Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Guru Honor Hilang Saat Mancing di Desa Pelantai Merbau, Begini Kondisinya 

Guru Honor Hilang Saat Mancing di Desa Pelantai Merbau, Begini Kondisinya 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SELATPANJANG, detak24com – Seorang guru honor dilaporkan tenggelam hilang saat memancing di perairan Desa Pelantai, Merbau akhirnya ditemukan.

Korban bernama Junaidi (37), dilaporkan hilang sejak Kamis (26/12/24) saat mencari ikan. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (27/12/24) sekitar pukul 10:30 WIB.

Jasadnya ditemukan mengapung di perairan Desa Teluk Ketapang, tidak jauh dari lokasi keberadaan perahu korban.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Unit Siaga SAR Meranti, Ditpolair Polda Riau, Sat Polair, Polsek Merbau, BPBD, Pos Angkatan Laut Selatpanjang, dan Koramil Merbau melakukan evakuasi jasad korban. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Pelantai.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan MH, melalui Kapolsek Merbau, Iptu Jimmy Andre MH mengungkapkan kelegaannya karena korban berhasil ditemukan meskipun dalam kondisi yang menyedihkan.

“Korban berhasil kita temukan setelah dua hari pencarian, meski dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini, jenazah sudah dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan,” ujar Jimmy.

Dikatakan Jimmy, proses pencarian melibatkan kerjasama antara tim gabungan dan masyarakat setempat. Dukungan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penemuan korban.

Sementara itu, Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan bahwa jasad korban berhasil ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi perahu korban ditemukan saat petugas gabungan menjalani penyisiran di area lokasi kejadian.

Menurut Prima, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban mengenakan celana pendek dan tidak mengenakan baju.

“Korban ditemukan dua hari setelah pencarian oleh warga yang ikut dalam operasi SAR. Yakni, sekitar 500 meter dari lokasi kapalnya,” kata Prima.

Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti itu juga menuturkan jasad korban yang ditemukan masih dalam keadaan utuh.

“Pencarian di hari kedua kita mulai pada pukul 8 pagi dan korban ditemukan setelah sekitar 2 jam dilakukan penyisiran. Selain petugas SAR gabungan, ada banyak yang terlibat yakni sekitar 20 kapal milik warga setempat serta rekan-rekan guru dengan melakukan penyisiran ke arah utara Desa Ketapang,” jelasnya.

Proses evakuasi korban diwarnai suasana haru dan tangisan dari keluarga serta warga yang sudah menunggu kabar. Kedatangan jenazah di rumah duka disambut dengan isak tangis dari istri, anak-anak, dan kerabat korban.

Junaidi dikenal sebagai sosok yang baik di lingkungan masyarakat Desa Pelantai. Selain mengajar sebagai guru honorer di SMPN 1 Merbau, ia juga dikenal sebagai fotografer di berbagai acara pernikahan dan kegiatan lainnya. Junaidi juga merupakan Pengawas Kelurahan Desa (PKD) Bawaslu yang masih aktif hingga kini.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam yang menyelimuti keluarga dan masyarakat Desa Pelantai, terutama bagi istri dan dua anaknya. Masyarakat Desa Pelantai merasa kehilangan sosok yang tidak hanya berdedikasi pada pendidikan, tetapi juga aktif membantu komunitasnya.

“Kami sangat kehilangan sosok Pak Junaidi. Beliau adalah pribadi yang ramah, aktif, dan selalu membantu masyarakat,” ujar salah seorang warga Desa Pelantai.

Diberitakan sebelumnya, Junaidi (37), dilaporkan hilang pada Kamis (26/12/2024) saat sedang mencari ikan seorang diri di kawasan perairan Teluk Ketapang. Junaidi, yang juga seorang guru honorer di SMPN 1 Merbau, terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Rabu sore (25/12/2024) untuk menjaring ikan.

Ia bukanlah seorang nelayan, melainkan hobinya yang turun ke laut untuk mencari ikan.

Informasi hilangnya Junaidi pertama kali diterima setelah istrinya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Pelantai, Khairi dan selanjutnya dilakukan pencarian bersama warga setempat seraya melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Sektor (Polsek) Merbau.

Sebelum dinyatakan hilang, Junaidi diketahui sempat melakukan siaran langsung di media sosial, menyapa para penggemarnya.

Setelah dilakukan pencarian oleh masyarakat, ditemukan kapal pompong milik Junaidi yang digunakan untuk mencari ikan di Perairan Desa Ketapang Kecamatan Pulau Merbau dalam kondisi pompong terombang-ambing di perairan Desa Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau. Barang-barang pribadi seperti sandal, jaring, dan ponsel masih berada di dalam kapal, tetapi Junaidi tidak ditemukan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan MH, melalui Kapolsek Merbau, Iptu Jimmy Andre MH, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, Junaidi berpamitan kepada istrinya untuk mencari ikan pada hari Rabu tanggal 25 Desember 2024 sekira pukul 17.00 WIB dan berjanji akan pulang keesokan harinya.

