Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngeri! Kepala Bayi Putus Saat Persalinan di Tembilahan, Kedua Belah Pihak Berdamai

Ngeri! Kepala Bayi Putus Saat Persalinan di Tembilahan, Kedua Belah Pihak Berdamai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEMBILAHAN, detak24.com – Insiden kepala bayi terputus saat persalinan di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Inhil, Provinsi Riau geger dan viral di media sosial. 

Buntut kasus tersebut berujung mediasi antara kedua belah pihak dalam arti damai pada Kamis 1 September 2022, sekira pukul 17.00 WIB, di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan dihadiri pihak keluarga korban.

Penandatanganan surat perdamaian disaksikan oleh Kepala Puskesmas, Perwakilan Dinas Kesehatan, pihak kepolisian, Kuasa Hukum serta keluarga Korban.

“Pihak keluarga resmi tempuh jalur damai, mengingat pihak keluarga tidak mau memperpanjang kasus ini,” kata Hendri Irawan, S.H.,M.H, Kuasa Hukum Orang Tua korban  Khaidir, Kamis 01/09/22.

Namun, kata Hendri Irawan, sebagai wujud dari permohonan maaf dan wujud tanggung jawab, pihak Puskesmas akan memberikan pelayanan dan pengontrolan secara rutin terhadap ibu korban.

Sebagai wujud tanggungjawab, pihaknya akan memberikan pelayanan perawatan dan pengecekan rutin kepada Nova Hidayati karena menjalani masa nifas,” paparnya.

Lebih lanjut Hendri Irawan memaparkan, keluarga korban sudah menganggap bahwa insiden tersebut tanpa disengaja oleh pihak medis. Karena sesuai USG, bayi tersebut alami penyakit hidrosefalus.

“Bayi mengalami kelainan medis (sungsang_red). Pihak Bidan yang bertugas mengambil pilihan untuk menyelamatkan nyawa si ibu,” terangnya.

Orang Tua korban, Khaidir mengungkapkan, atas kesepakatan keluarga besar bahwa kasus ini tidak dilanjutkan. Ia mengikhlaskan apa yang terjadi menimpa (alm) anaknya dan istrinya yang saat ini masa pemulihan.

“Kami dari keluarga menempuh jalur damai dan sudah mengikhlaskan apa yang terjadi,” singkat Khaidir.

Untuk diketahui, Kuasa Hukum Khaidir, Hendri Irawan meminta kepada para pengguna media sosial atau netizen tidak berspekulasi dan tidak menyebar video atau foto bayi, baik saat persalinan dan foto saat pemakaman.

“Kita mohon kepada netizen tidak menyebar video dan foto korban. Kami akan menempuh jalur hukum melakukan pelaporan,” tegas Hendri.

Bukan hanya video dan foto si bayi, Hendri Irawan juga mengingatkan agar tidak menyebar foto Bidan bersangkutan. Karena akan menimbulkan spekulasi dan mengganggu mental para Bidan yang bersangkutan.

“Saya mohon kepada netizen yang tidak mengetahui tentang cerita ini, jangan berspekulasi, dan tidak menyebar foto bidan terkait,” sebutnya.

Bagi yang terlanjur menyebar foto bayi dan foto Bidan, Hendri Irawan meminta kepada netizen segera menghapus, karena bisa berujung kepada UU ITE, tuntutan dari pihak bersangkutan dikemudian hari.

“Segera hapus. Jika ada tuntutan dari yang bersangkutan, pihak keluarga dan pihak kuasa hukum tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Untuk diketahui, nasib tragis menimpa pasangan suami istri Nova dan Khaidir. Bagaimana tidak, kepala bayi Nova putus saat proses persalinan di Puskesmas.

Nova awalnya menjalani proses persalinan di Puskesmas Gajah Mada, Jumat 26/08/22 malam. Proses persalinan dilakukan di UGD setelah Nova mengalami pecah air ketuban.

Setibanya di puskesmas, Nova langsung ditangani tenaga kesehatan. Namun tak disangka, bayi yang dilahirkan justru tidak utuh alias putus di bagian kepala.

