PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Spanduk dan Baliho Bergambar M Adil Dicopot
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MERANTI, detak24com – Petugas Satpol PP mencopot semua spanduk dan baliho bergambar Muhammad Adil yang terpasang di sejumlah sudut kawasan strategis Kota Selatpanjang
Hal itu menyusul pasca KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti serta ditetapkan sebagai tersangka. Dilanjutkan dengan status nonaktif M Adil sebagai Bupati Kepulauan Meranti.
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP Damkar) Kabupaten Kepulauan Meranti, Febrizon, SH, M.IP menyebutkan penertiban baliho ini bersifat operasi rutin terhadap atribut iklan yang tidak sesuai dengan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum.
“Semua baliho atau spanduk yang penempatannya tidak sesuai dengan Perda akan diturunkan. Karena Pak Adil sudah dinonaktifkan, maka baliho beliau kami copot, karena sudah bukan bupati lagi,” kata Febrizon, Minggu (9/4/2023).
Dikatakan, sedikitnya ada 20 baliho dan spanduk bergambar Muhammad Adil diturunkan. Baik itu baliho bersama kepala OPD maupun baliho bergambar Bupati dan istrinya serta keluarganya. Tanpa terkecuali, semuanya dilepaskan.
Untuk diketahui, setiap baleho dan spanduk yang dipasang, foto Muhammad Adil hanya dipasang tunggal dan tidak menyertakan wakilnya H Asmar yang saat ini ditunjuk sebagai Plt Bupati.
Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Adil terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/4/2023) malam.
Bupati Adil terjerat suap layanan jasa umroh dan pemotongan uang pengganti (UP) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
Selain Adil, KPK juga menahan Fitria Nengsih, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Kepulauan Meranti dan Ketua Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Riau M Fahmi Aressa. (Halloriau)
Editor : Kar
Tetimtelah telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Seharusnya tidak hanya dicopot tetapi dibakar dan keluarganya diusir dari meranti soalnya dia telah minipu rakyat meranti
9 April 2023 20:27