Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Diperiksa Jaksa, Petani di Bengkalis Khawatirkan Tambak Udang Vaname Tutup 

Diperiksa Jaksa, Petani di Bengkalis Khawatirkan Tambak Udang Vaname Tutup 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Petani tambak udang vaname di Kabupaten Bengkalis khawatir usaha mereka terancam tutup, pasca pemeriksaan oleh jaksa terkait korupsi.

Petani mengharapkan arahan dan petunjuk dari pemangku kepentingan agar usaha yang dirintis dengan modal patungan dan pinjaman bank dapat terus bertahan, demi mencicil angsuran utang serta menafkahi keluarga.

Baca juga : Kejari Bengkalis Endus Aroma Korupsi Usaha Tambak Udang dalam Hutan Bakau 

Demikian permohonan yang disampaikan warga kepada pasangan petahana Cabup Cawabup Kasmarni Bagus Santoso (KBS) nomor urut 1 saat mengadakan acara kampanye dialogis di beberapa desa yaitu Batang Duku Bukit Batu, Kecamatan Bantan, Tanjung Medang, Kadur, Dusun Sungai Pucuk Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara, Sabtu (26/10/24).

Pada setiap acara sesi dialog masyarakat dengan nada memohon agar pemerintah menolong keberlangsungan usahanya. “Bapak tolonglah kami petani tambak udang. Kami baru merintis 1 tahun berjalan sekarang ada pemeriksaan terus dari lembaga hukum. Terus terang kami cemas, dan jika kami salah siap untuk memperbaiki. Tapi tolong jangan usaha kami ditutup,” kata Bohseng mewakili suara pelaku usaha tambak udang.

Ia memberanikan diri untuk bicara karena menyangkut nasib periuk nasi keluarganya. Lebih lanjut disampaikan demi memenuhi nafkah hidup keluarga serta dari potensi desa, maka tambak menjadi pilihan untuk digeluti.

“Tapi itulah bapak, sekarang terancam tutup semua. Tidak tahu lagi nasib kami ini, tolonglah,” katanya dengan nada bergetar terbata-bata.

Menjawab pengaduan warganya Bagus Santoso menyampaikan terima kasih atas informasi yang disampaikan. Ia memastikan bahwa pemerintah seluruh pemangku kepentingan akan hadir memberikan pelayanan dengan cara sinergisitas dan kolaborasi sesuai tugas kewenangan masing-masing.

“Saya pastikan kepada semua warga yang hadir, zaman sekarang semua serba transparan. Setiap pemangku kepentingan akan jalankan tugas agar usaha kita semua normal sehingga mendatangkan manfaat,” kata Bagus Santoso.

Terhadap langkah pemeriksaan dari lembaga penegakan hukum Bagus Santoso mengimbau kepada semua warga untuk mengikutinya. Karena dengan  konfirmasi  pelaku usaha bisa menjalankan usaha dengan aman sekaligus tahu rambu-rambu arah jalan.

“Negeri ini akan maju berkat kerja sama semua pihak pemerintah, swasta dan warga. Kita maksimalkan potensi desa dan ikuti aturannya,” kata Bagus

Respon Kajari Bengkalis 

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Dr Sri Odit Megonondo terkonfirmasi langsung merespon positif permohonan dari petambak udang. Lebih lanjut Ia sampaikan silahkan usaha tetap berjalan, namun kooperatif saat dipanggil untuk pemeriksaan.

“Bapak-bapak petani tambak udang jangan khawatir bila usaha tidak melanggar aturan yang berlaku aman gak ada apa-apa, Silahkan dilanjutkan,” imbuhnya.

Kendati demikian, Odit menyatakan untuk usaha tambak udang aturannya sangat rigid sekali dan sampai saat ini masih proses mengerjakan dari sisi dasar hukum meliputi 16 peraturan.

Kajari menambahkan, bahwa usaha boleh-boleh saja namun ada aturan yang harus ditaati oleh warga masyarakat petani tambak udang.

Perkembangan terkini diakui oleh Odit masih banyak petani tambak udang yang dimintai keterangan atas usahanya. 

