Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » LANTAI Lapak Pedagang di Sungai Juling Meranti Ambruk, Begini Kronologinya?

LANTAI Lapak Pedagang di Sungai Juling Meranti Ambruk, Begini Kronologinya?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Meranti, detak24com – Pelantar yang berada di Sungai Juling, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi ambruk, Selasa (3/10/2023) malam.

Pantauan wartawan, luas lantai pelantar yang ambruk tempat berjualan itu sekitar 3×5 meter. Untuk sementara tidak bisa ditempati pedagang.

Saat pelantar yang berdiri di atas pantai dan dibuat dengan semen cor itu roboh, tidak banyak orang yang berada di sana,s sehingga tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat kejadian tersebut.

Namun, akibat robohnya lantai pelantar itu dipastikan akan membuat aktivitas jual beli disana akan terganggu.

Untuk diketahui, selain dijadikan tempat berlalu lalang bagi warga yang ingin bepergian, pelantar itu juga dijadikan sebagai tempat pedagang sayur dan ikan untuk menggelar lapak dagangannya. Begitu juga dengan tukang becak yang mangkal di sana sambil menunggu penumpang.

Salah satu pedagang yang terdampak, mengaku mendapat kabar ambruknya lantai tempatnya berjualan pagi tadi.

Di lokasi lantai ambruk itu ada beberapa pedagang yang menggelar lapak dagangannya untuk berjualan ikan.

Namun pedagang lainnya yang berada di sekitarnya juga terdampak karena kondisi lantai yang juga sudah rusak dan dikhawatirkan akan ambruk kembali.

Pedagang itu juga mengaku sebelumnya memang sudah ada tanda-tanda akan ambruk, hal itu diketahui setelah melihat kondisi lantai pelantar yang sudah retak-retak. Namun belum ada tindakan apapun hingga lantai semen di atas pelantar itu akhirnya roboh sendiri.

Disebutkan, karena kejadiannya pada malam hari pedagang tidak berada di lokasi sehingga tidak ada korban saat kejadian itu.KLbalau kejadiannya siang hari mungkin ada pedagang yang terjatuh,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya bergerak cepat dan akan segera memperbaiki lantai pelantar yang ambruk tersebut.

“Kita akan melakukan perbaikan terhadap lantai pelantar yang ambruk itu secepatnya. Saat dilakukan pemeriksaaan, kondisi tiangnya masih dalam keadaan baik dan baloknya tampak rapuh, sehingga penanganan yang harus dilakukan yaoni perbaikan balok dan lantai betonnya,” kata Kurnia, Selasa (03/10/23).

Dikatakan, perbaikan pelantar yang ambruk itu harus dilakukan secepat mungkin agar masyarakat yang ada di sekitar tidak terganggu aktivitas dalam kesehariannya.

“Ini akan segera dilakukan penanganan, jika lambat maka kerusakan yang ditimbulkan akan semakin parah karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Jika tidak diperbaiki akan menyebabkan akses jalan warga terganggu, karena ini merupakan salah satu jalur tersibuk karena adanya pasar dan pelabuhan,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Aang itu mengatakan pengerjaan pelantar tersebut akan memakan waktu lama dan tidak maksimal jika pedagang yang berjualan di atas sana tidak direlokasi.

“Pengerjaan akan dirasakan kurang maksimal jika masih ada aktifitas pedagang di atas pelantar tersebut. Untuk itu kami minta OPD terkait untuk melakukan relokasi pedagang sehingga kita akan lebih leluasa untuk melakukan proses perbaikannya,” ucapnya.

Disebutkan Aang dengan kejadian itu lantai pelantar tersebut sudah ketiga kalinya ambruk. Dengan kondisinya yang sudah rapuh, pelantar tersebut tidak lagi kuat untuk menahan beban.

“Pelantar ini dibangun sejak pada zaman Kabupaten Bengkalis. Karena sudah lama dan kondisinya juga sudah rapuh, ini sudah yang ketiga kali lantainya ambruk,” kata Aang.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR itu juga mengatakan saat ini kondisi anggaran sangat minim sehingga pihaknya hanya melakukan rehabilitasi dengan metode swakelola.

