BKSDA Temukan 14 Bunga Langka di Hutan Cagar Alam Maninjau
- account_circle Redaksi
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

Bunga langka spesies Rhizanthes lowi di kawasan cagar alam Maninjau. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AGAM, detak24.com – BKSDA Sumatera Barat menemukan 14 bunga langka spesies Rhizanthes lowi di kawasan cagar alam Maninjau, Nagari Persiapan Parit Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, Agam, pada Rabu (16/09/26).
Kepala Resort Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra, mengatakan bahwa dari 14 tumbuhan langka tersebut empat di antaranya sudah mekar.
Temuan itu didapat tim saat melakukan patroli dalam kawasan hutan cagar alam Maninjau, yang belum tersentuh oleh warga.
“Keberadaan Rhizanthes lowi di kawasan tersebut menjadi perhatian BKSDA, karena tumbuhan ini termasuk keluarga Rafflesiaceae, dan tergolong langka,” tuturnya kepada detak24.com, Kamis (17/09/26).
Dikatakannya, Rhizanthes lowi merupakan tumbuhan dari famili Rafflesiaceae, satu keluarga dengan Rafflesia.
Tumbuhan ini memiliki karakteristik yang berbeda dari flora pada umumnya, karena merupakan parasit murni. Juga memiliki daun, batang, akar, maupun klorofil dan hidup dengan menumpang pada akar tanaman merambat dari genus tetrastigma.
“Memiliki diameter 25 hingga 43 sentimeter, dengan warna cokelat kemerah-merahan serta tidak memiliki bintik putih atau kuning,” jelasnya.
Sebelum mekar, Rhizanthes lowi tidak berbau. Namun, ketika kelopaknya membuka bunga tersebut mengeluarkan bau seperti bangkai yang berfungsi menarik lalat sebagai penyerbuk
“Tumbuhan ini unik, mampu menghasilkan dan mengatur panas sendiri. Karenanya, bunga tersebut sangat jarang ditemukan,” pungkasnya. (*)
Reporter : Joni Anwar
Editor : kar













