Pasaman Diterjang Banjir, Warga Simpang Tonang Hanyut dan Hilang
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Pasaman diterjang banjir bandang. f : Joni Anwar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PASAMAN, detak24.com – Banjir bandang melanda Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman menyebabkan seorang warga dilaporkan hanyut dan hilang.
Peristiwa banjir bandang dilaporkan terjadi pada Jumat (18/09/26) petang sekitar pukul 17.10 WIB. Seorang warga diketahui bernama Amri Anto (51) tahun warga Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang menjadi korban dan hilang terbawa arus.
Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, bencana terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Pasaman sejak pukul 16,20 WIB, Jumat (18/09/26) peristiwa tersebut. Sekitar pukul 17.10 WIB banjir bandang menerjang kawasan tersebut dan menyeret korban yang terbawa arus sangat kuat.
“Informasi kejadian diterima SAR dari pelaksana BPBD Pasaman Mardianto sekitar 18.20 WIB. Menindak lanjuti laporan tersebut, tim pos pencarian dan pertolongan Pasaman langsung bergerak menuju lokasi sebanyak 12 personel diberangkat kan ke lokasi,” tulis Kantor SAR Padang.
Selain itu, unit siaga SAR Agam juga mengerahkan 6 personil menuju lokasi pukul 18.50 WIB untuk mencari korban.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 49,5 kilometer melalui jalur darat dari pos pencarian dan pertolongan Pasaman, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam lebih,
“Dalam operasi tersebut, tim SAR membawa sejumlah peralatan. Di antaranya, rescue car double cabin, rescue truck, ambulans, perahu LCR, perlengkapan SAR air, perlengkapan medis dan komunikasi, aqua eye serta dron thermal,” sebut Kantor SAR Padang.
Tim gabungan selanjutnya melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan terseret deras arus banjir. (*)
Reporter : Joni Anwar
Editor : kar













