Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Pengedar Ekstasi dan Sabu Terciduk di Rumah Kos Pangkalan Sesai Dumai 

Pengedar Ekstasi dan Sabu Terciduk di Rumah Kos Pangkalan Sesai Dumai 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Satres Narkoba Polres Dumai menangkap seorang pria berinisial HTD alias T (26), yang diduga kuat terlibat dalam peredaran sabu dan ekstasi.

Informasi dirangkum Ahad (06/07/25), penangkapan dilakukan pada Jumat, 4 Juli 2025, di sebuah kos-kosan di wilayah Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat.

Kasat Narkoba Polres Dumai, AKP Riza Effyandi membenarkan penangkapan tersebut. “Kami menangkap pelaku saat berada di teras kos-kosan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi,” ujarnya, Ahad (06/07/25).

Dari tangan tersangka, petugas menyita satu paket kristal bening yang diduga sabu dengan berat kotor sekitar 1,03 gram dan empat butir pil diduga ekstasi bertuliskan RR warna coklat seberat 2,09 gram.

“Barang bukti lain seperti tiga unit handphone, tas sandang, celana, serta uang tunai juga kami amankan,” tambah  Kasat.

Menurutnya, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka kerap memiliki dan mengedarkan narkoba.

“Kami sudah lakukan penyelidikan sejak pertengahan Juni. Saat momentum penangkapan tiba, tim langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” katanya.

Kasat juga menjelaskan bahwa hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan hasil

“Kami masih lakukan pengembangan untuk mengejar pengendali jaringan ini, dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat,” ujarnya.

Tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Dumai,” tutupnya.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif Satres Narkoba Polres Dumai. Masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nahas, Hariyanto Jatuh dan Meregang Nyawa Saat Berjalan di Lokasi Banjir Pelalawan 

    Nahas, Hariyanto Jatuh dan Meregang Nyawa Saat Berjalan di Lokasi Banjir Pelalawan 

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Nasib apes dialami pria paruh baya bernama Hariyanto (54). Ia terpaksa meregang nyawa usai jatuh saat berjalan di lokasi banjir Pelalawan. Peristiwa menggemparkan itu terjadi pada Senin (27/01/25) petang sekitar pukul 14.00 WIB. Dimana, korban sedang berjalan kaki di ruas jalan yang digenangi banjir Desa Kemang, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Diketahui, banjir […]

  • HIKMAH : Waktu dan Keutamaan Puasa Asyura di Bulan Muharram

    HIKMAH : Waktu dan Keutamaan Puasa Asyura di Bulan Muharram

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 26Komentar

    ADA dua puasa sunnah yang mempunyai keutamaan dikerjakan dalam bulan Muharram. Yakni, puasa Tasua dan puasa Asyura yang dikerjakan secara berurutan. Puasa Tasua berlangsung pada 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dikerjakan tanggal 10 Muharram. Dalil pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura bersandar pada hadits yang dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW bersabda: “Sungguh, jika aku masih […]

  • Kondisi Makin Parah, Jembatan Sungai Masjid Dumai Jadi Ajang Pungli Truk 

    Kondisi Makin Parah, Jembatan Sungai Masjid Dumai Jadi Ajang Pungli Truk 

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Kondisi insfratruktur memprihatinkan terjadi di jembatan Sungai Masjid Bangsal Aceh, Dumai. Tentunya ini sangat membahayakan warga yang ingin melintasi area tersebut. Kondisi jembatan yang sudah sangat parah hingga lubang dimana-mana, membuat arus lalu lintas setiap harinya kian menimbulkan kemacetan. Hingga, terjadi pungli yang dialami supir truk. Salah seorang warga yang rutinitasnya mencari […]

  • AMPUN! Maling di Bukittimah Gasak Seng Rumah, Korban Dibuat Melongo Dapati Atap Bolong

    AMPUN! Maling di Bukittimah Gasak Seng Rumah, Korban Dibuat Melongo Dapati Atap Bolong

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DUMAI, detak24.com – Aparat Polsek Dumai Barat meringkus 2 pencuri seng rumah. di Jalan M Toha RT. 006 Kelurahan Bukittimah, Aksi para tersangka inisial  RD (22) dan ZF (24) warga Kecamatan Bukitkapur, membuat korban jadi melongo dan terpana. Pasalnya, saat baru pulang didapati atap rumah bolong. Dijelaskan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kapolsek Dumai […]

  • Info Haji : Dilepas Sekdaprov, CJH Riau Kloter I Asal Pekanbaru Terbang ke Tanah Suci

    Info Haji : Dilepas Sekdaprov, CJH Riau Kloter I Asal Pekanbaru Terbang ke Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATAM, detak24com – Pemprov Riau melepas keberangkatan kloter pertama CJH asal Pekanbaru di Asrama Haji Batam, Ahad (04//5/25). Kloter pertama CJH Riau merupakan jemaah asal Pekanbaru itu dilepas Gubernur Riau Abdul Wahid diwakili Pj Sekdaprov M Taufiq OH.  Tampak hadir Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Kepala Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Riau H Muliardi, Asisten I Setdaprov […]

  • Seorang Residivis, Ini Tampang Ayah Anak Pembunuh Mandor Sawit di Rohil

    Seorang Residivis, Ini Tampang Ayah Anak Pembunuh Mandor Sawit di Rohil

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHIL, detak24com – Kasus pembunuhan mandor kebun sawit di Sei Meranti Kepenghuluan Sei Meranti, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil gegerkan warga setempat. Korban MP (49) tewas usai ditojok (alat pengangkat sawit) oleh pelaku R (42) bersama dua anaknya D (24) dan R (19). Usai dibunuh, korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dikubur di sebuah parit/bekoan. […]

expand_less