banner

DELAPAN Fraksi DPRD Dumai Kritik LKPj Wako 2023, Begini Jawaban H Paisal!

DUMAI, detak24com – Wako Dumai menyampaikan jawabannya terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD atas penyampaian LKPj Akhir TA 2023 di Sekretariat DPRD Kota Dumai, Selasa (19/03/24) siang.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Dumai, Mawardi. Dari 30 anggota DPRD, 19 anggota DPRD telah menandatangani absensi dan telah memenuhi quorum, sehingga rapat paripurna dapat dilaksanakan.

Disampaikan Mawardi, bahwa paripurna ini merupakan rapat lanjutan dari Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Dumai atas Terhadap LKPj Wali Kota Dumai  Akhir Tahun Anggaran 2023.

“Jawaban Walikota ini, menjawab dari penyampaian saran, pendapat dan pertanyaan dari fraksi-fraksi melalui pemandangan umumnya yang disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya,” kata Mawardi saat membuka rapat.

Dalam pidatonya, pertama Wako Dumai H Paisal memberikan jawaban atas pandangan umum Fraksi Demokrat. Wako memberikan apresiasi dan terima kasih  atas pandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang memberikan saran dan masukan untuk peningkatan kinerja Pemerintah Kota Dumai. 

“Terlebih lagi, Fraksi Demokrat secara umum sejalan dan menerima LKPj yang kami sampaikan kemarin. Terkait permintaan fraksi, kami akan menugaskan kepala OPD terkait untuk nantinya hadir langsung dalam pembahasan bersama Panitia Khusus,” tuturnya.

Kemudian, terhadap pandangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Wako Dumai menyampaikan, infrastruktur pendukung kota industri yang juga bebas banjir sedang diupayakan pemerintah melalui Bidang Sumberdaya Air dan Bina Marga Dinas PU. Program-program yang sedang dan akan berjalan yakni pembangunan drainase sekunder dan primer di jalan-jalan utama, pembangunan tanggul, pintu air dan pintu klep, normalisasi sungai-sungai, pembangunan embung di kawasan TWA di bawah BKSDA Bukit Cahaya, serta survei investigasi desain Sungai Dumai.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan program yang sedang berjalan sambil mendorong pihak KPI RU II, PHR, dan perusahaan lain untuk melakukan pemeliharaan drainase disekitar lokus operasi perusahan dimaksud. Terkait capaian beberapa target PAD yang belum mencapai target, kami akan terus berusaha maksimal dan lebih padu lagi. Hal ini pun menyangkut peningkatan kinerja aparatur dil apangan, karena kita semua tahu bahwa PAD adalah komponen penting dalam penganggaran dan pembiayaan pada APBD kita. Adapun kebijakan strategis yang sedang berjalan, kami yakin bahwa kesemuanya itu akan menyentuh perekonomian akar rumput. Tetapi, saran dari fraksi PKS akan terus kami jadikan referensi dalam bekerja,” tuturnya.

Terhadap pandangan umum Fraksi PDIP, Wako Dumai mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Terhadap beberapa kekurangan, tentunya Pemko Dumai akan terus berkonsultasi dan berkoordinasi dengan DPRD. “Kami pun sepakat bahwa keberhasilan yang ada jangan sampai membuat kita jumawa dan lalai. Terus memperbaiki khidmat kepada masyarakat agar Kota Idaman benar-benar diwujudkan dan kesejahteraan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Dalam momen ini juga Wako mengucapkan terima kasih atas apresiasi kepada Fraksi Partai Nasdem terhadap capaian Pemko Dumai tahun 2023. Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari dukungan DPRD Kota Dumai dan stakeholder pembangunan daerah lainnya dalam mendukung program pembangunan dan manajemen pemerintahan daerah. 

Menanggapi pandangan umum Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Walikota Dumai menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang disampaikan terhadap capaian kinerja pemerintah selama tahun 2023. 

“Kami sangat sepakat dan mohon dukungan fraksi PPP untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah dengan harapan melebihi dari target yang sudah ditetapkan sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan. Adapun terkait persoalan jalan, drainase, dan proyek pengendalian banjir, sudah kami uraikan pada tanggapan sebelumnya. Ketiga persoalan ini, khususnya penanganan banjir, sudah menjadi isu nasional. Karenanya, pemerintah akan terus bergandeng tangan dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada, utamanya DPRD Kota Dumai guna mencarikan solusi terbaik dalam mengatasi berbagai persoalan, karena pemerintah dan DPRD adalah mitra,” katanya.

