Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Tersangka Bebas, Kejari Dumai Selesaikan Kasus Penggelapan Motor Lewat RJ

Tersangka Bebas, Kejari Dumai Selesaikan Kasus Penggelapan Motor Lewat RJ

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com –  Supir berinisial YS alias Yonda yang sempat terancam menjalani proses peradilan atas dugaan penggelapan motor, akhirnya dapat kesempatan kedua.

Kejari Dumai segera menghentikan penuntutan perkara tersebut setelah tersangka dan korban sepakat berdamai melalui mekanisme restorative justice atau RJ.

Penghentian penuntutan itu ditandai dengan penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dumai dalam waktu dekat.

Keputusan tersebut diambil setelah perkara memperoleh persetujuan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) serta penetapan dari Pengadilan Negeri Dumai.

Kasi Pidum Kejari Dumai Hendarsyah Rasyid Nasution, membenarkan bahwa seluruh tahapan penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif telah selesai dilaksanakan.

“Perkara itu telah mendapatkan persetujuan untuk diselesaikan melalui mekanisme restorative justice. Saat ini penetapan dari pengadilan sudah keluar, dalam waktu dekat Kajari Dumai akan menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan atau SKP2,” kata Hendarsyah, Senin (22/6/2026).

Menurut Hendarsyah, penghentian penuntutan dilakukan karena perkara tersebut memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Selain tersangka merupakan pelaku yang baru pertama kali berhadapan dengan hukum, telah tercapai perdamaian dengan korban serta adanya pemulihan atas kerugian yang timbul akibat perbuatan tersebut.

“Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman pidananya memenuhi syarat, kemudian telah tercapai perdamaian antara tersangka dan korban serta mendapat respons positif dari masyarakat. Karena itu perkara ini dapat diselesaikan melalui restorative justice,” jelasnya.

Hendarsyah menjelaskan, usulan penghentian penuntutan terlebih dahulu diekspos secara berjenjang bersama Kejaksaan Tinggi Riau sebelum memperoleh persetujuan dari JAM Pidum.

Ekspose perkara dilaksanakan secara virtual pada 15 Juni 2026 lalu dan dipimpin Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Adhi Prabowo bersama Asisten Tindak Pidana Umum Otong Hendra Rahayu beserta jajaran.

“Seluruh tahapan sudah dilalui. Setelah adanya penetapan dari pengadilan, langkah berikutnya adalah penerbitan SKP2 oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dumai,” ungkapnya.

Menurut Hendarsyah, penerapan restorative justice tidak semata-mata bertujuan menghentikan perkara pidana, melainkan mengembalikan keseimbangan dan hubungan sosial yang terganggu akibat tindak pidana.

“Tujuan restorative justice adalah memulihkan kembali keadaan, memberikan rasa keadilan bagi para pihak, serta menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Karena korban dan tersangka sudah berdamai serta telah ada pemulihan, maka penyelesaian perkara ini dinilai lebih tepat melalui pendekatan tersebut,” katanya.

Kejari Dumai berharap kesempatan yang diberikan melalui mekanisme restorative justice dapat menjadi pelajaran bagi tersangka untuk tidak mengulangi perbuatannya di masa mendatang.

“Kejadian ini agar dapat diambil hikmahnya dan tidak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum. Restorative justice diberikan bukan untuk menghapus kesalahan, melainkan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan memulihkan hubungan yang telah terganggu,” pungkasnya.

Diketahui, perkara ini bermula pada 31 Maret 2026 lalu, ketika YS meminjam sepeda motor Honda Vario 125 milik rekannya, Muhammad Yusuf. Saat itu, tersangka yang bekerja sebagai supir kepada korban mengaku hendak menjenguk anaknya yang sedang dirawat di rumah sakit.

Namun, setelah kendaraan dipinjam, motor tersebut tidak dikembalikan kepada pemiliknya. Berdasarkan hasil penyidikan, sepeda motor itu kemudian dibawa ke Duri dan digadaikan kepada seseorang berinisial Alex dengan nilai Rp500 ribu.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta dan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib hingga perkara bergulir ke tahap penuntutan.

