Syuhada Salareh Aia Timur Kokoh Usai Diterjang Galodo 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AGAM, detak24com – Deru air bertekanan tinggi terdengar memenuhi kawasan Masjid Syuhada di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan saat Tim Semen Padang Peduli membantu pembersihan lumpur sisa banjir bandang.

Sejak Selasa (02/12/25) pagi, tim relawan perusahaan semen pertama di Indonesia itu berada di garis depan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang memutus akses dan merendam permukiman di Salareh Aia Timur. Setelah posko didirikan, rapat cepat langsung digelar untuk memetakan prioritas penanganan.

“Dari penelusuran lapangan, ada dua titik krusial yang harus segera ditangani,” ujar Koordinator Lapangan Semen Padang Peduli, Hendra Wayan seperti dilansir dari Antara, Rabu (10/12/25).

Dua titik tersebut adalah pembersihan Masjid Syuhada dan pembangunan jembatan darurat di Koto Alam, yang sangat dibutuhkan sebagai jalur kendaraan roda empat, termasuk ambulans dan distribusi logistik.

Masjid Syuhada menjadi prioritas karena tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial warga. Endapan lumpur tebal membuat bangunan itu tidak dapat digunakan.

“Mengingat waktu terbatas, pembersihan masjid kita dahulukan. Tim bekerja bersama Damkar Agam dan relawan lainnya. Semoga hari ini selesai sehingga warga bisa kembali beribadah,” kata Hendra.

Di halaman masjid, ninik mamak Kayu Pasak, Syiak Datuak Langik memantau kerja relawan. Sejak pagi, ia berupaya membersihkan masjid seorang diri, namun lumpur yang mengeras membuat usahanya tidak membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur ada bantuan datang. Dari tadi pagi saya mencoba membersihkan, tapi lumpur terlalu tebal. Hanya mobil penyemprot air yang bisa mengatasinya. Hari ini saya benar-benar terbantu,” ujarnya dengan wajah lega.

Korban Banjir Bandang 

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Agam mencatat 68 orang masih hilang dan dalam pencarian pada hari ke-12 setelah banjir bandang atau galodo yang menerjang nagari Kecamatan Palembayan.

Kalaksa BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono dalam laporan menyatakan perkembangan pencarian korban galodo di Palembayan hingga 8 Desember 2025 telah menemukan 136 korban meninggal. Sementara itu, 68 orang lainnya masih dalam pencarian.

Sementara itu, Rahmad menyebutkan, untuk total jumlah korban di Kabupaten Agam 168 orang meninggal dunia dan 72 orang lainnya masih hilang. Jumlah tersebut dirangkum dari bencana banjir dan longsor yang terjadi di Palembayan, Matur, Malalak, Tanjung Raya, Palupuh, serta di Ampek Nagari.

BPBD juga mencatat jumlah pengungsi akibat bencana tersebut mencapai 5.242 orang. Kemudian, 600 rumah mengalami rusak berat, 359 rusak sedang dan 493 rusak ringan. Pemerintah Kabupaten Agam mencatat total kerugian dari becanca ini mencapai Rp 626 juta.

Sebelumnya, tim gabungan pencari korban banjir bandang masih terkendala dengan medan yang masih ditimbun lumpur yang cukup tinggi. Salah satunya di daerah Kayu Pasak Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan Agam.

Bahkan terdapat satu area di Kayu Pasak yang masih belum dijamah secara keseluruhan oleh tim gabungan, lantaran lumpur tebal serta kayu berdiameter besar  yang menghalangi proses evakuasi.

“Ada satu titik yang cakupan dampak kerusakannya cukup luas sehingga belum bisa di cover yaitu di Kayu Pasak bagian selatan, serta di Sawah Laweh,” ujar Kapolres Agam, AKBP Muari, Rabu (10/12/25).

Kapolres mengatakan, kawasan Kayu Pasak area selatan tersebut menjadi salah satu titik fokus penyisiran pencarian korban, sebab ia menduga masih ada korban di lokasi tersebut. “Dalam beberapa hari terakhir selalu ada korban yang kami temukan di sana, kemungkinan masih ada korban yang tertimbun,” ujarnya.

