Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Unand Dampingi Literasi Keuangan dan Transformasi Digital UMKM Koto Gadang 

Unand Dampingi Literasi Keuangan dan Transformasi Digital UMKM Koto Gadang 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AGAM, detak24com – Kerajinan silver dan sulaman selendang Koto Gadang, Kabupaten Agam telah lama menjadi primadona suvenir dari Sumatera Barat. Keindahan detail ukiran peraknya serta motif sulaman tangan yang khas, sangat diminati minat wisatawan lokal dan konsumen luar negeri.

Keunikan teknik pembuatan, nilai seni yang tinggi, serta warisan budaya yang melekat menjadikan kerajinan ini sebagai salah satu ikon paling representatif dalam peta wisata kreatif Sumatera Barat.

Sebagai kawasan yang sarat nilai historis dan budaya, Koto Gadang Sumatera Barat dikenal memiliki daya tarik wisata yang kuat. Mulai dari keindahan alam, jejak sejarah, hingga kerajinan tangan yang sudah melegenda.

Keberadaan UMKM Sulaman dan Silver Cici Koto Gadang menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem wisata tersebut. Produk mereka acap menjadi pilihan utama wisatawan sebagai buah tangan yang bernilai seni dan simbol identitas Minangkabau.

Namun, di tengah meningkatnya persaingan industri kreatif dan perubahan perilaku konsumen yang semakin digital, para pengrajin menghadapi tantangan dalam pengelolaan usaha, terutama terkait literasi keuangan dan pemasaran digital.

Banyak pelaku UMKM yang masih menggabungkan keuangan pribadi dan usaha, belum memiliki pembukuan sederhana, serta rentan terhadap tawaran pinjaman online berbunga tinggi dan ilegal.

Di sisi lain, potensi pemasaran melalui media sosial belum dimanfaatkan secara optimal, padahal platform tersebut menjadi saluran utama bagi wisatawan dan kolektor kerajinan dalam mencari produk lokal.

Melihat kondisi ini, kehadiran akademisi menjadi semakin penting untuk menawarkan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Tim pengabdian dari Departemen Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, hadir memberikan pelatihan terpadu bagi para pelaku UMKM Sulaman dan Silver Cici Koto Gadang, Kamis (04/12/25).

Pelatihan yang diberikan oleh dosen Departemen Vokasi Unand yaitu Novi Amelia SE MSAk dan Nurul Afifah Usman ST MM, dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga untuk memperkuat posisi kerajinan lokal sebagai bagian penting dari ekosistem wisata Sumatera Barat.

Pelatihan literasi keuangan yang difasilitasi oleh Novi Amelia, dimulai dengan penyampaian konsep dasar pengelolaan keuangan usaha. Peserta diajak memahami pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan transaksi sederhana, hingga perhitungan biaya operasional.

Materi kemudian dilanjutkan pada pencegahan risiko pinjaman berbunga tinggi dan ilegal melalui studi kasus nyata. Sehingga, peserta dapat mengenali ciri-ciri pinjaman ilegal, mulai dari bunga tidak transparan hingga metode penagihan yang meresahkan.

“Edukasi mengenai alternatif pembiayaan formal seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga diberikan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengambil keputusan finansial yang aman dan rasional,” ujar Novi Amelia dalam paparannya.

Selanjutnya, sesi pemasaran digital yang dipandu oleh Nurul Afifah Usman ST MM, memberikan pemahaman strategis tentang pemanfaatan media sosial. Khususnya memaksimalkan platform Instagram dan Facebook melalui feature ads, sebagai etalase digital bagi produk sulaman dan perak.

“Peserta dapat mempelajari cara menentukan target audiens, merancang konten kreatif, hingga teknik story telling yang menonjolkan nilai budaya produk,” ungkap narasumber.

Pada sesi praktik, peserta dibimbing langsung untuk mengambil foto produk, membuat caption promosi, dan menyusun kalender konten mingguan agar pemasaran dapat berjalan konsisten dan efektif.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM memperoleh peningkatan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam operasional usaha. Literasi keuangan yang lebih baik membantu pengrajin menjaga keberlanjutan usaha. Sementara, penguatan pemasaran digital membuka peluang lebih luas untuk menjangkau wisatawan dan konsumen di luar daerah.

