Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » DBH Bukan Alasan, PMII Bengkalis Nilai TAPD dan DPRD Lalai Awasi APBD

DBH Bukan Alasan, PMII Bengkalis Nilai TAPD dan DPRD Lalai Awasi APBD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menolak alasan Sekda Bengkalis yang menyebut penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) sebagai penyebab utama tunda bayar kegiatan APBD.

PMII Kabupaten Bengkalis menilai penjelasan tersebut tidak utuh, dan berpotensi dijadikan pembenaran untuk menutupi kegagalan TAPD dalam mengelola keuangan daerah.

Baca juga : Tunda Bayar Jadi Alarm, PMII Bengkalis Minta Pemkab Berbenah

Dalam konteks ini TAPD harusnya bertanggung jawab memastikan APBD disusun secara realistis, berimbang dan berkelanjutan. Termasuk mengantisipasi risiko penurunan pendapatan seperti DBH serta menjaga likuiditas kas daerah agar belanja publik tidak terganggu.

“Kalau persoalannya hanya DBH, tidak masuk akal tunda bayar terjadi berulang setiap tahun dengan lonjakan yang besar. Ini menunjukkan bahwa krisis kas bukan semata faktor eksternal, tetapi hasil dari perencanaan anggaran yang bermasalah dan pengawasan DPRD yang gagal,” tegas Mizan, Ketua PMII Bengkalis.

Baca juga : Tiga Oknum Polisi Pesta Sabu di Hotel Marina Bengkalis, Kapolres Tegaskan PTDH 

PMII juga menyoroti penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak realistis sebagai sumber utama tekanan fiskal. Data APBD 2024–2025 menunjukkan PAD dipatok terlalu tinggi tanpa basis realitas fiskal dan berulang kali jauh meleset dari target.

“Target pendapatan seperti ini seharusnya menjadi alarm saat pembahasan APBD, bukan justru disahkan tanpa koreksi fundamental yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Mizan.

Di sisi belanja, Pemkab Bengkalis dinilai tetap memaksakan alokasi barang dan jasa tanpa mempertimbangkan ketersediaan kas. Akibatnya, pihak ketiga menjadi korban, belanja prioritas terpangkas, dan beasiswa sebagai program unggulan bupati ikut dikorbankan.

“Kontrak tanpa kepastian kas bukan sekadar kesalahan teknis, tetapi kebijakan anggaran yang ceroboh. DPRD seharusnya peka terhadap kepentingan masyarakat, bukan justru cenderung melayani kepentingan kelompok,” tegas Mizan.

Menurut PMII, menyederhanakan tunda bayar sebagai dampak DBH semata justru menutup akar persoalan struktural. Fluktuasi DBH memang memengaruhi kas, tetapi PAD tidak realistis, belanja tidak tepat sasaran, dan pengawasan DPRD lemah itulah yang mengubah tekanan kas menjadi krisis tahunan.

PMII mendesak DPRD Bengkalis berhenti menjadi stempel kebijakan eksekutif. Seharusnya DPRD menjalankan fungsi kontrolnya secara nyata, terutama dalam pembahasan APBD harus lebih teliti dan berbasis kondisi kas riil.

“Kalau pola ini dibiarkan, Bengkalis tidak sedang mengalami musibah fiskal, tetapi bunuh diri fiskal. Publik berhak marah karena APBD dijalankan tanpa akal sehat,” tutup mahasiswa terbilang vokal itu. (Red)

Reporter : Doni

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Travel Inova dari Riau Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Ini Daftar Korbannya!

    Travel Inova dari Riau Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Ini Daftar Korbannya!

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PAYAKUMBUH, detak24com – Satu unit travel merk Inova asal Riau dilaporkan masuk jurang di wilayah Limapuluh Kota. Sejumlah penumpangnya dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kecelakaan tunggal melibatkan minibus Toyota Kijang Innova terjadi di Jalan Raya Payakumbuh–Bukittinggi, tepatnya di Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Ahad (01/02/26) pagi sekitar […]

  • ASTAQFIRULLAH! Bangunan Masjid pun Dikorupsi, Tak Takut Azab Tuhan?

    ASTAQFIRULLAH! Bangunan Masjid pun Dikorupsi, Tak Takut Azab Tuhan?

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Tim Penyidik Kejati Riau meningkatkan status perkara korupsi bangunan Masjid Raya Senapelan, Pekanbaru, dari penyelidikan ke penyidikan. Proyek fisik Masjid Raya Senapelan dianggarkan tahun 2021 di Satuan Kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau. Dari laman lpse.riau.go.id, tertera Nilai Pagu Rp8.654.181.913 dan HPS […]

  • SEMPENA HARI PAHLAWAN, Wabup Bengkalis Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan 

    SEMPENA HARI PAHLAWAN, Wabup Bengkalis Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan 

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Wabup Bengkalis Bagus Santoso mengajak elemen masyarakat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu dikatakannya saat menjadi irup pada peringatan hari pahlawan ke-77 tahun 2022, Kamis, 10 November 2022 di Kantor Bupati Bengkalis. Sempat terjadi turun hujan, apel yang semula dijadwalkan di lapangan kantor Bupati Bengkalis kemudian dipindahkan di lantai IV kantor […]

  • Duh, Kades Dusun Tua Inhu Bekingi Bandar Sabu, Minta Jatah untuk Pakai 

    Duh, Kades Dusun Tua Inhu Bekingi Bandar Sabu, Minta Jatah untuk Pakai 

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Kepala Desa (Kades) Dusun Tua Inhu bernama Samiun (39) ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba. Samiun ditetapkan tersangka karena diduga membiarkan bandar sabu beraktifitas. Ia pun minta jatah narkoba ke bandar tersebut. Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, Samiun ditangkap tim Polsek Kelayang. Samiun ditangkap, Jumat (16/5) pukul 13.00 WIB setelah […]

  • VIDEO Viral! Ketum Projo Keceplosan: Jika Kalah 2024, Kita Semua Masuk Penjara

    VIDEO Viral! Ketum Projo Keceplosan: Jika Kalah 2024, Kita Semua Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KLIP video pernyataan Ketum Projo, Budi Arie Setiadi yang keceplosan menyebut ‘kalau kalah di 2024 bisa masuk penjara semua’, jadi viral. Pernyataan itu adalah potongan video berdurasi 1.01 detik dalam sebuah talkshow politik. Budi Arie juga dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Relawan Pro Jokowi atau Projo. Dalam acara tersebut, terlihat pembicara lainnya seperti Ray Rangkuti. Setelah Ray menyampaikan […]

  • RS POLRI Identifikasi Jenazah Iriana, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

    RS POLRI Identifikasi Jenazah Iriana, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    JAKARTA, detak24.com – RS Polri Keramat Jati, mengidentifikasi tiga jenazah pasca kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Korban terakhir teridentifikasi atas nama Iriana. Kepala RS Polri Brigjen Hariyanto menjelaskan proses identifikasi korban kebakaran depo Pertamina Plumpang berdasarkan verifikasi terakhir pada Ahad 5 Maret 2023 pukul 16.00 WIB. Ia mengatakan jenazah terbaru yang berhasil diidentifikasi berjenis kelamin wanita […]

expand_less