Ia menegaskan untuk area lain sudah bisa diakses oleh tim pencari termasuk jorong yang terisolir sebelumnya. Beberapa jembatan darurat menggunakan batang pinang telah bisa menghubungkan seluruh wilayah terdampak, dikutip dari langgam.id. (red)

Editor : Kar

 

 

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Termegah di Dunia, Ini Dampaknya Flyover Sitinjau Lauik Bagi Sumbar 

    Jadi Termegah di Dunia, Ini Dampaknya Flyover Sitinjau Lauik Bagi Sumbar 

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Setakat ini, Provinsi Sumbar tengah bersiap menghadirkan proyek infrastruktur yang paling dinantikan dan ambisius. Yakni, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik. Dikutip, Kamis (26/09/24), flyover ini digadang-gadang bakal menjadi salah satu yang termegah di dunia. Tidak hanya dari segi desain dan panjang lintasan, tetapi juga dalam hal teknologi konstruksi yang diterapkan. Proyek ini menjadi […]

  • HEBOH! Suami Lempar Istri ke Laut di Roro Merak – Bakauheni, Ternyata Ini Motifnya!

    HEBOH! Suami Lempar Istri ke Laut di Roro Merak – Bakauheni, Ternyata Ini Motifnya!

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    LAMPUNG, detak24.com – Seorang suami tega lempar istri ke laut dari atas kapal KMP Shalem yang mereka tumpangi, saat menuju ke Pelabuhan Bakauheni. Kejadian itu terjadi pada Kamis (23/2), sekira pukul 05.15 WIB. “Saat KMP Shalem akan memasuki alur Pelabuhan Bakauheni pada koordinat 05.867.825 S dan 105.756.752 E tiba-tiba security KMP Shalem atas nama Siswoyo […]

  • TNI AU Amankan 3,8 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru

    TNI AU Amankan 3,8 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Personel Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin mengamankan sabu seberat 3.868 gram atau 3,8 Kg di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu (07/10/23). “Pengungkapan ini diawali ketika kami mencurigai sebuah paket ketika melewati X Ray. Kami yang mendampingi petugas X Ray, minta untuk scan ulang, serta pembukaan paket dengan disaksikan pihak […]

  • Kajari Pringsewu Lampung Sikat Mafia Tanah dan Pupuk, Pertegas di Hadapan Wartawan

    Kajari Pringsewu Lampung Sikat Mafia Tanah dan Pupuk, Pertegas di Hadapan Wartawan

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    LAMPUNG, detak24.com – Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Pringsewu Lampung, Ade Indrawan SH MH berazam memberantas mafia tanah dan pupuk hingga akarnya. Penindakan tegas praktik yang diduga melibatkan oknum aparat dan pejabat ini, disampaikannya di depan para wartawan. Sebagaimana rilis yang diterima detak24.com Kamis (10/02/22), sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Kejari Pringsewu menggelar silaturahmi dengan […]

  • Rugikan Negara Rp 12,5 M, Koruptor Proyek Pelabuhan Sagu-Sagu Lukit Divonis 7 Tahun 

    Rugikan Negara Rp 12,5 M, Koruptor Proyek Pelabuhan Sagu-Sagu Lukit Divonis 7 Tahun 

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Empat terdakwa korupsi pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sagu-Sagu Lukit Tahap IV di Kabupaten Kepulauan Meranti divonis berbeda. Tertinggi 7 tahun penjara. Vonis tersebut dijatuhkan majelis hakim dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (15/01/26). Dalam amar putusannya, hakim menyatakan keempat terdakwa terbukti melakukan korupsi sebesar Rp 12,5 miliar. Keempat terdakwa tersebut […]

  • Security DIC Usir Pedagang Terancam Dipecat, DPRD Dumai Gelar RDP

    Security DIC Usir Pedagang Terancam Dipecat, DPRD Dumai Gelar RDP

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Security DIC usir pedagang yang viral beberapa waktu lalu terancam dipecat. DPRD Dumai ingatkan pengelola lakukan evaluasi total pasca insiden pengusiran PKL tersebut. DPRD Dumai memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas pengaduan masyarakat mengenai insiden pengusiran pedagang kaki lima (PKL) secara arogan oleh oknum petugas keamanan di kawasan Dumai Islamic Center (DIC). […]

expand_less