Saat meninggalkan rumah, Junaidi memakai baju loreng serta celana pendek. Namun pada pagi harinya tanggal 26 Desember 2024 Pukul 07.00 WIB, istri korban merasa terjadi sesuatu atas diri suaminya dan meminta tolong kepada masyarakat yang bekerja di kapal pompong penyeberangan Pelantai -Ketapang untuk mencari Junaidi.

“Kami menerima laporan dari istri korban bahwa ia tidak kembali setelah mencari ikan. Saat ini, kami bersama warga setempat dan tim SAR melakukan pencarian intensif di lokasi,” imbuhnya dikutip detak24com dari halloriau. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TABRAK Maut, Pelajar Asal Pasir Penyu Tewas di Jalintim Inhu

    TABRAK Maut, Pelajar Asal Pasir Penyu Tewas di Jalintim Inhu

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    INHU, detak24com – Tabrak maut terjadi di Jalan Lintas Timur  (Jalintim) Inhu. Seorang pelajar asal Pasir Penyu dilaporkan tewas di TKP,  Selasa (20/02/24). Lakalantas yang mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan satu korban lainya mengalami luka berat, terjadi akibat tabrakan yang melibatkan mobil mistsubishi pikap L300 BM 9036 BG dan mobil mitsubishi dump truck […]

  • Gila, Pria Ini Perkosa Mayat Pedagang Sayur di Batam

    Gila, Pria Ini Perkosa Mayat Pedagang Sayur di Batam

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATAM, detak24com – Tersangka pembunuhan Nelwina Tanjung alias Wina (22) ditangkap di kampung halamannya. Pelaku memperkosa korban setelah jadi mayat. Namun sejauh ini, pihak kepolisian belum membawa korban ke Batam lantaran tidak mendapatkan tiket ke Batam. Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Giadi Nugraha dikutip, Kamis (21/07/24). Menurut Giadi, pihaknya sudah memburu […]

  • BABINSA Kodim 0320/Dumai Sosialisasi PMK di Peternak Kambing Telukbinjai 

    BABINSA Kodim 0320/Dumai Sosialisasi PMK di Peternak Kambing Telukbinjai 

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24com – Upaya pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Babinsa Kodim 0320/Dumai, Serda SMP Sinaga mengunjungi ternak kambing milik Harahap di Gang Galon Kelurahan Teluk Binjai, Dumai Timur, Sabtu (25/03/23). Kunjungan Babinsa tersebut dalam rangka sosialisasi, pengecekan dan pemantauan terhadap hewan ternak kambing. “Kita melaksanakan pengecekan kambing milik bapak Harahap. Ada beberapa ekor […]

  • Innalillahi! Warga Lampung Meninggal di Bawah Pokok Durian, Diduga Terjatuh

    Innalillahi! Warga Lampung Meninggal di Bawah Pokok Durian, Diduga Terjatuh

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Lampung Selatan, detak24.com– Rudiansyah (27) warga Dusun 2, Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah pokok durian, di Dusun 1, desa setempat, sekitar pukul 08.30, Rabu 8 Juni 2022. Diduga, Rudi meninggal dunia usai terjatuh dari pokok durian. Jenazah Rudi pertama kali ditemukan oleh Arpani (45), Nur Safei […]

  • APES! Cowok Ganteng Ini Jual Motor Curian ke Polisi di Pekanbaru

    APES! Cowok Ganteng Ini Jual Motor Curian ke Polisi di Pekanbaru

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pria berinisial AO (22) warga Kecamatan Siak Hulu, Kampar harus berakhir di penjara. Ia terciduk saat jual motor hasil curian kepada polisi. Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil mengatakan, pelaku yang merupakan penadah barang hasil curian ini berhasil diamankan petugas pada Senin (11/03/2024). Syafnil menceritakan, pelaku berhasil diamankan saat akan bertransaksi menjual sepeda […]

  • WAJIB Tahu! Segini Jumlah Pemilih untuk Pemilu 2024 di Rohul, Cek Data Perkecamatan

    WAJIB Tahu! Segini Jumlah Pemilih untuk Pemilu 2024 di Rohul, Cek Data Perkecamatan

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    ROHUL, detak24com – KPU Kabupaten Rokan Hulu menetapkan DPT Pemilu 2024 sebanyak 391.794. Jumlah tersebut berkurang dibanding data DPSHP, yakni 394.289 pemilih. DPT Rohul Pemilu 2024 ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka KPU yang digelar di Hotel Sapadia, Pasir Pengaraian, Rabu ( 21/06/23). Rapat pleno tersebut dihadiri Komisioner KPU Rohul, Bawaslu Rohul, Perwakilan Pemerintah Daerah dan […]

expand_less