Bandar Narkoba Ditembak Usai Tikam Polisi di Tenayan Raya Pekanbaru
- account_circle Redaksi
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Bandar narkoba sekarat usai ditembak polisi di Pekanbaru. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Upaya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menangkap seorang bandar narkotika jenis pil ekstasi di Pekanbaru berujung perlawanan.
Tersangka berinisial SD menyerang petugas menggunakan senjata tajam hingga melukai seorang anggota polisi, sebelum akhirnya dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur (ditembak).
Peristiwa itu terjadi saat polisi melakukan penangkapan pelaku di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Kamis (16/07/26) malam sekitar pukul 22.10 WIB.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan bahwa penangkapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh informasi mengenai dugaan transaksi pil ekstasi yang akan dilakukan tersangka.
Setelah melakukan penyelidikan, tim melakukan penyergapan terhadap tersangka SD yang datang ke lokasi
bersama seorang rekannya. Ketika hendak dibekuk, keduanya melakukan perlawanan.
Tersangka SD menyerang personel operasional Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau menggunakan senjata tajam, hingga mengakibatkan korban mengalami luka gores di bagian perut dekat pusar.
“Pada saat akan diamankan, tersangka bersama seorang rekannya melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam,” ujarnya, Sabtu (18/07/26).
Melihat rekannya terluka, personel lain segera memberikan bantuan. Karena pelaku terus melakukan perlawanan dan dinilai membahayakan keselamatan petugas, polisi mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Petugas terpaksa melumpuhkan SD dengan tindakan tegas terukur. Pelaku kemudian diamankan,” ungkapnya.
Dalam penangkapan itu, petugas menyita 50 butir pil ekstasi berbagai warna dan merek yang disimpan di dalam sebuah kotak obat. Polisi juga mengamankan satu bilah pisau cutter yang diduga digunakan untuk menyerang petugas, serta dua unit telepon seluler.
Sementara itu, seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri, dan hingga kini masih dalam pengejaran Ditresnarkoba Polda Riau.
Personel yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan, tersangka SD yang mengalami luka tembak dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau.
“Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Ditresnarkoba Polda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” tutupnya mengakhiri, seperti diwartakan cakaplah. (*)
Editor : Kar