Meski demikian, dalam proses penanganan perkara, korban dan tersangka akhirnya sepakat berdamai. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengajuan penghentian penuntutan melalui restorative justice. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • 91.106 Jemaah Haji Diberangkatkan ke Tanah Suci,  Hari Terakhir Reguler

    91.106 Jemaah Haji Diberangkatkan ke Tanah Suci,  Hari Terakhir Reguler

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Jakarta, detak24.com – Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M, sudah memasuki hari ke-30 atau terakhir untuk pemberangkatan reguler, Ahad (03/07/22).  Sebanyak 91.106 jemaah haji sudah diterbangkan ke Makkah dari berbagai embarkasi. “Sampai hari ini, total yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 91.106 orang,” kata Plh Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi […]

  • Dua Pengendara Motor di Duri Riau Tewas Usai Dihimpit Truk Tabrakan

    Dua Pengendara Motor di Duri Riau Tewas Usai Dihimpit Truk Tabrakan

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Duri, detak24.com – Kecelakaan truk Isuzu dengan truk peti kemas di Duri, Riau menyebabkan dua pengendara motor tewas. Para korban meninggal setelah dihimpit truk yang terbalik. Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Hangtuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis Riau, Senin (13/06/22) sekitar pukul 07.30 WIB. Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Kaliman Siregar menjelaskan, kejadian bermula saat mobil […]

  • GEGER! Gedung Universitas Abulyatama Aceh Terbakar

    GEGER! Gedung Universitas Abulyatama Aceh Terbakar

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    ACEH, detak24.com – Aula Universitas Abulyatama yang terletak di Jalan Blang Bintang Lama, KM 8,5 Lampoh Keudee, Aceh Besar, terbakar sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (14/12/22). Dari pantauan di lokasi, delapan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Kondisi api juga tampak cukup besar membakar ruangan. Kepulan asap tebal membumbung tinggi dan tebal hingga terlihat […]

  • ANAK Beranak Diikat, Kawanan Rampok Bersenpi Mengganas di Bangko Rohil

    ANAK Beranak Diikat, Kawanan Rampok Bersenpi Mengganas di Bangko Rohil

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polisi membekuk kawanan rampok bersenpi yang mengganas di wilayah Bangko Pusako Rohil baru-baru ini Dalam peristiwa tersebut anak beranak diikat, mata ditutup kain. Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, Selasa (21/11/23) melalui Plh Kasi Humas Polres Rohil Iptu Yulanda Alvaleri membenarkan pengungkapan tindak pidana Curas tersebut. “Telah diamankan dua laki-laki diduga pelaku tindak […]

  • TERDAPAT Ibu-Anak, 8 Pendaki Poltek Negeri Padang Tewas di Puncak Marapi

    TERDAPAT Ibu-Anak, 8 Pendaki Poltek Negeri Padang Tewas di Puncak Marapi

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Erupsi Marapi pada Ahad (03/12/23) menyisakan duka mendalam bagi Poltek Negeri Padang. Tujuh mahasiswa dan seorang ibu meninggal kena letusan gunung. Hingga hari keempat letusan Marapi, tercatat 23 orang korban meninggal. Dari data 23 orang korban meninggal tersebut, dua di antaranya bernama Wahlul Ade Putra dan Novita Intan Sari berasal dari Kota […]

  • PERINGATI Hari Kucing Sedunia, Ailurophile Dapat Lakukan Berbagai Hal Ini

    PERINGATI Hari Kucing Sedunia, Ailurophile Dapat Lakukan Berbagai Hal Ini

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    SETIAP tanggal 8 Agustus, diperingati Hari Kucing Sedunia. Simak sejarah peringatan Hari Kucing Sedunia, serta apa yang harus dilakukan agar kucing tak terlantar. Kucing merupakan salah satu hewan mamalia terpopuler dan kini dijadikan sebagai sahabat manusia. Pada peringatan Hari Kucing Sedunia, para pecinta kucing atau ailurophile dapat turut andil dalam melakukan berbagai cara dalam menyejahterahkan […]

expand_less