“Dengan kondisi keuangan yang minim, maka kita hanya bisa melakukan rehabilitasi pada tahun ini, semoga tahun depan ada anggaran untuk pembangunan pelantar yang baru,” imbuhb. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gegara Simpan Ini Dekat Kandang Ayam, Warga Bukit Kapur Dumai Ditangkap Polisi 

    Gegara Simpan Ini Dekat Kandang Ayam, Warga Bukit Kapur Dumai Ditangkap Polisi 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com  – Polisi meringkus seorang pria berinisial K di Jalan Mekar Sari, Bukit Kapur Dumai, Selasa (18/03/25). Saat penggeledahan, aparat menemukan sabu dan ganja dalam saku celana serta kandang ayam tersangka. Begitu juga saat dilakukan tes urine tersangka hasilnya positif. Kapolsek Bukit Kapur, Iptu Anra Nosa menjelaskan kronologi penangkapan. Awalnya, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat […]

  • SUDAH DIBUKA Login Sscasn BKN Pendaftaran PPPK, Simak Cara dan Langkahnya!

    SUDAH DIBUKA Login Sscasn BKN Pendaftaran PPPK, Simak Cara dan Langkahnya!

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (PPPK) 2022 sebentar lagi bisa dilakukan melalui laman Sscasn BKN. Portal SSCASN BKN dengan alamat URL https://sscasn.bkn.go.id yang diperuntukkan dalam pendaftaran PPPK 2022 resmi dibuka pada Minggu, 30 Oktober 2022. SSCASN BKN merupakan portal resmi yang digunakan untuk pendaftaran 3 formasi PPPK 2022, yakni tenaga guru, […]

  • REDAKSI Grup Bersama Berbagi Takjil dan Bukber di D’Ulek Resto Dumai

    REDAKSI Grup Bersama Berbagi Takjil dan Bukber di D’Ulek Resto Dumai

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Redaksi Grup Bersama (RGB) merupakan wadah gabungan beberapa media online di Dumai, mengadakan pembagian takjil dan buka bersama (bukber) di D’Ulek Resto. Kegiatan yang dilaksanakan pada Ramadan ke-27, Ahad (7/4/2024), salurkan takjil ke beberapa masjid atau musala yang ada di sekitaran Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur. Kemudian dilanjutkan dengan bukber di D’Ulek […]

  • Ruas Tol di Riau Dilengkapi SPKLU untuk Charger Kendaraan Listrik 

    Ruas Tol di Riau Dilengkapi SPKLU untuk Charger Kendaraan Listrik 

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pengguna kendaraan listrik di Riau kini semakin dimanjakan dengan fasilitas terbaru, yakni tersedianya charger di ruas tol. PT Hutama Karya (HK) menghadirkan empat unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa rest area strategis Tol Permai serta Tol Pekanbaru-Kampar. Langkah ini bertujuan untuk memastikan perjalanan kendaraan listrik tetap lancar tanpa khawatir […]

  • Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 1,927 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 1,927 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu(19/07/25) pagi. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam melonjak Rp 10.000 menjadi Rp 1,927 juta per gram. Kenaikan ini terjadi setelah pada hari sebelumnya, Jumat (18/7/2025), harga emas Antam justru mengalami penurunan sebesar Rp 2.000, sehingga […]

  • Siswi SMKN 7 Pekanbaru Aulia Azzahrah yang hilang. F : CAKAPLAH.COM

    Siswi Cantik SMKN 7 Pekanbaru Hilang Sepekan, Keluarga Lapor Polisi

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang pelajar SMKN 7 Pekanbaru bernama Aulia Azzahra hingga saat ini diketahui belum pulang ke rumah. Orangtua korban sudah membuat surat tanda bukti laporan orang hilang ke Polresta Pekanbaru. Korban sendiri masih berumur 14 tahun yang memiliki paras cantik. Dengan tinggi 155 cm, berat badan 45 kg. Ia juga memiliki ciri-ciri ada […]

expand_less