“Tolong diimbau jika ada panggilan dari Kejari Bengkalis untuk dapat menghadiri karena keterangan sangat diperlukan,” imbuh Odit. (Rls)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • WARGA Desa Titian Modang Terciduk Malam Hari di Pondok Sawah, Ini yang Dilakukannya!

    WARGA Desa Titian Modang Terciduk Malam Hari di Pondok Sawah, Ini yang Dilakukannya!

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    TELUKKUANTAN, detak24com  – Polisi menangkap seorang warga Desa Titian Modang, Kuantan Tengah Kuansing di pondok sawah malam hari. Menurut aparat, perbuatannya sangat meresahkan Tersangka berinisial J 33), menurut Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, dirilis detak24com, Rabu (05/07/23) menyebutkan, penangkapannya berawal dari laporan masyarakat tentang transaksi perjudian jenis togel online. “Pelaku togel online diamankan polisi […]

  • Gasak Aset PT PHR, Dua Warga Duri Diangkut Polisi

    Gasak Aset PT PHR, Dua Warga Duri Diangkut Polisi

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DURI, detak24com – AS (37), warga Kelurahan Air Jamban dan AHH (42) alamat Desa Boncah Mahang, Duri diringkus polisi gegara maling pipa PT PHR. Informasi dirangkum, Selasa (16/07/24), keduanya tak berkutik ketika diamankan Tim Satreskrim Polres Bengkalis, Ahad (14/07/24). Mereka diduga pelaku tindak pidana pencurian dan penadah pipa besi milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) […]

  • Naas! Sampan Tertimpa Pohon, Nelayan Tua di Desa Tambak Inhu Meregang Nyawa

    Naas! Sampan Tertimpa Pohon, Nelayan Tua di Desa Tambak Inhu Meregang Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Seorang nelayan tua di Desa Tambak, Inhu bernama Zakaria (69) meninggal dunia di sungai Pulau Pekanlais, Sabtu (13/07/24). Korban tenggelam pada Kamis (11/07/24) pagi. Ketika itu, nelayan tua tersebut sedang menggunakan sampan melintas di Pulau Pekanlais. Saat bersamaan, warga bernama Sarkawi menebang pohon di pinggir sungai. Pohon yang ditebang menimpa sampan nelayan […]

  • Kejari Bengkalis Terima Pelimpahan Tersangka Sabu 21,3 Kilo dari Mabes Polri 

    Kejari Bengkalis Terima Pelimpahan Tersangka Sabu 21,3 Kilo dari Mabes Polri 

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kasus sabu dengan barang bukti mencapai 21.299,43 gram atau lebih dari 21,3 kilogram memasuki tahap penuntutan. Setelah proses penyidikan dinyatakan lengkap atau P-21, Mabes Polri melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejari Bengkalis, Kamis (13/08/26). Pelimpahan tahap II tersebut menandai beralihnya penanganan perkara dari penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis. […]

  • Nasida Ria Bangga Tampil di Jerman

    Nasida Ria Bangga Tampil di Jerman

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    GRUP Nasida Ria beberapa waktu lalu manggung di festival Documenta Fifteen di Kassel, Jerman. Vokalis Nasida Ria, Rien Djamain mengungkapkan rasa bangga karena tampil di hadapan penonton di Jerman. “Nasida Ria turut bangga bisa mengembangkan dakwah yang disampaikan melalui seni. Alhamdulillah kemarin kami juga sempat viral di media sosial Indonesia,” kata Rien Djamain dikutip, Rabu (21/06/22). […]

  • Ratusan TKI Dideportasi dari Malaysia via Pelabuhan Dumai 

    Ratusan TKI Dideportasi dari Malaysia via Pelabuhan Dumai 

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebanyak 131 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami permasalahan hukum di Malaysia dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Dumai, Sabtu (20/09/25). Proses pemulangan ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam melindungi warga negara yang bekerja di luar negeri. Pemulangan difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau bekerja sama dengan Pos Pelayanan […]

expand_less