Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Adik Beradik Warga Desa Senderak Bengkalis ‘Ditendang’ ke Malaysia, Ini Sebabnya!

Adik Beradik Warga Desa Senderak Bengkalis ‘Ditendang’ ke Malaysia, Ini Sebabnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Dua orang warga Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis dideportasi ke Malaysia. Ternyata, kakak adik itu menggunakan paspor negeri jiran.

Informasi dirangkum Kamis (18/06/26), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis mendeportasi kakak beradik pemegang paspor Malaysia karena melakukan pelanggaran keimigrasian pada Rabu (17/06/26). Mereka dideportasi lewat pelabuhan Bandar Sri Setiap Raja (BSSR) Selat Baru, Bengkalis.

Keduanya adalah Juliani dan Abdul Rauf, yang tercatat masih aktif sebagai WNI warga Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis.

Kasubsi Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis, Sigit Adi Nugroho, menjelaskan kasus tersebut terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan kedatangan penumpang di Pelabuhan Internasional BSSR Selat Baru pada Kamis, (11/06/26).

Menurut Sigit, kedua orang tersebut sebelumnya diketahui pernah keluar masuk Indonesia menggunakan paspor Indonesia. Namun saat kembali masuk ke wilayah Bengkalis, keduanya menggunakan paspor Malaysia.

“Petugas mengenali karena data perjalanan dan dokumen mereka sudah terekam di sistem. Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, mengakui pernah memiliki paspor Indonesia,” ujarnya, Kamis (18/06/26).

Dari hasil pemeriksaan diketahui Juliani masih memiliki paspor Indonesia yang aktif, sementara paspor Indonesia milik Abdul Rauf telah lama tidak berlaku dan hilang.

Petugas kemudian membawa keduanya ke Kantor Imigrasi Bengkalis untuk dilakukan pendentensian dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sigit mengatakan kasus tersebut berbeda dengan pelanggaran keimigrasian umum seperti over stay karena menyangkut status kewarganegaraan.

Pihak Imigrasi selanjutnya melakukan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) terkait status kewarganegaraan keduanya.

Ia menjelaskan Indonesia hanya mengenal kewarganegaraan ganda terbatas bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG), yang berlaku sampai usia 18 tahun dan dapat diperpanjang hingga maksimal usia 21 tahun untuk menentukan pilihan kewarganegaraan.

“Setelah melewati batas usia itu, yang bersangkutan harus memilih tetap menjadi WNI atau kewarganegaraan lainnya. Kasus kakak beradik ini berbeda-beda, tidak tahu apa-apa, tiba-tiba memiliki dua paspor,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku tetap mempertahankan kewarganegaraan Malaysia. Atas dasar tersebut, Imigrasi Bengkalis mendeportasi keduanya melalui Pelabuhan Internasional BSSR Selat Baru.

Selain deportasi, Imigrasi juga tengah mengusulkan pencabutan status kewarganegaraan Indonesia kepada Ditjen AHU serta berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bengkalis untuk penonaktifan dokumen kependudukan.

Dia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kepemilikan dua paspor meskipun Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan geografis dan budaya.

“Jangan menganggap hal ini biasa atau tidak bermasalah. Kepemilikan dua paspor memiliki konsekuensi hukum yang serius,” tekannya mengingatkan, seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL Tawuran Pakai Celurit, Satpol PP Dumai Amankan Remaja Geng Boci Lurit

    VIRAL Tawuran Pakai Celurit, Satpol PP Dumai Amankan Remaja Geng Boci Lurit

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang remaja berinisial SR (18) ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dumai. Ia diduga pemimpin geng tawuran pakai celurit yang viral belakangan ini. SR ditangkap petugas saat kelompok remaja Bumi Ayu dengan remaja Lepin terlibat aksi tawuran pakai celurit di Jalan Jenderal Sudirman. Tepatnya di depan Kampung Kuliner Kota Dumai, pada […]

  • Hutan Bukit Tigapuluh Riau Dijarah Pembalak Liar, DLHK Tahan Alat Berat

    Hutan Bukit Tigapuluh Riau Dijarah Pembalak Liar, DLHK Tahan Alat Berat

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Inhu, detak24.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau  UPT PKH Indragiri bersama Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau mengamankan alat berat ekskavator merk Hitachi. Alat itu digunakan untuk merambah hutan TNBT.  Namun, petugas baru sebatas menangkap operator dan pekerja alat berat di lokasi. Sedangkan pemilik modal sebagai otak […]

  • Presiden pertama RI Soekarno diduga punya emas batangan di Bank Swiss. F : int

    MISTERI Harta Soekarno Emas 57 Ton di Bank Swiss Terungkap

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com – Misteri harta Soekarno emas 57 ton yang tersimpan di Bank Swiss, hingga kini masih menjadi teka-teki. Peristiwa tersebut tetap melekat dan selalu hangat dibahas. Banyak masyarakat menyebut kalau Presiden Pertama Indonesia Soekarno memiliki puluhan ton emas  Kabar ini sempat geger di masa lalu, bahkan sampai sekarang. Lantas apakah hal ini benar? Dirilis […]

  • Gerebek Kampung Teleng Air Molek, Polisi Tiba-tiba Tes Urine Warga Sekitar 

    Gerebek Kampung Teleng Air Molek, Polisi Tiba-tiba Tes Urine Warga Sekitar 

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24.com – Polisi menggerebek Kampung Teleng di Dusun Lingkungan II, Air Molek I, Kabupaten Inhu. Selain menangkap tiga orang, tim juga melakukan tes urine warga sekitar, Senin (18/11/24). Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Inhu, Kompol Manapar Situmeang SH SIK MH polisi berhasil membekuk tiga pelaku penyalahgunaan narkoba. Ketiganya ditangkap di sebuah rumah […]

  • PENANGKAPAN Narkoba di Bengkalis Terbaru : Cewek Tomboi Terciduk Bersama Pacarnya di Duri

    PENANGKAPAN Narkoba di Bengkalis Terbaru : Cewek Tomboi Terciduk Bersama Pacarnya di Duri

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PINGGIR, detak24com – Polisi menangkap seorang cewek tomboi inisial NSD (26), warga Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis bersama pacarnya inisial BS (21) dalam kasus narkoba. Data dirangkum di Mapolres Bengkalis, Sabtu (02/03/24), cewek tomboi itu ditangkap Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Bengkalis di rumah kontrakan Jalan Jawa Gg Galola, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan […]

  • PENGADILAN Federal Malaysia Hukum Najib Razak 12 Tahun Penjara

    PENGADILAN Federal Malaysia Hukum Najib Razak 12 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    MALAYSIA, detak24com – Pengadilan Federal Malaysia menolak permohonan mantan Perdana Menteri Najib Razak untuk membatalkan hukuman penjara 12 tahun. Keputusan itu menutup peluang baginya untuk kembali berpolitik. Najib Razak tersangkut kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Dalam permohonannya, ia meminta Pengadilan Federal meninjau keputusan panel sebelumnya yang menolak banding terakhirnya terhadap vonis dalam kasus korupsi […]

expand_less