Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Tertibkan PETI di Cerenti dan Pangean, Polisi Diadang Massa 

Tertibkan PETI di Cerenti dan Pangean, Polisi Diadang Massa 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang ada di Kecamatan Cerenti dan Pangean yang ditertibkan aparat kepolisian, Senin (27/07/26).

Di Kecamatan Cerenti, Polsek Cerenti menertibkan rakit-rakit PETI yang ada di Sungai Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh Cerenti.

Meski sempat diadang warga setempat, Polsek Cerenti bersama personel Polda Riau, Polres Kuantan Singingi, TNI, dan unsur Pemerintah Kecamatan Cerenti melaksanakan penertiban dengan cara membakar rakit-rakit tersebut.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Cerenti Iptu Peri Padli SH ini merupakan tindak lanjut atas informasi dan laporan masyarakat yang menyebutkan masih berlangsungnya aktivitas PETI di wilayah tersebut. Apalagi aktivitas ilegal tersebut dinilai telah menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan serta meresahkan warga.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, petugas menemukan satu unit rakit PETI jenis dompeng yang sedang beroperasi di aliran Sungai Kuantan. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dengan merusak dan membakar rakit beserta peralatan yang digunakan sehingga tidak dapat dipergunakan kembali.

Saat proses penindakan berlangsung, petugas sempat menghadapi penolakan dari sejumlah warga. Massa berupaya menghalangi pembakaran rakit PETI dan sempat melakukan aksi pelemparan batu ke arah personel yang berada di sungai.

Selain itu, muncul ajakan untuk membakar kendaraan dinas kepolisian yang terparkir di daratan. Namun, kendaraan tersebut berhasil diamankan lebih dahulu oleh para pengemudi sehingga tidak terjadi kerusakan.

Demi mengutamakan keselamatan personel, petugas kemudian bergerak menyusuri aliran sungai hingga ke Desa Baturijal Hulu untuk kembali ke daratan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak satu unit rakit PETI jenis dompeng berhasil dimusnahkan. Tidak ada pelaku maupun barang bukti yang berhasil diamankan karena para pelaku telah melarikan diri sebelum dilakukan penindakan.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, melalui Kapolsek Cerenti Iptu Peri Padli, menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum.

“Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi lingkungannya. Penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin karena selain melanggar hukum, juga berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, namun tindakan tegas akan dilakukan terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum.

Masyarakat juga diharapkannya bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sementara, di Kecamatan Pangean. Polsek Pangean membakar 8 unit rakit PETI yang beroperasi di wilayah Teluk Pauh Pangean.

Penertiban dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangean Iptu Mario Suwito, SH, MH bersama personel Polsek Pangean. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi yang berkembang di masyarakat dan pemberitaan media terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Pangean.

Sekitar pukul 10.20 WIB, tim tiba di lokasi dan menemukan delapan unit rakit PETI dalam keadaan tidak beroperasi. Untuk mencegah sarana tersebut digunakan kembali, petugas melakukan pemusnahan dengan cara merusak dan membakar seluruh rakit beserta peralatan yang digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal.

Dalam pelaksanaan penertiban tersebut, tidak ditemukan ataupun diamankan pelaku karena lokasi sudah dalam keadaan kosong saat petugas tiba. Tidak ada barang bukti yang diamankan selain tindakan pemusnahan terhadap sarana PETI di lokasi.

“Penertiban ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menegakkan hukum terhadap aktivitas penambangan tanpa izin. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan di wilayah yang terindikasi adanya aktivitas PETI,” ujar Kapolsek Iptu Mario Suwito.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin serta berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas PETI di wilayahnya.

Polsek Pangean menegaskan, akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Kuantan Singingi, seperti dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAMPANYE Pilpres di Dumai, Capres Anies: Riau Kayo, Duit Tak Ado!

    KAMPANYE Pilpres di Dumai, Capres Anies: Riau Kayo, Duit Tak Ado!

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    DUMAI, detak24com – Capres Anies Baswedan menyentil susahnya kondisi masyarakat, khususnya di Riau saat ini. Padahal, Riau daerah kaya migas dan perkebunan. Hal itu disampaikan Capres Anies saat menyampaikan orasi politik dalam kampanye akbar di Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Sabtu (27/01/24) petang. “Kami dengar, bumi kami kayo duit tak ado. Penghasilan kecik duit bahan […]

  • Motor Dirampas, Polisi Kritis Dibacok Kawanan Begal di Bekasi

    Motor Dirampas, Polisi Kritis Dibacok Kawanan Begal di Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASI, detak24com – Seorang polisi bernama Briptu Abdul Azis kritis dibacok kawanan begal. Tidak itu saja, komplotan bandit tersebut juga melarikan motor korban. Informasi dirangkum Sabtu (05/04/25), identitas kawanan begal motor yang beraksi di Jalan Inspeksi Kalimalang Kampung Pasir Limus RT 07/06 Desa Mangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/4/2025) subuh, belum tercium. […]

  • MAHASISWA Bentang Baleho Syamsuar dan Edy Natar Bertuliskan ‘Wanted’

    MAHASISWA Bentang Baleho Syamsuar dan Edy Natar Bertuliskan ‘Wanted’

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Aksi ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) di kawasan parkir Kantor Gubernur Riau membentangkan baleho bergambar Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar-Edy Afrizal Natar Nasution. Dalam baleho tersebut tertulis wanted. Baleho dibentangkan tidak lama usai mengecoh ratusan personil kepolisian dan Satpol PP Riau yang berkonsentrasi berjaga di pintu utama Jalan Jenderal Sudirman dan […]

  • JOE Biden Mengamuk, Serangan AS di Suriah Tewaskan 19 Orang

    JOE Biden Mengamuk, Serangan AS di Suriah Tewaskan 19 Orang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DAMASKUS, detak24com – Korban tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) terhadap instalasi pro-Iran di Suriah timur telah meningkat menjadi 19 pejuang. Hal itu diungkapkan seorang pemantau perang Suriah. Ini adalah salah satu baku tembak paling mematikan antara pasukan sekutu AS dan Iran dalam beberapa tahun. AS melakukan serangan di Suriah timur sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak […]

  • Anggota DPRD Riau ‘Baku Hantam’ Saat Rapat, Pertina Siapkan Ring Tinju 

    Anggota DPRD Riau ‘Baku Hantam’ Saat Rapat, Pertina Siapkan Ring Tinju 

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rapat Banggar DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memanas dan anarkis. Dua legislator dari Partai Golkar dikabar baku hantam, Kamis (16/07/26). Akibat dari memanasnya rapat tersebut, kubu Indra Gunawan Eet dan Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ikhwan saling adu jotos di luar ruang sidang. sebelumnya, anggota Banggar Indra Gunawan Eet […]

  • Pasutri di Pekanbaru Ditangkap Saat Mengungsi karena Banjir, Ini Sebabnya 

    Pasutri di Pekanbaru Ditangkap Saat Mengungsi karena Banjir, Ini Sebabnya 

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap pasutri saat mengungsi karena banjir di Jalan Pesisir, Merantai Pandak, Pekanbaru. Dari keduanya disita 10 butir ekstasi. Informasi dirangkum, Kamis (13/03/25) pasutri tersebut ditangkap pada Senin (3/3/2025) dini hari. Pasangan muda ini berencana hendak mengungsi ke rumah mertua, karena di tempatnya banjir. Menurut Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Oka M Syahrial […]

expand_less