Lanjut memberikan jawaban atas pandangan umum Fraksi Partai Golongan Karya, walikota mengungkapkan bahwa terkait realisasi dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang hanya 16% dari penganggaran awal. Ke depan, pemerintah daerah akan lebih cermat dan realistis lagi dalam menetapkan target dan anggaran di lapangan.

Menyangkut retribusi daerah, H Paisal mengaku bakal menunjukkan komitmen yang kuat. Namun demikian, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi tersebut guna mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.

Salah satu fokus perbaikan yang dapat dipertimbangkan adalah peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan pendapatan. Ini bisa meliputi upaya untuk meningkatkan sistem pemungutan pajak dan retribusi, memperkuat pengawasan terhadap potensi penghindaran pajak, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam manajemen keuangan daerah.

“Intinya kami sangat sepakat dan mohon dukungannya dalam rangka pengawasan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur agar sesuai spek. Pengawasan juga akan meliputi kontraktor pekerjaan, konsultan pengawas dan para pihak terkait,” ucapnya.

Menjawab atas pandangan umum Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Wakol mengatakan, terkait capaian PAD telah terealisasi dan diharapkan tidak membebani masyarakat atas pajak dan retribusi yang dikenakan, Pemerintah Kota Dumai telah melakukan penyesuaian tarif pajak dan retribusi daerah sesuai dengan perkembangan perekonomian masyarakat. 

Sungguh pun demikian, pemerintah tentu akan terus menyerap, menampung dan mengelola aspirasi masyarakat, sekiranya ada keluhan terhadap pengenaan tarif atas pajak dan retribusi.

Orang nomor satu Dumai juga mengutarakan terkait pengendalian banjir dan air bersih, pemerintah akan terus memaksimalkan khidmat yang ada seperti normalisasi/restorasi sungai, rehabilitasi pintu air dan tanggul sungai, pembangunan stasiun pompa banjir, perbaikan dan revitalisasi drainase utama perkotaan dan lain sebagainya. Tentunya ia berharap dukungan fraksi PAN untuk merealisasikannya.

Terakhir, menjawab atas pandangan umum Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), H Paisal menyampaikan terima kasih atas apresiasi Fraksi Gerindra terhadap kinerja Pemerintah Kota Dumai dalam mewujudkan visi dan misi Kota Dumai. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan sinergi antara Pemko Dumai dengan DPRD Kota Dumai. 

“Kami sepakat dan juga mohon dukungan dari DPRD Kota Dumai khusus dari Fraksi Gerindra untuk meningkatkan pelayanan kependudukan, memaksimalkan program unggulan dan kebijakan strategis pemerintah, capaian pengelolaan keuangan daerah. Kami juga berharap, Fraksi Gerinda akan terus berdampingan dalam menyempurnakan seluruh khidmat agar Kota Idaman Dumai segera terwujud,” imbuhnya

“Tentu kami akan memperhatikan apa yang menjadi masukan dan saran dari DPRD guna perbaikan kinerja pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan agar Pemerintah Kota Dumai jadi lebih baik kedepannya,” pungkas Paisal.

Info lebih lanjut, disampaikan pimpinan sidang rapat paripurna bahwa jawaban dan atau tanggapan Walikota Dumai akan menjadi pembahasan pada tahap pembicaraan selanjutnya di tingkat Pansus Pembahasan LKPj Walikota Dumai Akhir Tahun Anggaran 2023.

“Untuk itu, kepada Pansus LKPj kami minta untuk dapat menggunakan waktu pembahasan secara optimal,” tutup Mawardi.

Turut hadir dalam rapat paripurna ini Danlanal Dumai atau yang mewakili, unsur Forkopimda Kota Dumai, para Asisten, Staf Ahli, Sekretaris DPRD, Inspektur, Kepala Dinas dan Kepala Bagian, Camat serta Lurah lingkup Pemerintah Kota Dumai. (Rls/berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com