Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Ribuan Masyarakat Desa Siabu Kampar Geruduk PT Ciliandra Perkasa

Ribuan Masyarakat Desa Siabu Kampar Geruduk PT Ciliandra Perkasa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Ribuan masyarakat Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar berunjuk rasa di depan gerbang pabrik kelapa sawit PT Ciliandra Perkasa, Senin (04/08/225).

Dari pantauan, ribuan masyarakat datang ke lokasi perusahaan tersebut menggunakan sepeda motor, truk dan kendaraan lainnya. Aksi mereka mendapat pengawalan dari kepolisian.

Para pendemo menyampaikan tiga tuntutan ke PT Ciliandra Perkasa. Pertama, masyarakat meminta pengembalian lahan kebun pola Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA) ke tanah leluhur mereka seluas 20 persen dari hak guna usaha (HGU) PT Ciliandra Perkasa sesuai Undang-undang Perkebunan Nomor 39 Tahun 2014 Pasal 58 dan PO Nomor 56 Tahun 2021.

Masyarakat tidak mau menerima lahan KKPA yang dibangun di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, namun masyarakat meminta agar lahan KKPA tersebut dibangun di Desa Siabu.

Kedua, masyarakat minta pengembalian dana kompensasi masyarakat Desa Siabu sesuai kesepakatan dengan Bupati Kampar Almarhum H Azis Zaenal sebesar Rp 500 juta/bulan. Kesepakatan itu tertuang dalam surat kesepakatan Nomor 0204/SKB/IV/XI/2017 dan Nomor 525 BID.UP./2017 487 antara PT Ciliandra Perkasa dengan Pemda Kampar.

Ketiga, masyarakat meminta lahan yang di luar HGU dikembalikan ke masyarakat adat Desa Siabu sesuai Undang-undang Perkebunan Nomor 39 Tahun 2014 Pasal 42 Ayat 1 dan Pasal 45.

Ketua Koperasi Siabu Maju Bersama, Surya Rinaldi dalam orasinya menegaskan bahwa aksi yang dilakukan ribuan masyarakat hari ini adalah legal. Ia berharap aksi ini diviralkan karena ini menyangkut hak masyarakat yang terzolimi.

Ia menegaskan bahwa sesuai permintaan masyarakat, pertemuan antara perwakilan masyarakat dengan pihak pimpinan perusahaan yang direncanakan akan difasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Kampar digelar di Desa Siabu, tidak di tempat lain.

Jika permintaan ini tidak mendapat tanggapan hingga Selasa (5/8/2025) besok, maka mereka akan kembali melakukan unjuk rasa Rabu (6/8/2025) besok.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Reynlod menegaskan agar perusahaan menanggapi tuntutan masyarakat yang menuntut keadilan.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada lahan yang sebelumnya dikuasai PT Ciliandra Perkasa seluas 107 hektare di Desa Siabu yang sudah diserahkan ke Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan).

Namun setelah diserahkan ke Satgas PKH, lahan yang diserahkan ke Agrinas Palma Nusantara tersebut akan di Kerja Sama Operasi (KSO) ke Koperasi Sakai Maju Bersama yang tidak terdaftar di Kabupaten Kampar. Masyarakat meminta agar KSO dengan Koperasi Sawit Siabu Maju Bersama.

“Ini nanti kami minta klarifikasi ke PT Ciliandra,” tegas Reynlod.

Di tempat yang sama, Kuasa Hukum Koperasi Siabu Maju Bersama Roy Irawan,SH mengatakan PT. Ciliandra Perkasa diduga telah sengaja lalai terhadap kewajibannya. Selama 30 tahun beroperasi sejak tahun 1992 perusahaan tidak  mengalokasikan 20 persen dari total HGU yang dikuasainya seluas 3.787 hektare kepada masyarakat desa tempatan.

Untuk kebun plasma bahkan Ciliandra juga membabat ribuan kawasan hutan untuk dijadikan kebun sawit diluar HGU resmi nya sehingga seharusnya pemerintah menjatuhkan sanksi serius berupa pencabutan izin operasionalnya dan membayar denda kepada negara.

“Disamping itu kita meminta kepada PT Agrinas Palma Nusantara agar meng-KSO kan lahan 107 hektare kepada Koperasi Siabu Maju Bersama sesuai dengan lokasi di mana perkebunan tersebut berada. Kalau yang ini kita menuntutnya ke Agrinas bukan ke Ciliandra. Kita akan tuntut ini kepada Agrinas agar tidak salah kaprah karena itu adalah hak dari warga Desa Siabu dan lahan itu berada di atas lahan masyarakat adat Desa Siabu,” tegas Roy.