Insiden itu sontak membuat Khaidir kaget. Nova pun akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada untuk mendapat penanganan medis.(riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (17)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sempena Hari Bhakti Adhiyaksa, JPU Kejari Dumai Tuntut Ibu Inong Setahun Penjara

      Sempena Hari Bhakti Adhiyaksa, JPU Kejari Dumai Tuntut Ibu Inong Setahun Penjara

      • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Ibu Inong alias Inong Fitri dituntut setahun penjara dalam kasus menggunakan atau membuat surat tanah palsu. Tuntutan tersebut dibacakan bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa ke-65, Selasa (22/07/25). Tim JPU Kejari Dumai yang beranggotakan Wildan Awaljon Putra dan Andi Sahputra Sinaga membacakan tuntutan di depan majelis hakim PN Dumai yang diketuai Taufik […]

    • Tak Sadar Usia Tua, Oknum Guru Obok-obok Tiga Siswi SMA di Tambang

      Tak Sadar Usia Tua, Oknum Guru Obok-obok Tiga Siswi SMA di Tambang

      • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Oknum guru di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, berinisial Z ditangkap polisi. Pria berusia 56 tahun ini diduga mencabuli tiga siswa perempuan. Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Joniman mengatakan, tersangka Z ditangkap setelah proses penyelidikan panjang dan pengumpulan alat bukti. “Setelah melakukan penyelidikan panjang dan melengkapi barang bukti, pelaku kita tangkap […]

    • Serangan Buaya di Kateman Inhil, Petani Selamat Setelah Diseret 15 Meter dalam Sungai

      Serangan Buaya di Kateman Inhil, Petani Selamat Setelah Diseret 15 Meter dalam Sungai

      • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Seorang petani di Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Inhil selamat usai diseret buaya sejauh 15 meter. Petani tersebut bernama Zulkarnain (38). Ia diterkam hewan ganas itu saat sedang mandi di sungai belakang rumahnya. Peristiwa itu terjadi di sungai Desa Penjuru, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Ahad (07/07/24) dinihari, sekitar pukul pukul 02 30 pagi […]

    • Petani Asal Jambi Bakar Lahan 5 Hektare di Desa Simpang Gaung Inhil 

      Petani Asal Jambi Bakar Lahan 5 Hektare di Desa Simpang Gaung Inhil 

      • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Aparat kepolisian menangkap seorang petani paruh baya inisial SL (55), warga Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi dalam kasus karhutla 5 hektare di Desa Simpang Gaung, Inhil. Polres Inhil ungkap kasus karhutla 5 hektare di Dusun Simpang Luar, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung. Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Selasa (01/07/25), […]

    • MAHASISWANYA Hanyut dan Hilang Saat Ospek, PCR: Kegiatan Tak Ada Izin Kampus

      MAHASISWANYA Hanyut dan Hilang Saat Ospek, PCR: Kegiatan Tak Ada Izin Kampus

      • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pihak PCR membenarkan mahasiswanya tenggelam dan hilang di objek wisata Pulau Cinta, Desa Teluk Jering, Sabtu (03/06/23). “Benar, korban yang terkena musibah adalah mahasiswa PCR semester dua Program Studi Sarjana Terapan Teknik Listrik, atas nama Candra Ari Kusuma,” ujar Kepala Bagian Kemahasiswaan PCR, Satria Perdana Arifin, Ahad (04/06/23). Ia menyampaikan kejadian, korban […]

    • PRIA Mekarsari Dumai Ancam Emak-emak Pakai Parang, Terancam 10 Tahun Penjara

      PRIA Mekarsari Dumai Ancam Emak-emak Pakai Parang, Terancam 10 Tahun Penjara

      • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      DUMAI, detak24com – Tindak pidana pengancaman dengan menggunakan sajam terjadi di Jalan Gatot Subroto Km 10 Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan. Dirilis detak24com, Kamis (03/08/24), Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton melalui Kapolsek Dumai Barat AKP Syahrizal, menerangkan tindak pidana tersebut dialami oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia 33 tahun pada Senin (31/07/23). “Saat […]

    expand_less