Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Warga Kelayang Inhu Tewas Membusuk di Atas Pokok Karet 

Warga Kelayang Inhu Tewas Membusuk di Atas Pokok Karet 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHU, detak24com – Warga Desa Dusun Tua, Kecamatan Kelayang Inhu gempar atas temuan mayat membusuk tergantung pada pokok karet.

Informasi dirangkum Selasa (21/01/25), penemuan jenazah yang sudah membusuk dalam kondisi leher terjerat tali nilon dan tergantung di pohon pada Senin 20 Januari 2025 sekira pukul 14.00 WIB, di kebun karet milik warga Desa Dusun Tua Kecamatan Kelayang.

“Jenazah sudah membusuk serta dalam kondisi leher terikat tali nilon tergantung di dahan pohon karet, diketahui bernama Helhadi Saputra (26) warga Jalan Kuantan RT 008 RW 004 Desa Dusun Tua Kecamatan Kelayang, Inhu,” ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, Senin (20/1/25).

Diungkapkan, jenazah korban gantung diri ini pertama kali ditemukan oleh Arman Pribadi (38), warga Desa Dusun Tua Kecamatan Kelayang, Inhu bersama tiga orang rekannya. Saat itu mereka hendak pergi memancing di rawa yang melewati kebun milik warga bernama Sukman.

“Saat di kebun tersebut, saksi bersama tiga orang rekannya mencium aroma berbau busuk. Saat ditelusuri ditemukan jenazah seorang laki-laki dengan kondisi sudah membusuk dengan leher terjerat tali nilon dan ujungnya tergantung pada cabang pohon karet. Temuan tersebut segera diberitahukan kepada teman-teman dan warga sekitar,” ungkapnya.

Dengan dibantu Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang Brigadir Epi Sepriadi bersama warga, jenazah kemudian diturunkan dari pohon karet dan dibawa ke rumah orangtua korban. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Inhu yang langsung melakukan olah TKP serta melakukan pemeriksaan luar oleh dokter tim medis Puskesmas Bongkal Malang.

“Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan dan pemeriksaan luar, diketahui penyebab kematian disebabkan kekerasan tumpul berupa jejak jerat pada leher. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh lainnya,” tegasnya.

Terpisah, Agus Suprianto (30) adik ipar korban dalam keterangannya mengatakan, korban terakhir kali keluar dari rumah hari Selasa tanggal 14 Januari 2025 sekira pukul 12.30 WIB mengenakan pakaian baju kaos lengan pendek hitam gambar alien di belakang, serta mengenakan celana pendek hitam. Kemudian membawa HP VIVO dengan casing belakang berwarna merah.

Sementara itu, Efendi (52) ayah kandung korban dalam keterangannya mengungkapkan, semasa hidupnya korban Helhadi Saputra aktif bermain judi online dan terindikasi bergaul dengan penyalahgunaan sabu, hingga pernah mencuri uang miliknya dari dalam rumah. Bahkan korban juga pernah hilang dua hari sekitar bulan November 2024 usai menggadaikan sepeda motor Beat miliknya seharga Rp 3.000.000.

“Korban pada saat itu mengaku mencuri uang serta menggadaikan sepeda motor Honda Beat, dikarenakan aktif bermain judi online dan terindikasi bergaul dengan penyalahgunaan sabu,” imbuhnya dikutip detak24com dari riauterkini. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis, Dua Balita Adik Beradik Tercebur di Kolam Minyak PT PHR Rantau Kopar Rohil

    Tragis, Dua Balita Adik Beradik Tercebur di Kolam Minyak PT PHR Rantau Kopar Rohil

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Dua balita meninggal setelah tenggelam di kolam bekas aktivitas pengeboran minyak milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Dusun Mekar Sari, Kecamatan Rantau Kopar, Rohil. Informasi dirangkum Kamis (24/04/25), peristiwa naas itu terjadi pada Selasa 22 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB siang. Lokasinya di lokasi kolam lumpur bekas rig pengeboran PT PHR […]

  • BUPATI Kapuas Tersangka Korupsi Rp 8.7 Miliar, Istri Ikut Ditangkap KPK

    BUPATI Kapuas Tersangka Korupsi Rp 8.7 Miliar, Istri Ikut Ditangkap KPK

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    JAKARTA, detak24com – Lembaga KPK menahan Bupati Kapuas tersangka korupsi Rp 8,7 miliar beserta istrinya. Bupati Ben Brahim S Bahat (BBSB) dan istrinya, Ary Egahni Ben Bahat (AE) diduga menerima aliran uang hingga miliaran rupiah. “Mengenai besaran jumlah uang yang diterima BBSB dan AE sejauh ini sejumlah sekitar Rp 8,7 miliar,” kata Wakil Ketua KPK Johanis […]

  • AMPUN! Maling di Bukittimah Gasak Seng Rumah, Korban Dibuat Melongo Dapati Atap Bolong

    AMPUN! Maling di Bukittimah Gasak Seng Rumah, Korban Dibuat Melongo Dapati Atap Bolong

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    DUMAI, detak24.com – Aparat Polsek Dumai Barat meringkus 2 pencuri seng rumah. di Jalan M Toha RT. 006 Kelurahan Bukittimah, Aksi para tersangka inisial  RD (22) dan ZF (24) warga Kecamatan Bukitkapur, membuat korban jadi melongo dan terpana. Pasalnya, saat baru pulang didapati atap rumah bolong. Dijelaskan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kapolsek Dumai […]

  • Ditemukan 48 Rakit, Lahan Pemkab Kuansing Jadi Tambang Emas Ilegal

    Ditemukan 48 Rakit, Lahan Pemkab Kuansing Jadi Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Tim gabungan menemukan 48 rakit penambang emas tanpa izin (PETI) di lahan Pemkab Kuansing. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP tersebut akhirnya memusnahkan 48 unit rakit PETI yang ditemukan di lahan kebun karet Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Rabu (17/12/25). Penindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas informasi […]

  • 32.949 Ternak di Jatim Terpapar PMK, 164 Ekor Mati

    32.949 Ternak di Jatim Terpapar PMK, 164 Ekor Mati

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Surabaya, detak24.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak terus meluas di Indonesia. Data Dinas Peternakan Jawa Timur terbaru menyebut sebanyak 32.949 ekor di Jatim terpapar PMK. Dari jumlah itu, 164 ekor di antaranya mati akibat infeksi virus tersebut. Sebanyak 3.821 ekor hewan ternak lainnya sudah dinyatakan sembuh dan masih ada 28.964 hewan ternak […]

  • Bukit Kapur Kompak Lawan Narkoba, RT hingga Kecamatan Ikut Penerangan Hukum Kejari Dumai

    Bukit Kapur Kompak Lawan Narkoba, RT hingga Kecamatan Ikut Penerangan Hukum Kejari Dumai

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kejaksaan Negeri Dumai melalui Seksi Intelijen menyelenggarakan kegiatan Penerangan Hukum di aula kantor Kecamatan Bukit Kapur, Rabu (19/11/25). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan atas tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Khusus, maraknya penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya merusak masa depan seseorang, tetapi juga menghancurkan kehidupan keluarga dan menimbulkan berbagai kejahatan […]

expand_less