Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DUH! Anggaran Kemiskinan Capai Rp 500 Triliun hanya Buat Rapat dan Stuban

DUH! Anggaran Kemiskinan Capai Rp 500 Triliun hanya Buat Rapat dan Stuban

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Fakta miris diungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Marwan Dasopang. Alokasi pengentasan kemiskinan capai Rp 500 triliun, namun dipakai untuk rapat dan studi banding (stuban).

“Masih terkesan kita (pemerintah) hanya memelihara orang miskin, bukan mengentaskan kemiskinan,” kata Marwan saat dihubungi, dikutip Ahad (29/01).

Ia mengkritik pemerintah soal anggaran penanganan kemiskinan terbuang sia-sia di sejumlah kementerian/lembaga, hanya terserap untuk kegiatan rapat hingga studi banding.

Selama ini, katanya belanja sosial memang belum mencerminkan percepatan mengangkat status masyarakat miskin menjadi hidup lebih layak dan bisa melakukan aktivitas produktif untuk menutupi kebutuhan.

“Belanja sosial kita itu memang belum bisa mendongkrak masyarakat kita dari miskin, menjadi hidup lebih layak” kata Marwan.

Kondisi itu, kata dia, ditambah dengan kementerian/lembaga yang sibuk rapat dengan menghabiskan anggaran besar. Menurutnya, anggaran besar itu lebih baik diberikan kepada masyarakat untuk membantu permodalan.

Marwan mengatakan dari puluhan juta masyarakat miskin yang setiap tahun mendapat bantuan sosial, pasti banyak di antara mereka yang mampu berkembang jika diberi bantuan permodalan yang cukup.

“Anggaran kita terpkai hanya untuk membicarakan dan membahas orang miskin, bukan untuk bantuan. Padahal si miskin itu hanya butuh Rp20 juta saja untuk keluar dari kemiskinan. Yang tidak bisa diangkat, itulah yang baru kita santuni,” katanya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas sebelumnya menyentil penggunaan anggaran kemiskinan di Kementerian/Lembaga yang terbuang sia-sia untuk rapat dan studi banding.

Menurutnya anggaran pemerintah Joko Widodo yang digelontorkan hingga Rp500 triliun justru terserap untuk kegiatan rapat hingga studi banding.

“Hampir Rp 500 triliun anggaran kita untuk anggaran kemiskinan yang tersebar di kementerian dan lembaga (KL), tapi tidak in line dengan target Pak Presiden karena, KL sibuk dengan urusan masing-masing,” kata Anas dikutip, Ahad (27/01).

“Programnya kemiskinan, tapi banyak terserap ke studi banding kemiskinan. Banyak rapat-rapat tentang kemiskinan. Ini saya ulangi lagi, menirukan Bapak Presiden, dan banyak program studi dan dokumentasi kemiskinan sehingga dampaknya kurang,” sambung mantan Bupati Banyuwangi itu.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • AHY: RI Dalam Bahaya Jika Ada Intervensi Politik di PK Moeldoko

      AHY: RI Dalam Bahaya Jika Ada Intervensi Politik di PK Moeldoko

      • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      JAKARTA, detak24com – Ketum Partai Demokrat, AHY menyinggung Indonesia dalam keadaan bahaya bila kasus PK  yang diajukan PK Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun diintervensi politik. AHY meyakini tak ada alasan yang dapat digunakan untuk memenangkan gugatan KSP Moeldoko. Namun, ia mengatakan Demokrat akan tetap waspada mengingat kejadian di Indonesia belakangan ini. “Beberapa praktisi hukum mengatakan […]

    • SIGAP Atasi Kejadian Kilang Meledak, PT KPI RU Dumai Lanjutkan ke Proses Recovery

      SIGAP Atasi Kejadian Kilang Meledak, PT KPI RU Dumai Lanjutkan ke Proses Recovery

      • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      DUMAI, detak24com – Setelah berhasil menanggulangi kejadian di area gas compressor, pada Sabtu (01/04/23) pukul 22.54, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) Dumai kini beralih ke proses recovery kilang maupun warga terdampak. Area Manager Communication, Relations, & CSR RU Dumai, Agustiawan dalam siaran persnya menjelaskan, bahwa proses recovery segera dilakukan. Agar operasional […]

    • Masjid Sesak, Jamaah Terpaksa Salat Idul Fitri di Halaman Gereja 

      Masjid Sesak, Jamaah Terpaksa Salat Idul Fitri di Halaman Gereja 

      • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      MALANG, detak24com – Jamaah Masjid Agung Jamik Kota Malang membludak, sehingga sebagainnya terpaksa Salat Idul Fitri 1446 H di halaman Gereja Hati Kudus, Senin (31/03/25). Sejak Senin (31/03/25) pagi, nampak pengurus gereja baik romo maupun suster, berdiri di depan pintu pagar rumah ibadah yang letaknya sekitar 300 meter dari masjid Agung Jami Kota Malang. Mereka dengan […]

    • Warga Desa Alim Inhu Ditangkap Gegara Bakar Lahan untuk Kebun Sawit 

      Warga Desa Alim Inhu Ditangkap Gegara Bakar Lahan untuk Kebun Sawit 

      • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHU, detak24com – Satu hektare lahan di Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu dilalap api akibat ulah seorang warga yang ingin membuka kebun sawit dengan cara membakar. Pelaku berinisial RK (28), warga setempat ditangkap setelah keberadaan titik api terdeteksi melalui aplikasi canggih Dashboard Lancang Kuning (DLK) milik Polda Riau, teknologi yang memungkinkan pemantauan hotspot secara […]

    • GUBRI Edy Natar Resmi Dilantik, Ini Pesan Presiden Jokowi!

      GUBRI Edy Natar Resmi Dilantik, Ini Pesan Presiden Jokowi!

      • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      JAKARTA, detak24com – Presiden Joko Widodo resmi melantik Gubri Edy Natar untuk sisa masa jabatan 2019-2024, di Istana Negara Jakarta, Senin (27/11/23). Proses pelantikan Edy Natar Nasution tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno serta menteri kabinet lainnya. Baca juga : EDY Natar Gubri Definitif, Besok Dilantik di Istana […]

    • BLT NELAYAN Alokasi 1.806 Penerima Segera Cair, Cek Syaratnya!

      BLT NELAYAN Alokasi 1.806 Penerima Segera Cair, Cek Syaratnya!

      • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      RIAU detak24.com – Pemprov Riau segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 3.000 nelayan di tujuh kabupaten/kota. Masing-masingnya mendapat bantuan Rp900 untuk tiga bulan. Anggaran bantuan tersebut merupakan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk jaringan pengaman sosial, akibat dampak kenaikan inflasi dan kenaikan harga BBM. “Bantuan langsung tunai untuk 3.000 nelayan segera kita […]

    expand_less