Pada akhirnya, intervensi ini bukan hanya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga memperkokoh posisi Koto Gadang sebagai pusat wisata kerajinan unggulan. Sekaligus memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian kreatif Sumatera Barat. (Dion)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibanjiri Ribuan Pencaker, Kasmarni Buka Job Fair Disnakertrans Tahun 2024

    Dibanjiri Ribuan Pencaker, Kasmarni Buka Job Fair Disnakertrans Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Kegiatan job fair tahun 2024 ini merupakan kegiatan tahun ketiga yang dilaksanakan Pemkab Bengkalis melalui Disnakertrans. Di imana pada tahun 2022 dan tahun 2023 yang lalu juga telah kegiatan yang sama, yang diikuti oleh 40 dunia usaha dan dunia kerja, dengan jumlah peserta pencari kerja mencapai 3.000-an lebih dan telah mengakomodir hampir […]

  • DILEPAS Kadin, PT BFA Kampar Ekspor Perdana Pupuk Batubara ke Bostwana Afrika

    DILEPAS Kadin, PT BFA Kampar Ekspor Perdana Pupuk Batubara ke Bostwana Afrika

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Kadin Riau Masuri melepas ekspor perdana pupuk batubara Futura produksi PT Bursatani Futura Andyta (BFA) ke Bostwana Afrika, Sabtu (30/03/24). Diketahui, Bostwana salah satu negara yang dikenal dengan tambang berlian di bagian Selatan Benua Afrika pada Sabtu 30 Maret 2024 di Kabupaten Kampar Riau. Ketum Kadin Riau Masuri menyampaikan rasa bangganya dan […]

  • MALING Kotak Infak di Tambang Sekarat Dibogem Jamaah Subuh

    MALING Kotak Infak di Tambang Sekarat Dibogem Jamaah Subuh

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TAMBANG, detak24com – Maling kotak infak masjid terpergok jamaah Subuh di Desa Tanjung Bungo Tambang, Rabu (22/11/23) sekira pukul 05.30 WIB. Pelaku bernama RO (20), warga Dusun Aur Sati Desa Birandang Kecamatan Kampa. Ia tertangkap tangan oleh jamaah Subuh. Alhasil, lusinan bogem melayang ke tubuh maling tersebut. Bhabinkamtibmas setempat langsung turun tangan. Saat itu juga, […]

  • CRISTIANO Ronaldo Absen, Al Nassr Hajar Al Fateh 3-0

    CRISTIANO Ronaldo Absen, Al Nassr Hajar Al Fateh 3-0

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    MESKI pemain bintangnya absen, Al Nassr tampil dominan membekuk tim tamu Al Fateh dalam laga penutup Liga Arab Saudi 2022-2023, Kamis (01/06/23). Al Nassr menang dengan skor meyakinkan 3-0. Bermain di KSU Stadium, tidak ada nama Cristiano Ronaldo dalam daftar pemain Al Nassr untuk pertandingan ini. Laga ini adalah laga pekan ke-30 Saudi Pro League, […]

  • Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

    Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 101Komentar

    DETAK24COM – Link video bokep Sahroni vs Nafa Urbach mengguncang jagat maya. Terlebih, keduanya baru saja dinonaktifkan dari Anggota DPR RI. Hingga kini, nama Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach masih menjadi buah bibir pembicaraan. Ini berawal dari aksi joget Anggota DPR RI hingga ucapan Ahmad Sahroni yang menyinggung rakyat. Baca juga : Akun Instagram Diuber, […]

  • UCOK Munthe-Koyan, Juara Turnamen Badminton Ucok Bersahabat 2 

    UCOK Munthe-Koyan, Juara Turnamen Badminton Ucok Bersahabat 2 

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Pasangan ganda Ucok Munthe-Koyan berhasil mengalahkan Anto-Joni Wardi di partai final Turnamen Badminton Ucok Bersahabat 2 di Hall Seroja Duri, Ahad (22/10/23) siang. Atas prestasi tersebut Ucok Munthe-Koyan menyandang juara pertama, mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan Anto-Joni Wardi di tempat kedua berhak atas uang pembinaan Rp 1 juta.  Disusul […]

expand_less