Ia juga menegaskan agar PT Ciliandra Perkasa memberikan hak-hak kepada masyarakat karena semenjak berdirinya perusahaan Ciliandra Perkasa, masyarakat belum pernah merasakan investasi di lahan  masyarakat adat Desa Siabu.

Sementara itu, di tempat yang sama Humas PT Ciliandra Perkasa Ismadi didampingi General Manager PT Ciliandra Perkasa Asrinaldi Nasution ketika menjawab tuntutan aksi berjanji akan menyampaikan informasi dari pimpinan perusahaan terkait tuntutan masyarakat Desa Siabu.

“Informasi akan kami sampaikan, kalau tak ada informasi dari pimpinan, terus kami sampaikan, berbohong kami nanti,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkesan Mubazir dan Hamburkan Uang, Warga Minta Tour de Siak Dihentikan 

    Terkesan Mubazir dan Hamburkan Uang, Warga Minta Tour de Siak Dihentikan 

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Warga meminta even Tour de Siak dihentikan, karena kurang relevan serta tak bermanfaat bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Ngatino, warga Kampung Jatibaru, Bungaraya dalam sesi dialog saat kampanye calon bupati Siak nomor urut 1, Irving Kahar Arifin di kediaman Syafii, Senin (11/11/24) malam. Ngatino menyampaikan aspirasinya untuk menghentikan Tour de Siak jika […]

  • MK Terima 13 Gugatan Batas Usia Capres, Ini Data Lengkap Penggugatnya!

    MK Terima 13 Gugatan Batas Usia Capres, Ini Data Lengkap Penggugatnya!

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Jakarta, detak24com — Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkap terdapat total sembilan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum (Pemilu) terkait batas usia capres dan cawapres. Kepala Biro Hukum Administrasi dan Kepaniteraan (Kabiro HAK) MK Fajar Laksono menjelaskan terdapat tiga perkara terkait batas usia minimal capres-cawapres yang saat ini sudah masuk pemeriksaan persidangan. […]

  • Polisi Bekuk Tiga Pemuja Sabu di Bukitbatrem Dumai

    Polisi Bekuk Tiga Pemuja Sabu di Bukitbatrem Dumai

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polres Dumai membekuk tiga pemuja sabu di Bukitbatrem Dumai. Ketiganya diangkut dengan BB satu paket narkoba. Informasi dirangkum, Jumat (05/07/24), tiga pemuja sabu yang juga bertindak sebagai pengedar tersebut ialah RS alias AL (39) dan PT alias PI (50) warga Kelurahan Bukitbatrem. Seorangnya lagi, SS alias AS (40) warga Kelurahan Bukitnenas Kecamatan […]

  • New Styling Collections

    New Styling Collections

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Phasellus at ligula consequat purus dignissim sodales non ac nisi. Vestibulum vehicula erat in purus vestibulum facilisis. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam fringilla dolor quis enim pulvinar, sit amet dictum lacus ultricies. Donec sed justo efficitur, pulvinar elit in, dignissim nibh. Nulla porttitor tortor et mi auctor condimentum. Aliquam sodales ac […]

  • Banjir Rob Kembali Landa Dumai, Rumah dan Kendaraan Warga Terendam

    Banjir Rob Kembali Landa Dumai, Rumah dan Kendaraan Warga Terendam

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DUMAI, detak24.com – Sejumlah kawasan di Kota Dumai, Senin (10/10/22) dikepung banjir rob atau pasang keling. Ketinggian air bervariasi. Genangan paling tinggi mencapai 50 centimeter di pemukiman dekat pinggiran Sungai Dumai. Kawasan perkotaan di Dumai yang mengalami banjir keling tersebut yakni Dumai Kota, Dumai Timur, Dumai Selatan serta Dumai Barat. Akibatnya sejumlah rumah dan kendaraan […]

  • REMAJA Kepenuhan Rohul Terpergok Curi Mobil, Nyaris Babak Belur Diamuk Massa

    REMAJA Kepenuhan Rohul Terpergok Curi Mobil, Nyaris Babak Belur Diamuk Massa

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KEPENUHAN, detak24com – Seorang remaja inisial HSS (17), warga Kelurahan Kepenuhan Tengah, Rohul hampir saja menjadi bulan bulanan massa. Ia ketahuan saat mobil di Toko Rian Elektronik di Jalan Syekh Abdul Wahab. Aksi pemuda itu dipergoki oleh pemilik Toko Rian Elektronik bernama JO (85). Makanya, aksinya gagal, malah hampir menjadi target amukan massa yang geram […]

expand_less